MANAGED BY:
MINGGU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 15 November 2018 13:24
Sales Divonis 54 bulan, Begini Kronologinya

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Setelah dua pekan sempat tertunda, agenda putusan sidang perkara penggelapan dalam jabatan akhirnya sampai pada klimaks. Kemarin (14/11) sore, terdakwa Adi Setyo Nugroho dijatuhi vonis empat tahun enam bulan kurungan penjara. Ia melanggar Pasal 374 KUHP ayat 1.

Sikap Adi begitu santai dan tenang ketika menerima vonis. Saat itu dia ditemani dua orang perempuan, salah satunya muda dan agak tua. Sikapnya tak menunjukkan penyesalan.

Adi tak sendirian menerima hukuman. Rekannya, Ahmad Turidian Syahrani sebagai penadah yang dijerat Pasal 480 KUHP oleh majelis hakim PN Banjarmasin, juga dijatuhi hukuman selama 3 tahun 10 bulan.

Pada persidangan yang dipimpin majelis hakim Rosmawati, dalam putusannya majelis menyatakan terdakwa Adi dan Ahmad terbukti bersalah melakukan tindak pidana, sehingga membuat perusahaan rugi miliaran rupiah.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Syamsul Arifin, menyatakan vonis yang dijatuhkan majelis hakim adalah hasil akhir yang tidak jauh dari tuntutan yang disampaikan jaksa.

“Empat bulan lebih rendah dari tuntutan kami 4 tahun 10 bulan. Pantas saja dia menerima ganjaran itu, karena sudah merugikan perusahaan yang berimbas dengan kesejahteraan karyawan,” ucapnya.

Kejahatan yang dilakukan Adi, diduga berlangsung lama sehingga membuat pihak PT Semen Indonesia menelan kerugian senilai Rp1,8 miliar. “Terdakwa ini membuat dua CV fiktif untuk melancarkan aksi jahatnya,” tambah Syamsul.

Sekadar diketahui, Adi adalah sales PT Semen Indonesia di Banjarmasin. Kejahatannya terbongkar setelah pihak perusahaan mengaudit. Ketika itu ada kejanggalan dan selisih pada keuangan. Diduga ulah sudah cukup lama.

Terdakwa berusaha menunjukkan beberapa bukti surat keluar atau nota sejenisnya, namun tak lengkap dan menimbulkan kecurigaan ada praktik kecurangan yang dilakukannya.

Usut punya usut, selain selisih keuangan tadi, juga ditemukan surat atau nota pesanan fiktif tentang barang keluar. Sejak itulah perusahaan curiga dan melaporkan ke aparat hukum. Hingga akhirnya sampai ke meja hijau.(lan)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2019 10:48

Buang Sabu 71 Gram ke Semak, Pemuda ini Diciduk

BANJARBARU - Harusnya waktu tepat untuk bersiap sahur. HW (24),…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:00

Kasus Dugaan Politik Uang Habib Banua Cs Disetop

Sementara itu, Bawaslu Kalsel menyetop pengusutan kasus Habib Banua dan…

Jumat, 24 Mei 2019 10:57

Divonis Bersalah, PSK Didenda Rp2000

BANJARBARU - Setelah ditertibkan dan diinterogasi Satpol PP Banjarbaru pada…

Jumat, 24 Mei 2019 10:30

Hendak Tawuran, Puluhan Anak Diamankan

BANJARMASIN - Polisi mengamankan puluhan remaja belasan tahun yang hendak…

Kamis, 23 Mei 2019 12:36
BREAKING NEWS

Gudang Arang di Bati-bati Ludes Dilalap Api

PELAIHARI-Kobaran api melumat habis gudang arang milik Amrullah di Jalan…

Kamis, 23 Mei 2019 10:45
BREAKING NEWS

Menunggu Sahur, Delapan Rumah Di Jelapat Baru Terbakar

MARABAHAN - Di kesenyapan malam menunggu waktu sahur, Rabu (22/5)…

Kamis, 23 Mei 2019 09:59

Empat PSK Diamankan Satpol PP: Satu Terlibat Prostitusi Online

BANJARBARU - Bukannya stop menggelar kegiatan maksiat. Ternyata di bulan…

Kamis, 23 Mei 2019 09:36

Kasus Politik Uang: Bawaslu Periksa Habib Via Video Call

BANJARMASIN - Bawaslu Kalsel terpaksa memeriksa Habib Abdurrahman Bahasyim melalui…

Kamis, 23 Mei 2019 09:25

Apes..! Sudah Kalah Pemilu, Caleg ini Diancam Penjara

BANJARMASIN - Hampir semua kasus politik uang di Banjarmasin gugur…

Rabu, 22 Mei 2019 11:31

Pemandu Karaoke Pesisir Sungai Margasari Diamankan

RANTAU - Terbukti langgar Perda Ramadan 28 orang terdiri dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*