MANAGED BY:
SABTU
16 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 17 November 2018 09:42
Pengguna Narkoba Hanya Direhabilitasi Saja!!, Ini Jelas Wisnu Widarto

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Tiga hari dilantik, Direktur Serse Narkoba Polda Kalsel yang baru, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Wisnu Widarto langsung bergerak cepat. Dia mulai melihat data pengungkapan kasus yang dilakukan jajarannya.

Meski data yang diterimanya masih tidak banyak hasil tangkapan di lapangan, tapi dia melihat dari sekian banyak pelaku yang diamankan kebanyakan adalah pengguna. Karena itu para pengguna bukan menjalani hukuman melainkan rehabilitasi.

“Karena sesuai pasal 54 UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, bunyinya pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi,” ucapnya seraya memperlihatkan aturan tersebut kepada awak media.

Tapi untuk memutuskan pelaku yang diamankan adalah pengguna atau pengedar, bukan ditentukan oleh polisi. Melainkan harus melewati proses assessment.

Tim Assessment Terpadu (TAT) yang terdiri dari Badan Narkotika Nasional (BNN), polisi dan kejaksaan akan melihat langkah yang perlu diambil terhadap para tersangka.

Tim sebelum menentukan pelaku adalah pengguna atau pengedar, dapat dilihat dari barang bukti narkoba yang ditemukan. Misalnya sabu di bawah 1 gram sedangkan ekstasi di bawah 8 gram.

Kemudian juga melihat latar belakang pelaku, apakah pernah tersangkut dengan pidana narkotika, atau jaringan narkotika. Karena khawatir, ada bandar yang menyalahgunakan dengan berpura-pura sebagai pengguna.

“Banyak hal yang menjadi pertimbangan atau penilaian dari TAT yang memberikan rekomendasi sebelum memutuskan apakah orang tersebut boleh menjalani rehabilitasi atau tetap hukuman pidana,” jelasnya.

Mengenai rehabilitasi, lanjut pria yang sebelumnya menjabat Direktur Narkoba Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini, akan diserahkan sepenuhnya dengan BNNP. Karena mereka yang punya bidang rehabilitasi.

“Dengan merehabilitasi para pengguna, kita dapat memotong demand (permintaan pengguna) para pengedar atau bandar,” katanya. (gmp)


BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 14:51

Ternyata Faktor Ini yang Membuat Tren Perceraian di Batola Meningkat

MARABAHAN - Memasuki tahun 2019, tren perceraian di Kabupaten Barito…

Jumat, 15 Februari 2019 11:10

Driver Taksi Online Dikeroyok Driver Taksi Bandara

BANJARBARU - Perselisihan antara sopir taksi online dan konvensional di…

Jumat, 15 Februari 2019 10:57

Kian Memanas, Sengketa Mengarah ke Tindak Pidana

BANJARMASIN - Jalan persidangan pelanggaran Pemilu 2019 yang digelar Badan…

Jumat, 15 Februari 2019 10:43

Ribuan Napi Banjarbaru Kaget Bukan Kepalang

BANJARBARU - Setelah Kamis (14/2) siang digerebek petugas gabungan. Malam…

Jumat, 15 Februari 2019 10:17

Apes!! Diaksinya yang Kelima Reza Pahlevi Digebukin Warga

BANJARMASIN – Sudah empat kali sukses menjambret, Reza Pahlevi (17)…

Kamis, 14 Februari 2019 15:56
Breaking News

Petugas Lapas Ungkap Pengedaran Sabu di Dalam Rutan

RANTAU - Bukannya ingin bebas, dua orang pria yang sudah…

Kamis, 14 Februari 2019 14:23

Tiga Pencuri HP di Kotabaru Diringkus

KOTABARU - Anda merasa kehilangan hape? Belum lama tadi polisi…

Kamis, 14 Februari 2019 13:32

Matangkan Persiapan, Petinju Perbanyak Sparring Partner

BANJARMASIN- Para atlet tinju Pusat Pembinaan Latihan Pelajar (PPLP) Kalsel…

Kamis, 14 Februari 2019 12:57

Selain Menggeledah Kamar, Sipir dan Napi Lapas Banjarbaru Dites Urine Mendadak

BANJARBARU --  Selain melakukan penggeledahan di kamar-kamat hunian Blok E…

Kamis, 14 Februari 2019 12:12
Breaking News

Sel Khusus Narkoba Lapas Banjarbaru Digeledah Petugas

BANJARBARU - Petugas Lapas Kelas III Banjarbaru beserta jajaran Polsek…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*