MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

LIFESTYLE

Kamis, 15 November 2018 10:02
Gelaran South Borneo Art Festival
Hadirkan Pemain Teater dan Koreografer Internasional

Menari di Kesunyian Alam Kiram

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Denyut seni budaya di Kalimantan Selatan begitu terasa di ujung tahun ini. Yang terbaru, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama seniman lokal menggelar South Borneo Art Festival (SBAF) 2018 di Desa Kiram.

Acara yang akan berakhir 19 November mendatang ini menghadirkan para seniman, pemain teater dan koreografer internasional.

Acara ini juga mengajak para penonton yang berhadir untuk lebih mengenal danbelajar bersama sejumlah seniman lokal, nasional hingga mancanegara. Seperti yang tampak pada, Selasa (13/11) siang.

Sejumlah seniman lokal dan warga sekitar turut ambil bagian pada acara workshop tari. Yang menjadi narasumber yakni seniman asal Cirebon, Nani, penari Topeng Losari.

Sementara di bagian yang lain, di kawasan tersebut juga digelar penampilan musikalisasi puisi. Yang tampil, tak hanya dari musisi lokal saja, melainkan juga para musisi yang berasal dari luar pulau Kalimantan.

Acara kemudian dilanjutkan hingga malam hari dengan menampilkan seni instalasi, tari kontemporer, hingga monolog.

Tiga penampil, dibawakan oleh seniman mancanegara. Mulai dari seniman asal Jerman yakni Martina Fiertag yang berkolaborasi dengan Dian Bokir, seniman asal Trenggalek, membawakan tari kontemporer, dilanjutkan seniman asal Jepang yakni Motoi serta seniman asal Amerika yakni Lela Bessom dan Karla Gabriela Rosas.

Sementara dua penampilan lainnya, dibawakan oleh seniman nasional.

Salah seorang pengunjung asal Banjarbaru, Yuanita, mengapresiasi festival yang digelar. Ia mengatakan, festival ini, bisa menjadi ruang belajar para seniman lokal serta masyarakat umum untuk melihat perkembangan kesenian lokal dan internasional.

“Selain itu, festival ini, bila diadakan secara konsisten bisa menarik para wisatawan untuk datang. Diagendakan sebagai acara tahunan yang ada di Kalsel. Terlebih lagi, Kalsel sudah punya tempat yang mendukung untuk itu,” harapnya.

Perlu diketahui, gelaran South Borneo Art Festival 2018 yang telah dibuka sejak 11 November tadi, terbuka untuk siapa saja yang ingin datang tanpa dipungut biaya sepeserpun. Kegiatan, dimulai sejak pagi hingga malam hari. (war/ay/ran)


BACA JUGA

Jumat, 18 September 2015 09:32

Dua Kapal Perang TNI Singgah di Banjarmasin

<p style="text-align: justify;"><strong>BANJARMASIN</strong> &ndash;…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .