MANAGED BY:
MINGGU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 17 November 2018 09:42
Pengguna Narkoba Hanya Direhabilitasi Saja!!, Ini Jelas Wisnu Widarto

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Tiga hari dilantik, Direktur Serse Narkoba Polda Kalsel yang baru, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Wisnu Widarto langsung bergerak cepat. Dia mulai melihat data pengungkapan kasus yang dilakukan jajarannya.

Meski data yang diterimanya masih tidak banyak hasil tangkapan di lapangan, tapi dia melihat dari sekian banyak pelaku yang diamankan kebanyakan adalah pengguna. Karena itu para pengguna bukan menjalani hukuman melainkan rehabilitasi.

“Karena sesuai pasal 54 UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, bunyinya pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi,” ucapnya seraya memperlihatkan aturan tersebut kepada awak media.

Tapi untuk memutuskan pelaku yang diamankan adalah pengguna atau pengedar, bukan ditentukan oleh polisi. Melainkan harus melewati proses assessment.

Tim Assessment Terpadu (TAT) yang terdiri dari Badan Narkotika Nasional (BNN), polisi dan kejaksaan akan melihat langkah yang perlu diambil terhadap para tersangka.

Tim sebelum menentukan pelaku adalah pengguna atau pengedar, dapat dilihat dari barang bukti narkoba yang ditemukan. Misalnya sabu di bawah 1 gram sedangkan ekstasi di bawah 8 gram.

Kemudian juga melihat latar belakang pelaku, apakah pernah tersangkut dengan pidana narkotika, atau jaringan narkotika. Karena khawatir, ada bandar yang menyalahgunakan dengan berpura-pura sebagai pengguna.

“Banyak hal yang menjadi pertimbangan atau penilaian dari TAT yang memberikan rekomendasi sebelum memutuskan apakah orang tersebut boleh menjalani rehabilitasi atau tetap hukuman pidana,” jelasnya.

Mengenai rehabilitasi, lanjut pria yang sebelumnya menjabat Direktur Narkoba Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini, akan diserahkan sepenuhnya dengan BNNP. Karena mereka yang punya bidang rehabilitasi.

“Dengan merehabilitasi para pengguna, kita dapat memotong demand (permintaan pengguna) para pengedar atau bandar,” katanya. (gmp)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2019 10:48

Buang Sabu 71 Gram ke Semak, Pemuda ini Diciduk

BANJARBARU - Harusnya waktu tepat untuk bersiap sahur. HW (24),…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:00

Kasus Dugaan Politik Uang Habib Banua Cs Disetop

Sementara itu, Bawaslu Kalsel menyetop pengusutan kasus Habib Banua dan…

Jumat, 24 Mei 2019 10:57

Divonis Bersalah, PSK Didenda Rp2000

BANJARBARU - Setelah ditertibkan dan diinterogasi Satpol PP Banjarbaru pada…

Jumat, 24 Mei 2019 10:30

Hendak Tawuran, Puluhan Anak Diamankan

BANJARMASIN - Polisi mengamankan puluhan remaja belasan tahun yang hendak…

Kamis, 23 Mei 2019 12:36
BREAKING NEWS

Gudang Arang di Bati-bati Ludes Dilalap Api

PELAIHARI-Kobaran api melumat habis gudang arang milik Amrullah di Jalan…

Kamis, 23 Mei 2019 10:45
BREAKING NEWS

Menunggu Sahur, Delapan Rumah Di Jelapat Baru Terbakar

MARABAHAN - Di kesenyapan malam menunggu waktu sahur, Rabu (22/5)…

Kamis, 23 Mei 2019 09:59

Empat PSK Diamankan Satpol PP: Satu Terlibat Prostitusi Online

BANJARBARU - Bukannya stop menggelar kegiatan maksiat. Ternyata di bulan…

Kamis, 23 Mei 2019 09:36

Kasus Politik Uang: Bawaslu Periksa Habib Via Video Call

BANJARMASIN - Bawaslu Kalsel terpaksa memeriksa Habib Abdurrahman Bahasyim melalui…

Kamis, 23 Mei 2019 09:25

Apes..! Sudah Kalah Pemilu, Caleg ini Diancam Penjara

BANJARMASIN - Hampir semua kasus politik uang di Banjarmasin gugur…

Rabu, 22 Mei 2019 11:31

Pemandu Karaoke Pesisir Sungai Margasari Diamankan

RANTAU - Terbukti langgar Perda Ramadan 28 orang terdiri dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*