MANAGED BY:
SABTU
16 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Jumat, 23 November 2018 14:15
PB PABBSI Izinkan Lifter Elit Ikuti Kejurnas
Foto : Ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA- Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI) tetap mengijinkan lifter elit mengikuti kejurnas di Bandung, 25-30 November.

Wakil Ketua PB PABBSI Joko Pramono menjelaskan, kejurnas adalah single event tertinggi di Tanah Air. Melalui turnamen tersebut, diharapkan lifter junior bisa lebih giat berlatih untuk menyamai prestasi atlet elite.

"Di kejuaraan mana pun, tidak pernah ada batasan usia. Tidak ada batasan kalau sudah juara berkali-kali, tak boleh ikut," ujar Joko Pramono kepada media, kemarin.

Sebelumnya, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora Mulyana mengimbau federasi olahraga nasional (PP/PB) memfokuskan atlet potensial untuk turun di Olimpiade 2020 Tokyo.

Mereka diharapkan dapat fokus dalam perburuan poin saja, bahkan pemerintah berani tak menurunkan atlet elite di SEA Games 2019 Manila.

Joko memiliki pandangan berbeda. Kehadiran lifter elite di kejurnas diharapkan memacu semangat atlet junior. Kalau juniornya kalah, menurutnya, bisa menjadi bahan koreksi para pelatih. Artinya program pelatihan di daerah tidak tepat.

Joko mencontohkan keseriusan Eko yang berlatih rutin. Sedangkan, dikatakannya, para junior belum tentu latihan setiap hari.

"Kami berharap atlet junior berkaca diri dan mau berjuang. Kalau seniornya rutin seminggu latihan, ia harus bisa latihan lebih keras. Kalau Eko tidak bisa dikalahkan, siapa yang akan menggantikan.

Kami ingin memacu pelatih yang punya atlet junior untuk mengejar prestasi seniornya," tandasnya.

Menurut Joko, usia emas atlet angkat besi itu bisa mencapai 36 tahun. Sedangkan banyak lifter yang tetap memiliki semangat tinggi dan bekerja keras kendati sudah melewatinya. Oleh karena itu, PB PABBSI tidak mau menghalangi mereka selama masih dapat berprestasi.

Joko menegaskan, PB PABBSI juga sudah melihat kondisi para lifter nasional yang turun ke Kejurnas. Mereka yang diizinkan tampil karena tidak dibekap cedera. (bam/az/arh)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 12:10

Progam Lisensi D Asporv PSSI Segera Menyusul

BANJARMASIN- Asporv PSSI Kalsel bertekat ingin menggelar kursus kepelatihan untuk…

Sabtu, 16 Februari 2019 12:00

Penggawa Anyar Terkesan Dengan Konsep Launching Barito

BANJARMASIN - 30 pemain Barito Putera yang akan berlaga di…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:45

Mundur Dari Program Wasaka, Ridha Serius Tekuni Cabor Sambo

BANJARMASIN – Ridha Wahdaniaty nampaknya benar-benar telah melepaskan gulat sebagai…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:38

Minta Restu, Ratu Pamit Menuju Pelatnas

BANJARMASIN – Petinju putri Kalsel kelas 57 kilogram, Silva Lauratu…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:33

Inpres Permudah Langkah Asprov Kalsel

BANJARMASIN- Setelah keluar Intruksi Presiden (Inpres) No. 3 Tahun 2019,…

Sabtu, 16 Februari 2019 11:26

Ini yang Membuat Pelti Kalsel Belum Gelar Seleksi untuk Pra PON

BANJARMASIN - Pengurus Provinsi Persatuan Lawn Tenis Seluruh Indonesia (Pengprov…

Jumat, 15 Februari 2019 15:07

PSSI Wajibkan Setiap Klub Liga 1 2019 Miliki Empat Tim

JAKARTA - Keseriusan PSSI untuk terus mengembangkan pemain usia muda kembali…

Jumat, 15 Februari 2019 15:02

Kunjungi Pelaihari, Barito Gelar Pertandingan Melawan Persetala Tanah Laut

BANJARMASIN – Setelah melakukan peresmian tim untuk mengarungi Liga 1…

Jumat, 15 Februari 2019 14:58

Hasrat Jae Hoon Membela Timnas

BANJARMASIN – Sudah lama berkiprah di kancah persepakbolaan Indonesia, tentu…

Jumat, 15 Februari 2019 14:41

Progres Pedayung Semakin Signifikan

BANJARMASIN - Persiapan atlet Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*