MANAGED BY:
RABU
24 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 15 November 2018 13:24
Sales Divonis 54 bulan, Begini Kronologinya

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Setelah dua pekan sempat tertunda, agenda putusan sidang perkara penggelapan dalam jabatan akhirnya sampai pada klimaks. Kemarin (14/11) sore, terdakwa Adi Setyo Nugroho dijatuhi vonis empat tahun enam bulan kurungan penjara. Ia melanggar Pasal 374 KUHP ayat 1.

Sikap Adi begitu santai dan tenang ketika menerima vonis. Saat itu dia ditemani dua orang perempuan, salah satunya muda dan agak tua. Sikapnya tak menunjukkan penyesalan.

Adi tak sendirian menerima hukuman. Rekannya, Ahmad Turidian Syahrani sebagai penadah yang dijerat Pasal 480 KUHP oleh majelis hakim PN Banjarmasin, juga dijatuhi hukuman selama 3 tahun 10 bulan.

Pada persidangan yang dipimpin majelis hakim Rosmawati, dalam putusannya majelis menyatakan terdakwa Adi dan Ahmad terbukti bersalah melakukan tindak pidana, sehingga membuat perusahaan rugi miliaran rupiah.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Syamsul Arifin, menyatakan vonis yang dijatuhkan majelis hakim adalah hasil akhir yang tidak jauh dari tuntutan yang disampaikan jaksa.

“Empat bulan lebih rendah dari tuntutan kami 4 tahun 10 bulan. Pantas saja dia menerima ganjaran itu, karena sudah merugikan perusahaan yang berimbas dengan kesejahteraan karyawan,” ucapnya.

Kejahatan yang dilakukan Adi, diduga berlangsung lama sehingga membuat pihak PT Semen Indonesia menelan kerugian senilai Rp1,8 miliar. “Terdakwa ini membuat dua CV fiktif untuk melancarkan aksi jahatnya,” tambah Syamsul.

Sekadar diketahui, Adi adalah sales PT Semen Indonesia di Banjarmasin. Kejahatannya terbongkar setelah pihak perusahaan mengaudit. Ketika itu ada kejanggalan dan selisih pada keuangan. Diduga ulah sudah cukup lama.

Terdakwa berusaha menunjukkan beberapa bukti surat keluar atau nota sejenisnya, namun tak lengkap dan menimbulkan kecurigaan ada praktik kecurangan yang dilakukannya.

Usut punya usut, selain selisih keuangan tadi, juga ditemukan surat atau nota pesanan fiktif tentang barang keluar. Sejak itulah perusahaan curiga dan melaporkan ke aparat hukum. Hingga akhirnya sampai ke meja hijau.(lan)


BACA JUGA

Selasa, 23 Juli 2019 16:26

Sopir Tronton yang Langgar U Turn di Pal 29 jadi Tersangka, Ternyata Dia Warga Bekasi

BANJARBARU - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Banjarbaru pada…

Selasa, 23 Juli 2019 08:54

Sepuluh Rumah dan Kubah Dingin Hangus di Daha Selatan HSS

KANDANGAN – Warga Desa Pasungkan, Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai…

Selasa, 23 Juli 2019 08:37

Pelajar Kelas 5 SD Ditemukan Mengapung di Bawah Jembatan Besi Sungai Kuin

BANJARMASIN - Menghilangnya Muammar Khadafi terjawab sudah. Pelajar kelas V…

Selasa, 23 Juli 2019 08:26

KONI Banjarbaru Tersandung Dana Hibah, Nilainya Capai 6,7 Miliar Rupiah, Begini Penjelasan Pihak Terkait

BANJARBARU - Kejaksaan Negeri Banjarbaru memilih waktu yang spesial untuk…

Senin, 22 Juli 2019 12:36

Anak SD Berlarian, Gudang Penyimpanan Galam Terbakar

RANTAU - Begitu ada asap membubuk anak-anak sekolah dasar (SD)…

Senin, 22 Juli 2019 12:08

Diduga Balapan Liar di Pal 4, Enam Motor Diamankan

BANJARMASIN - Enam buah motor berbagai jenis milik diduga pembalap…

Senin, 22 Juli 2019 11:52

Jual Gas Melon Kemahalan, Marjuni Diamankan Aparat

AMUNTAI – Gara-gara menjual harga gas LPG 3 Kg melebihi…

Senin, 22 Juli 2019 11:12

Ngeri, Pelajar Pria Diduga Cabuli Bocah di Kotabaru

KOTABARU - Sabtu (20/7) tadi, dua sekawan bocah berusia lima…

Senin, 22 Juli 2019 10:10

Mengaku Polisi dengan Pistol Mainan, Begal ini Ditangkap

BANJARMASIN - Muhammad Rizki Ramadani alias Dani akhirnya diringkus. Selama…

Senin, 22 Juli 2019 06:52

Minibus Seruduk Truk Kontainer di Pal 29

BANJARBARU - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan A Yani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*