MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Sabtu, 17 November 2018 13:52
Bawa Dua Penumpang Misterius (3)

Mengenang Tragedi Kolombo 15 November 1978

Ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Sebelum Pesawat DC-8 Loftleider Icelandic yang membawa 249 jemaah haji asal Indonesia mengalami kecelakaan di Bandara Katunayake, Colombo, Sri Lanka, pada 15 November 1978 silam, ternyata banyak keganjilan yang dirasakan oleh para penumpang.

Kalau pasangan suami isteri yakni HM Taberani Baseri dan Hj Rasidah, mendapat firasat dari mimpi, lain lagi cerita yang dirasakan oleh HM Syahril. Siang hari, sebelum pesawat tinggal landas, HM Syahril, sedang larut membaca kitab suci Alquran ketika di dalam pesawat, ia mendengar sedikit obrolan yang kurang mengenakkan.

“Saya dengar, pesawat kelebihan dua orang penumpang. Bahkan ketika diajak berbicara, kedua penumpang juga memilih berdiam diri,” tutur Syahril, sambil membenarkan letak kopiah putihnya.

Baca Juga : Ingat Pesawat Kusam dan Kepulangan Yang Tertunda (1)

Penasaran, Syahril lantas berdiri dari kursinya. Dari kursinya, ia melihat seorang petugas menghitung jumlah penumpang pesawat. Tak hanya sekali, menurut lelaki yang mempunyai gaya bicara meledak-ledak ini juga mengisahkan, bahwa ketika ia duduk kembali ke kursi, ia sempat melihat petugas bolak-balik berkali-kali kembali menghitung jumlah penumpang.

Bahkan, ia mengaku juga sempat diminta menunjukan boarding pass yang dimilikinya.

“Tak lama setelah itu, saya sempat melihat sekilas penumpang yang dianggap misterius itu. Sepasang kakek dan nenek. Penampilannya cukup jauh berbeda dari penumpang kebanyakan.

Kalau para penumpang yang pulang rata-rata berkostum rapi, namun keduanya berpenampilan seperti orang biasa. Malah seperti orang kampung,” tuturnya.

Baca Juga : Mimpi Salat di Antara Mayat Dalam Masjid Nabawi (2)

Keanehan tak hanya sampai di situ. Menurut penuturan HM Syahril, kedua penumpang tersebut duduk di bagian belakang, dekat dengan kursi pramugari.

“Yang aneh itu, mereka duduk di lantai pesawat. Bukan di kursi. Kemudian, kalau posisi duduk penumpang ke arah depan, nah kedua orang itu duduknya mengarah ke ekor pesawat,” tuntasnya, seraya menambahkan bahwa pasca terjadinya kecelakaan pesawat bahkan sesudah kecelakaan, tak ada yang tahu siapa mereka dan bagaimana keadaannya. (mof/war/by/bin)


BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 12:40

Perjuangan Rosyadi Mengenalkan Gua Limbuhang Haliau ke Publik Wisata

Sepekan usai Muhammad Rosyadi beserta sejumlah pemuda desa meresmikan objek…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:50

Sisi Lain Pelatih Tinju kalsel, Arbain

Menjadi pelatih tinju rupanya bukan satu-satunya pekerjaan yang digeluti oleh…

Sabtu, 15 Desember 2018 09:55

Berawal Ketiadaan Toilet Buat Kencing, Berdirilah Galeri Unik Ini

Apa yang dilakukan oleh warga RT 05 RW 02 Kelurahan…

Jumat, 14 Desember 2018 14:46

Moses Sulap Puing Kayu Menjadi Seni Bernilai Tinggi

Beri Moses Foresto puing-puing kayu, dia bisa menjadikannya apa saja.…

Kamis, 13 Desember 2018 13:20

Bekali Santri Keterampilan Untuk Hadapi Tantangan Zaman

Nyantri bukan melulu tentang ngaji. Di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin,…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:45

Tidak Mudah, Honorer Ini Pantau CCTV di Menara Pandang Hingga Larut Malam

Di depan layar monitor yang lebarnya tak lebih lebar dari…

Sabtu, 08 Desember 2018 09:03
Kisah Bocah-bocah Penjual Buku Mewarnai di Banjarmasin

Demi Sesuap Nasi Mereka Sampai Dikejar-Kejar Satpol PP

Mobil partoli Satpol PP Kota Banjarmasin melintas di perempatan Jalan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:31

Jejak Laskar Pelangi di Banua (2)

Belajar di gudang kecil kadang membuat siswa SD Dusun Munggu…

Kamis, 06 Desember 2018 13:02

Jejak Laskar Pelangi di Banua

Hanya 12 siswa dan satu gedung kecil. Tapi mereka semangat…

Rabu, 05 Desember 2018 12:25

Gol A Gong Berbagi Motivasi ke Penulis Muda Balangan

Yang mengalami masa remaja di era 80’ dan 90’ an,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .