MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Minggu, 02 Desember 2018 13:04
Horor!! Bangunan Terbengkalai Dengan Reputasi Angker di Banua
TIDAK DIFUNGSIKAN: Bekas gedung perkuliahan ATPN Banjarbaru sudah tiga tahun terlantar dan tidak digunakan. Alhasil kesan angker jadi nampak jelas di bangunan yang terletak di Jalan PM Nokr Kelurahan Sungai Ulin ini. (MUHAMMAD RIFANI/RADAR BANJARMASIN)

PROKAL.CO, Banyak bangunan terbengkalai di banua. Entah karena tak lagi ditinggali pemiliknya atau memang tak terurus. Seiring waktu, bangunan-bangunan itu mulai mendapatkan kesan angker bagi masyarakat sekitarnya.

Di Banjarbaru terdapat bangunan angker yang seringkali dijadikan tempat uji nyali oleh sejumlah komunitas pencari hal-hal ghaib. Berada di Jalan PM Noor, Kelurahan Sungai Ulin. Hanya berjarak sekitar 300 meter dari Bundaran Simpang Empat Banjarbaru.

Bangunan tersebut bekas tempat perkuliahan perguruan tinggi swasta Akademi Teknik Pembangunan Nasional (ATPN) Banjarbaru. Setelah kampus pindah sekitar tiga tahun yang lalu, kini gedung berwarna jingga itu telantar dan tak terawat.

Dari pantauan Radar Banjarmasin, Sabtu (1/12) kemarin bangunan berlantai dua itu kondisinya bobrok. Beberapa titik atapnya runtuh. Sementara halamannya dipenuhi oleh semak belukar.

Zainal selaku penjaga gedung mengatakan, bangunan itu sudah lama terkenal angker. Lantaran seringkali terlihat sosok gaib. "Sampai sekarang sosok itu masih menampakkan diri. Baru-baru tadi ada orang di sekitar sini ditemuinya," ujarnya.

Dia mengungkapkan, sosok yang sering muncul di kawasan bangunan ialah wujud wanita mengenakan baju kerajaan berwarna hijau. "Saya sendiri pernah melihatnya. Parasnya cantik dan rambutnya panjang terurai," ungkapnya.

Selain itu, di halaman tengah gedung itu juga sering terlihat sosok ular raksasa. Juga, terdengar suara langkah kaki kuda. "Karena itu tempat ini sering didatangi orang untuk uji nyali," ujar pria yang bertempat tinggal di belakang bangunan angker tersebut.

Lebih lanjut dia menceritakan, gedung eks kampus ATPN Banjarbaru itu sudah ada sejak tahun 1980-an. Awalnya, sebuah bioskop. Lalu berubah menjadi kampus. "Pemiliknya sekarang ada di Jakarta," ucapnya.

Dia sendiri mengaku tidak tahu kenapa bangunan tersebut angker. Padahal, sebelumnya tidak pernah ada kejadian apa-apa di sana.

Dia mengungkapkan, dulu pernah salah seorang mahasiswa sedang tidur di sekretariat di salah satu organisasi kampus pernah dilempar batu oleh sosok tak dikenal. "Padahal sepi, tidak orang. Tiba-tiba ada batu yang mengenai kepalanya. Dia langsung lari terbirit-birit," pungkasnya.

Di Tapin, juga ada sebuah bangunan berbentuk rumah yang lama terbengkalai sehingga mendapatkan reputasi angker. Berada di tepi Jalan Sudirman Kecamatan Bungur, ada sebuah rumah bercat kuning dan merah.

"Di rumah situ auranya memang tidak baik dan masyarakat sering melihat penampakan di sana," ucap Hendra Gunawan (33) yang rumahnya berseberangan dengan rumah tersebut.

Diceritakan Ogun sapaan akrabnya, rumah itu awalnya dibangun sekitar tahun 1998 oleh sepasang suami istri yang tinggal di pegunungan.

"Dulu bangunan cuma kayu, tidak seperti sekarang dan alasan mereka dulu membangun rumah untuk mendekatkan diri dengan keluarga," jelasnya.

Tapi, entah kepada setelah rumah berisitirahat kokoh, pasangan suami istri tersebut bercerai. "Rumah yang sudah dibangun akhirnya batal ditempati," tambahnya.

Dia menambahkan cerita yang diingatnya pada tahun 2002. Ketika itu salah seorang sepupunya selalu kerasukan dan anehnya dimulai dari jam 5 sore sampai 10 malam.

"Waktu itu, setiap kali dirinya kerasukan selalu pengen ke rumah kosong tersebut," ucapnya yang mengatakan sepupunya sekarang sudah dibawa ke Palangkaraya. "Akhirnya dia tidak kerasukan lagi."

Tidak hanya cerita tersebut, setelah empat tahun berlalu, ada sepasang suami istri yang mencoba tinggal di sana. "Hanya bertahan selama satu Minggu, karena setiap hari sang istri selalu kerasukan," ucapnya.

Lambat laun, akhirnya rumah tersebut dibeli oleh orang, namun menurut cerita tukang yang merenovasi rumah tersebut, mereka sering sekali didapati oleh penunggunya.

"Bahkan, saat makan mereka selalu diganggu," katanya, yang memberitahukan setelah rumah itu selesai di renovasi, sampai sekarang tidak pernah ada yang mendiami rumah tersebut.

Di Hulu Sungai Tengah (HST), bangunan terbengkalai yang sudah lama dikenal angker adalah sebuah bangunan gudang karet tua di Desa Pajukungan Kecamatan Labuan Amas Selatan.Gudang ini sudah puluhan tahun dibiarkan kosong melompong.

Tak ayal aura mistis bangunan yang di dominasi seng dan kayu tersebut kerap membuat para pengguna jalan di sekitar gudang mendadak bulu kuduknya merinding.

"Ia meski siang kadang membuat bulu kuduk merinding. Apalagi malam hari," ungkap Jawi warga Desa Kasarangan yang kerap melalui jalur lokasi gudang. (ris/dly/mar/by/ran)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .