MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 01 Desember 2018 09:13
Alasan Tak Cukup Miskin, Ribuan Pelajar di Banjarmasin Gagal Peroleh KIP
KAYUH JUKUNG: Pelajar SDN Basirih 10 melawan arus Sungai Jelai untuk pergi ke sekolah. Ribuan pelajar di Banjarmasin gagal memperoleh bantuan KIP karena masalah akurasi data.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Selama tahun 2018 ada 4.686 siswa SD dan SMP di Banjarmasin yang telah dicoret dari usulan penerima KIP (Kartu Indonesia Pintar). Pusat menolaknya karena alasan mereka tak cukup miskin untuk dibantu.

Dinas Pendidikan Banjarmasin sempat menyatakan tak ada koordinasi dengan Dinas Sosial Banjarmasin. Padahal, basis data terpadu untuk masyarakat miskin kota ada di sana.

Data inilah yang selama ini dipakai untuk pengucuran bantuan pengaman sosial. Sebut saja PKH (Program Keluarga Harapan).

Kepala Dinsos Banjarmasin, Esya Zain menolak untuk disalahkan. Dia menyebut masalah ini berada di hulu, bukan di hilir.

"Pangkal masalahnya adalah perbedaan kebijakan di level pusat. Masalah kemiskinan ditangani Kementerian Sosial. Sementara KIP ini urusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," ujarnya.

Sebagai contoh, usulan penerima KIP disusun oleh setiap sekolah. Bukan berdasarkan data kemiskinan terbaru. Padahal data ini berubah dengan sangat cepat.

Mengingat ada saja warga miskin yang telah meninggal dunia, pindah alamat, atau kesejahteraannya membaik dan berhasil keluar dari jerat kemiskinan.

"Misalkan saja SMAN 1 dan SMAN 2 dari Mulawarman mengajukan usulan penerima KIP. Keduanya adalah sekolah favorit dan ternama di Banjarmasin. Secara logika, enggak ada siswa mereka yang benar-benar miskin," imbuhnya.

Untuk menyatakan seseorang miskin, Kemensos telah menyusun belasan indikator. Dulu ada sebanyak 14 indikator. Belakangan ditambah menjadi 20 indikator. Semakin banyak dan semakin rumit.

Yang diukur bukan cuma penghasilan bulanan. Tapi juga menilai kelayakan tempat tinggal, akses sanitasi (toilet), pemenuhan asupan gizi keluarga, hingga ada atau tidaknya lansia non produktif di rumah tersebut.

"Nah, sekarang Disdik menyusun datanya berdasarkan usulan kepala sekolah. Mereka bilang itu miskin, sementara dalam standar kami tidak. Akhirnya distribusi KIP menjadi bermasalah," tukas Esya.

Dia berharap, antar kementerian mau duduk bersama. Karena jika terus begini, masalah serupa akan terus berulang dari tahun ke tahun. Bukan hanya terjadi di Banjarmasin, tapi juga di Indonesia. Harus ada solusi bernas pada tahun depan.

Perlu diketahui, dari peta kemiskinan yang dirilis Dinsos pada pertengahan Oktober tadi, ada 39.536 keluarga miskin di Banjarmasin. Terbanyak berada di Banjarmasin Selatan dengan 11.417 keluarga miskin. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 13:25

Bisa Berdampak ke Pelayanan, Suciati Sebut Akumulasi Piutang BPJS Mencapai Rp72 Miliar (1)

BANJARMASIN – Angka-angka klaim kesehatan Badan Penyelengara Jaminan Sosial Kesehatan…

Selasa, 18 Desember 2018 13:16

Pemkab Tala Melunak, Pemkab Akan Lebih Bersinergi Dengan PT Perembee

PELAIHARI- Perselisihan antara PT Perintis Embee (Perembee) dan Pemkab Tanah…

Selasa, 18 Desember 2018 13:04

Menolak Direlokasi, Pedagang Pasar Bauntung Mengadu ke Ombudsman

BANJARMASIN – Persoalan relokasi pedagang Pasar Bauntung Banjarbaru tak kunjung…

Selasa, 18 Desember 2018 12:59

Hasil Panitia Angket Akhirnya Ditolak

MARTAPURA – Hak angket DPRD Banjar mencapai titik akhir. Setelah…

Selasa, 18 Desember 2018 10:40

Antisipasi Tuduhan, Pemko Banjarmasin Musnahkan 22 Ribu e-KTP

BANJARMASIN – Pemusnahan 22.807 keping e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik)…

Selasa, 18 Desember 2018 10:23

Pembebasan Tuntas, Pemko Belum Bisa Pastikan Kapan Pembangunan Dilakukan

BANJARMASIN - Pemko telah merampungkan pembayaran ganti rugi untuk pembebasan…

Selasa, 18 Desember 2018 10:02

Untuk Pertama Kalinya, FISIP ULM Gelar Sociologi Literacy Day

Untuk pertama kalinya Sociology Literacy Day digelar di Universitas Lambung…

Selasa, 18 Desember 2018 09:51

Rawan Disalahgunakan, Disdukcapil Musnahkan Ribuan KTP

BANJARBARU - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Banjarbaru, Senin…

Selasa, 18 Desember 2018 09:47

Sambut Peluang Bisnis di Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor

BANJARBARU - Menyambut beroperasinya Bandara Syamsudin Noor yang baru, PT…

Selasa, 18 Desember 2018 09:38

38 Penyandang Gangguan Jiwa Dipastikan Mendapat Hak Pilih

BANJARBARU - Dari 156.347 Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Tahap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .