MANAGED BY:
RABU
24 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 17 November 2018 09:42
Pengguna Narkoba Hanya Direhabilitasi Saja!!, Ini Jelas Wisnu Widarto

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Tiga hari dilantik, Direktur Serse Narkoba Polda Kalsel yang baru, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Wisnu Widarto langsung bergerak cepat. Dia mulai melihat data pengungkapan kasus yang dilakukan jajarannya.

Meski data yang diterimanya masih tidak banyak hasil tangkapan di lapangan, tapi dia melihat dari sekian banyak pelaku yang diamankan kebanyakan adalah pengguna. Karena itu para pengguna bukan menjalani hukuman melainkan rehabilitasi.

“Karena sesuai pasal 54 UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, bunyinya pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi,” ucapnya seraya memperlihatkan aturan tersebut kepada awak media.

Tapi untuk memutuskan pelaku yang diamankan adalah pengguna atau pengedar, bukan ditentukan oleh polisi. Melainkan harus melewati proses assessment.

Tim Assessment Terpadu (TAT) yang terdiri dari Badan Narkotika Nasional (BNN), polisi dan kejaksaan akan melihat langkah yang perlu diambil terhadap para tersangka.

Tim sebelum menentukan pelaku adalah pengguna atau pengedar, dapat dilihat dari barang bukti narkoba yang ditemukan. Misalnya sabu di bawah 1 gram sedangkan ekstasi di bawah 8 gram.

Kemudian juga melihat latar belakang pelaku, apakah pernah tersangkut dengan pidana narkotika, atau jaringan narkotika. Karena khawatir, ada bandar yang menyalahgunakan dengan berpura-pura sebagai pengguna.

“Banyak hal yang menjadi pertimbangan atau penilaian dari TAT yang memberikan rekomendasi sebelum memutuskan apakah orang tersebut boleh menjalani rehabilitasi atau tetap hukuman pidana,” jelasnya.

Mengenai rehabilitasi, lanjut pria yang sebelumnya menjabat Direktur Narkoba Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini, akan diserahkan sepenuhnya dengan BNNP. Karena mereka yang punya bidang rehabilitasi.

“Dengan merehabilitasi para pengguna, kita dapat memotong demand (permintaan pengguna) para pengedar atau bandar,” katanya. (gmp)


BACA JUGA

Selasa, 23 Juli 2019 16:26

Sopir Tronton yang Langgar U Turn di Pal 29 jadi Tersangka, Ternyata Dia Warga Bekasi

BANJARBARU - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Banjarbaru pada…

Selasa, 23 Juli 2019 08:54

Sepuluh Rumah dan Kubah Dingin Hangus di Daha Selatan HSS

KANDANGAN – Warga Desa Pasungkan, Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai…

Selasa, 23 Juli 2019 08:37

Pelajar Kelas 5 SD Ditemukan Mengapung di Bawah Jembatan Besi Sungai Kuin

BANJARMASIN - Menghilangnya Muammar Khadafi terjawab sudah. Pelajar kelas V…

Selasa, 23 Juli 2019 08:26

KONI Banjarbaru Tersandung Dana Hibah, Nilainya Capai 6,7 Miliar Rupiah, Begini Penjelasan Pihak Terkait

BANJARBARU - Kejaksaan Negeri Banjarbaru memilih waktu yang spesial untuk…

Senin, 22 Juli 2019 12:36

Anak SD Berlarian, Gudang Penyimpanan Galam Terbakar

RANTAU - Begitu ada asap membubuk anak-anak sekolah dasar (SD)…

Senin, 22 Juli 2019 12:08

Diduga Balapan Liar di Pal 4, Enam Motor Diamankan

BANJARMASIN - Enam buah motor berbagai jenis milik diduga pembalap…

Senin, 22 Juli 2019 11:52

Jual Gas Melon Kemahalan, Marjuni Diamankan Aparat

AMUNTAI – Gara-gara menjual harga gas LPG 3 Kg melebihi…

Senin, 22 Juli 2019 11:12

Ngeri, Pelajar Pria Diduga Cabuli Bocah di Kotabaru

KOTABARU - Sabtu (20/7) tadi, dua sekawan bocah berusia lima…

Senin, 22 Juli 2019 10:10

Mengaku Polisi dengan Pistol Mainan, Begal ini Ditangkap

BANJARMASIN - Muhammad Rizki Ramadani alias Dani akhirnya diringkus. Selama…

Senin, 22 Juli 2019 06:52

Minibus Seruduk Truk Kontainer di Pal 29

BANJARBARU - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan A Yani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*