MANAGED BY:
KAMIS
18 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Minggu, 25 November 2018 10:16
Lulu Ratna Ajak Pegiat Film Pendek Mengintip Dapur Distributor Film Hollywood
Lulu Ratna

PROKAL.CO, TAK berlebihan untuk menyebutnya sebagai masterclass. Lulu Ratna mengajak pegiat film pendek Banua untuk menengok isi dapur produsen film sekelas DC dan Marvel. Terutama pada racikan promosi dan distribusi film.

Kelas itu dibuka di Gedung Balairungsari Taman Budaya Kalsel, kemarin (24/11) siang. Program masterclass ini merupakan bagian dari Aruh Film Kalimantan 2018 yang digelar Forum Sineas Banua.

Lulu adalah sarjana antropologi dari FISIP Universitas Indonesia, Jakarta. Aktif di organisasi Boemboe, dia telah terlibat dalam banyak festival film level nasional dan bahkan internasional.

Film pendek dengan mutu paling wahid sekalipun, takkan menemui penonton jika tak dibarengi dengan strategi promosi dan distribusi yang jempolan.

"Distribusi bukan sekadar mencari ruang dan memasang proyektor. Sia-sia menggarap film bagus jika penontonnya cuma pacar dan beberapa teman Anda sendiri," cecarnya.

Mengenakan celana panjang ketat berwarna merah, Lulu dengan lincah memaparkan materinya. Kepada pegiat dan peminat film pendek dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

Tips pertama dari Lulu begitu sederhana. Hargailah karya Anda dengan serius. Tanpa itu, jangan berharap penonton akan memberi tanggapan balik yang tulus.

"Jika Anda tak sabar dan langsung mengunggahnya ke YouTube, ya sudah, panitia festival takkan mau memutar karya Anda," tegasnya.

Promosi memang harus jor-joran, tapi distribusi justru harus ketat. Semakin terbatas distribusi sebuah film pendek, semakin besar pula peluangnya untuk diputar dalam sebuah festival.

Ketiga, menetapkan sasaran. Ada beberapa pertanyaan kunci. Apakah Anda ingin meraup penonton sebanyak-banyaknya? Atau penonton yang lebih sedikit dan apresiatif? Apakah Anda mengincar gelar nominator festival? Atau mengincar produsen film besar?

Keempat, rajin-rajinlah mendatangi event film pendek. Jangan lupa membawa preview copy karya untuk ditunjukkan kepada sineas-sineas lainnya. Bersikap pendiam dan pemalu amat dilarang.

"Generasi milineal sering lupa. Bahwa tak ada komunikasi yang sebagus interaksi nyata. Akun Instagram film Anda mungkin punya ribuan pengikut, tapi tak ada yang bisa mengalahkan tatap muka," pesannya.

Terakhir, jangan malas meriset. Lulu mengingatkan, ada ratusan film pendek di dunia. Googling saja. Cari festival yang misinya cocok dengan karya kita dan kirimkan.

Jika ditanya ganjalan, maka Lulu memastikan ada banyak. Di Indonesia, celakanya belum ada survei untuk pangsa pasar film pendek. Semua masih meraba-raba.

Produsen juga masih merangkap distributor. Belum dipisahkan secara profesional. Maklum, pegiatnya kebanyakan pelajar dan mahasiswa.

"Pendanaan juga lemah. Bikin film pendek dengan dana patungan kawan-kawan. Atau dibantu donatur yang ternyata orang tua kita sendiri," ujarnya tergelak.

Oh ya, satu lagi. Lulu menekankan tentang pentingnya sebuah poster film. "Film-film yang bagus punya poster-poster yang selalu dikenang oleh penontonnya," pungkasnya. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Rabu, 17 Juli 2019 10:29

Berbincang dengan Rachmi Nafissa Ramadhan, Duta Baca Kalsel 2019

Kegemaran membaca majalah anak-anak sejak kecil membuat Rachmi Nafissa Ramadhan…

Selasa, 16 Juli 2019 15:17

Eko Subiyantoro, Bersepeda 1.300 KM untuk Rumah Singgah Kanker Anak

EKO Subiyantoro, Founder/Direktur Eksekutif Tangan Tangan Relawan mulai hari ini…

Selasa, 16 Juli 2019 11:50

Istri Sempat Keberatan, Penyelamat Buah Langka ini Akhirnya Dapat Kalpataru

Dedikasi Mohamad Hanif Wicaksono dalam menyelamatkan buah lokal dan langka…

Senin, 15 Juli 2019 11:07

Mohamad Hanif Wicaksono, Pahlawan Buah-Buahan Lokal dari Balangan

Namanya Mohamad Hanif Wicaksono. Usianya masih relatif muda, 36 tahun.…

Senin, 15 Juli 2019 10:31

Laporan dari Panggung Terbuka Bachtiar Sanderta

Sembilan grup tari asal Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Hulu Sungai Selatan,…

Minggu, 14 Juli 2019 10:29

Normanto, Kades Karya Maju dan Mimpi Agrowisata Anggurnya

Hidup sebagai warga transmigrasi di desa, membuat Kades Normanto harus…

Sabtu, 13 Juli 2019 12:24

Bawa Kuyang, SMKN 2 Barabai Tembus ke Pentas Nasional

Kuyang, adalah folklor. Tapi cerita tentangnya mampu mengantarkan Miftahul Jannah,…

Jumat, 12 Juli 2019 11:12

Orang Tua Tak Punya Biaya, Tubuh Sudah Ditumbuhi Jamur

Jika anak remaja lainnya bermain dengan teman sebayanya, Siti Sarah…

Kamis, 11 Juli 2019 13:58

Kisah Pasangan Tunanetra di Banjarbaru Perjuangkan Anak Bersekolah Negeri

Ini kisah pilu pasangan tunanetra di Banjarbaru, Fahmi, 41, dan…

Kamis, 11 Juli 2019 10:40

Cerita Pilu dari Kuin Kecil: Penantian Panjang Penderita Atresia Ani

Di Kuin Kecil ada cerita pilu. Seorang bocah empat tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*