MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 17 November 2018 09:42
Pengguna Narkoba Hanya Direhabilitasi Saja!!, Ini Jelas Wisnu Widarto

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Tiga hari dilantik, Direktur Serse Narkoba Polda Kalsel yang baru, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Wisnu Widarto langsung bergerak cepat. Dia mulai melihat data pengungkapan kasus yang dilakukan jajarannya.

Meski data yang diterimanya masih tidak banyak hasil tangkapan di lapangan, tapi dia melihat dari sekian banyak pelaku yang diamankan kebanyakan adalah pengguna. Karena itu para pengguna bukan menjalani hukuman melainkan rehabilitasi.

“Karena sesuai pasal 54 UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, bunyinya pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi,” ucapnya seraya memperlihatkan aturan tersebut kepada awak media.

Tapi untuk memutuskan pelaku yang diamankan adalah pengguna atau pengedar, bukan ditentukan oleh polisi. Melainkan harus melewati proses assessment.

Tim Assessment Terpadu (TAT) yang terdiri dari Badan Narkotika Nasional (BNN), polisi dan kejaksaan akan melihat langkah yang perlu diambil terhadap para tersangka.

Tim sebelum menentukan pelaku adalah pengguna atau pengedar, dapat dilihat dari barang bukti narkoba yang ditemukan. Misalnya sabu di bawah 1 gram sedangkan ekstasi di bawah 8 gram.

Kemudian juga melihat latar belakang pelaku, apakah pernah tersangkut dengan pidana narkotika, atau jaringan narkotika. Karena khawatir, ada bandar yang menyalahgunakan dengan berpura-pura sebagai pengguna.

“Banyak hal yang menjadi pertimbangan atau penilaian dari TAT yang memberikan rekomendasi sebelum memutuskan apakah orang tersebut boleh menjalani rehabilitasi atau tetap hukuman pidana,” jelasnya.

Mengenai rehabilitasi, lanjut pria yang sebelumnya menjabat Direktur Narkoba Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini, akan diserahkan sepenuhnya dengan BNNP. Karena mereka yang punya bidang rehabilitasi.

“Dengan merehabilitasi para pengguna, kita dapat memotong demand (permintaan pengguna) para pengedar atau bandar,” katanya. (gmp)


BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 10:33

Dalam Kondisi Mabuk Oplosan, Tiga Remaja Keroyok Ojek Online

BANJARMASIN – Kelakuan tiga remaja masih di bawah umur ini…

Selasa, 18 Desember 2018 10:12

Mengaku Perlu Uang, Seorang Ibu Dua Anak Curi HP Teman

BANJARMASIN - Penyesalan selalu datang belakangan. Itu diakui Reri Raudhatul…

Minggu, 16 Desember 2018 11:29

Saksi Mangkir, Polemik Sengketa Tanah di Tegal Arum Belum Temui Titik Terang

BANJARBARU - Sidang Perdata lanjutan polemik sengketa tanah tumpang tindih…

Minggu, 16 Desember 2018 10:41

Darurat!! Hermansyah Nyatakan Banjarmasin Darurat Ngelem

BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah menyatakan kotanya sedang…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:47

Apes Salah Target!! Aksi Jambret Gagal Setelah Korbannya Menerjang Pelaku

BANJARMASIN - Noor Rahman alias Rahman  (46), tertangkap setelah mengambil…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:38

Korsleting Listrik Hanguskan Salah Satu Rumah Warga Sarang Halang

KANDANGAN – Warga Desa Sarang Halang, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:28

Disidang, Bos Miras Ungkap Alasannya Menjual Minuman Keras

BANJARBARU - Teka teki pemilik dari 485 botol minuman keras…

Jumat, 14 Desember 2018 10:33

Warga Tala Dibuat Geger, Penjaga Warung Akhiri Hidup Dengan Gantung DiriĀ 

PELAIHARI - Warga Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut…

Jumat, 14 Desember 2018 10:27

Hidup Lagi, Satpol PP Amankan Dua PSK di Eks Lokalisasi Pal 18

BANJARBARU - Usai ditutup Pemko Banjarbaru sekitar dua tahun yang…

Jumat, 14 Desember 2018 09:42

Bea Cukai Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

BANJARMASIN - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .