MANAGED BY:
SABTU
16 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 15 November 2018 13:24
Sales Divonis 54 bulan, Begini Kronologinya

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Setelah dua pekan sempat tertunda, agenda putusan sidang perkara penggelapan dalam jabatan akhirnya sampai pada klimaks. Kemarin (14/11) sore, terdakwa Adi Setyo Nugroho dijatuhi vonis empat tahun enam bulan kurungan penjara. Ia melanggar Pasal 374 KUHP ayat 1.

Sikap Adi begitu santai dan tenang ketika menerima vonis. Saat itu dia ditemani dua orang perempuan, salah satunya muda dan agak tua. Sikapnya tak menunjukkan penyesalan.

Adi tak sendirian menerima hukuman. Rekannya, Ahmad Turidian Syahrani sebagai penadah yang dijerat Pasal 480 KUHP oleh majelis hakim PN Banjarmasin, juga dijatuhi hukuman selama 3 tahun 10 bulan.

Pada persidangan yang dipimpin majelis hakim Rosmawati, dalam putusannya majelis menyatakan terdakwa Adi dan Ahmad terbukti bersalah melakukan tindak pidana, sehingga membuat perusahaan rugi miliaran rupiah.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Syamsul Arifin, menyatakan vonis yang dijatuhkan majelis hakim adalah hasil akhir yang tidak jauh dari tuntutan yang disampaikan jaksa.

“Empat bulan lebih rendah dari tuntutan kami 4 tahun 10 bulan. Pantas saja dia menerima ganjaran itu, karena sudah merugikan perusahaan yang berimbas dengan kesejahteraan karyawan,” ucapnya.

Kejahatan yang dilakukan Adi, diduga berlangsung lama sehingga membuat pihak PT Semen Indonesia menelan kerugian senilai Rp1,8 miliar. “Terdakwa ini membuat dua CV fiktif untuk melancarkan aksi jahatnya,” tambah Syamsul.

Sekadar diketahui, Adi adalah sales PT Semen Indonesia di Banjarmasin. Kejahatannya terbongkar setelah pihak perusahaan mengaudit. Ketika itu ada kejanggalan dan selisih pada keuangan. Diduga ulah sudah cukup lama.

Terdakwa berusaha menunjukkan beberapa bukti surat keluar atau nota sejenisnya, namun tak lengkap dan menimbulkan kecurigaan ada praktik kecurangan yang dilakukannya.

Usut punya usut, selain selisih keuangan tadi, juga ditemukan surat atau nota pesanan fiktif tentang barang keluar. Sejak itulah perusahaan curiga dan melaporkan ke aparat hukum. Hingga akhirnya sampai ke meja hijau.(lan)


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 14:51

Ternyata Faktor Ini yang Membuat Tren Perceraian di Batola Meningkat

MARABAHAN - Memasuki tahun 2019, tren perceraian di Kabupaten Barito…

Jumat, 15 Februari 2019 11:10

Driver Taksi Online Dikeroyok Driver Taksi Bandara

BANJARBARU - Perselisihan antara sopir taksi online dan konvensional di…

Jumat, 15 Februari 2019 10:57

Kian Memanas, Sengketa Mengarah ke Tindak Pidana

BANJARMASIN - Jalan persidangan pelanggaran Pemilu 2019 yang digelar Badan…

Jumat, 15 Februari 2019 10:43

Ribuan Napi Banjarbaru Kaget Bukan Kepalang

BANJARBARU - Setelah Kamis (14/2) siang digerebek petugas gabungan. Malam…

Jumat, 15 Februari 2019 10:17

Apes!! Diaksinya yang Kelima Reza Pahlevi Digebukin Warga

BANJARMASIN – Sudah empat kali sukses menjambret, Reza Pahlevi (17)…

Kamis, 14 Februari 2019 15:56
Breaking News

Petugas Lapas Ungkap Pengedaran Sabu di Dalam Rutan

RANTAU - Bukannya ingin bebas, dua orang pria yang sudah…

Kamis, 14 Februari 2019 14:23

Tiga Pencuri HP di Kotabaru Diringkus

KOTABARU - Anda merasa kehilangan hape? Belum lama tadi polisi…

Kamis, 14 Februari 2019 13:32

Matangkan Persiapan, Petinju Perbanyak Sparring Partner

BANJARMASIN- Para atlet tinju Pusat Pembinaan Latihan Pelajar (PPLP) Kalsel…

Kamis, 14 Februari 2019 12:57

Selain Menggeledah Kamar, Sipir dan Napi Lapas Banjarbaru Dites Urine Mendadak

BANJARBARU --  Selain melakukan penggeledahan di kamar-kamat hunian Blok E…

Kamis, 14 Februari 2019 12:12
Breaking News

Sel Khusus Narkoba Lapas Banjarbaru Digeledah Petugas

BANJARBARU - Petugas Lapas Kelas III Banjarbaru beserta jajaran Polsek…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*