MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 20 November 2018 11:18
Gara-Gara Salah Ketik Malah ini Yang Terjadi

Honorer Tak Henti Dilanda Cobaan

Foto : Ilustrasi

PROKAL.CO, Puluhan guru honorer gugur pada tahap administrasi PPG (Pendidikan Profesi Guru).

Mereka terancam gagal meraih sertifikasi. Penyebabnya sepele. SK (Surat Keputusan) Wali Kota Banjarmasin yang mereka kantongi “salah ketik” tahun penerbitan.

ADA sekitar 30 guru honorer dari SD dan SMP negeri di Banjarmasin yang sedang bersiap mengikuti PPG 2019.

Sebagai syarat untuk meraih sertifikasi. Tunjangan yang diidam-idamkan oleh semua guru untuk meningkatkan taraf penghasilan.

Namun, belum apa-apa, semangat mereka sudah patah. LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) menyatakan mereka gugur pada tahap seleksi administrasi.

“Salah satu syaratnya adalah SK mengajar dari kepala daerahnya masing-masing. Berkas SK mereka ada.

Masalahnya, diterbitkan tahun 2017, tapi tertulis tahun 2018. Lantaran itulah mereka dinyatakan gugur,” kata Wakil Sekretaris IGI (Ikatan Guru Indonesia) Kalsel, Ahmad Kamaluddin.

Setahunya, SK itu diserahkan secara simbolis oleh wali kota pada tahun 2017. Tapi baru dicetak dan dibagikan belakangan pada tahun ini.

Penanggalan itu penting untuk membuktikan bahwa peserta PPG telah aktif mengajar selama dua tahun terakhir.

Kemarin (19/11) siang, Kamaluddin dan teman-temannya mendatangi Balai Kota untuk mengadu. Berharap untuk bisa bertemu wali kota. Rombongan kecil ini kemudian dialihkan lagi untuk menghadap sekretaris daerah.

“Kami sebenarnya ingin menyelesaikan masalah ini di level Dinas Pendidikan saja. Tapi kami malah disuruh mendatangi BKD (Badan Kepegawaian Daerah) dan Inspektorat,” imbuhnya.

Untuk melengkapi persyaratan mengikuti PPG, jangan dikira gampang. Seorang guru bisa menghabiskan ongkos sampai Rp500 ribu.

“Biayanya macam-macam. Untuk tes kejiwaan, tes bebas narkotika, pembuatan surat berkelakuan baik dari kepolisian, dan lain-lain,” bebernya.

Kamaluddin berharap, ada kebijakan darurat yang dikeluarkan pemko. Untuk menyelamatkan teman-teman mereka tersebut. “Kami butuh solusi yang cepat. Jadi usaha dan biaya yang telah mereka keluarkan tidak terbuang sia-sia,” tukasnya.

Namun, jika mengecek pengumuman dari LPMP tersebut, ada keterangan tambahan. Yang dicari panitia sebenarnya SK pengangkatan guru honorer daerah.

Sementara SK yang diberikan pemko untuk pembuatan NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan).

Kamaluddin kemudian membandingkan dengan nasib guru-guru honorer yang mengajar di SMA negeri.

Mereka lulus tahapan administrasi PPG karena sertifikatnya memang betul tertulis tahun 2017. "SK mereka berbeda karena diterbitkan oleh pemprov,” tutupnya.

Jika pemprov aman-aman saja, lantas mengapa pemko bisa membuat kesalahan sesepele itu? Sekdako Banjarmasin, Hamli Kursani enggan menjawab pertanyaan tersebut.

“Bagaimana saya bisa berkomentar? Melihat SK-nya saja belum. Saya akan konfirmasi dulu ke dinas terkait, masalahnya ini seperti apa,” ujarnya.

Setidaknya, Hamli memberikan jaminan yang membuat IGI agak tenang. Bahwa pemko akan mencarikan solusi atas masalah tersebut.

“Prinsipnya, pemko akan mencarikan jalan keluar. Mencari solusi yang tidak menyalahi aturan,” terangnya.

Hamli menjanjikan, dalam waktu dekat akan menggelar rapat terbatas bersama Disdik dan BKD. “Saya kasihan juga mendengar mereka dari instansi A dialihkan ke B.

Setelah mendatangi instansi B malah disuruh lagi ke C. Kesannya seperti diping-pong. Jadi biarlah saya tangani langsung,” pungkasnya. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2019 10:55
Pemkab Tanah Bumbu

Hj Sadariah Serahkan Paket Sembako

BATULICIN - Ketua TP-PKK Kabupaten Tanah Bumbu Hj Sadariah didampingi…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:51

Gara-gara TPA Banjarbakula, Areal Penghijauan Kena Imbasnya

BANJARBARU - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Banjarbakula operasionalnya dihentikan…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:44

Satpol PP Tertibkan Warung Sakadup

BANJARBARU - Tidak kapok. Begitulah kata yang tepat disematkan kepada…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:35

Demi Adipura, Banjarmasin Ganti Pasar

BANJARMASIN – Tahun ini, Pasar Kalindo di Jalan Belitung Darat…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:33

Tak Punya Tempat, Puskesmas Kayutangi Terpaksa Sewa Ruko Kontrak 1,5 tahun

BANJARMASIN-Puskesmas Kayu Tangi, buka layanan ditempat baru pasca gedung lama…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:28

Hujan Deras, Warga Masih Rela Antri di Pasar Murah

BANJARMASIN - Hujan deras tak meredam antusias ratusan warga Banjarmasin…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:25

Tak Dapat Rekomendasi Pemko, Rumah Biliar Tetap Beroperasi

BANJARMASIN – Usulan rumah biliar yang dipakai untuk latihan selama…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:20

Terbaik..! Sistem LAPOR Banjarmasin Dapat Pujian Kemenpan Pusat

BANJARMASIN – Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) berbasis online…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:15

Cuaca Kalsel: Tahun ini Akan Lebih Panas Daripada Setahun Lalu

BANJARMASIN - Dalam sepekan terakhir, cuaca di sejumlah daerah terasa…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:08

Menunggak...! Utang Proyek Kotabaru Capai Rp43 Miliar

KOTABARU - Masih ingat dengan ancaman Suriyah, pemborong di Kotabaru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*