MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 05 Desember 2018 12:25
Gol A Gong Berbagi Motivasi ke Penulis Muda Balangan
SEMANGAT: Gol A Gong saat memberikan motivasi kepada para peserta diskusi literasi di Balangan.

PROKAL.CO, Yang mengalami masa remaja di era 80’ dan 90’ an, pasti tahu serial ‘Balada si Roy’. Baru-baru tadi, Gol a Gong, sang penulisnya kemarin berbagi tips menulis di Balangan.

WAHYUDI, Balangan

Mengenakan kemeja corak kotak-kotak hitam abu-abu, sambil sesekali menyeka rambutnya yang melebihi bahu, Gol a Gong memberikan motivasi kepada para penulis muda yang berhadir di Hang Out Of City (HO’2C) Paringin.

Pria kelahiran 16 Agustus 1963 ini mengisahkan awal mula persentuhannya dengan dunia literasi. Di masa kecil, dia pernah mengalami insiden yang membuat tangan kirinya akhirnya diamputasi. Dia sempat frustrasi tapi ayahnya kemudian memberinya semangat.

“Kamu harus banyak membaca dan lupa bahwa diri kamu itu cacat”.

Pesan dari sang ayah itu, menjadi penyemangat bagi Heri Hendrayana Harris -nama asli Gol A Gong- dalam menekuni setiap bidang yang digelutinya.

Alhasil, “bermodal” satu tangan saja, kini banyak karya buku telah dia lahirkan. Bahkan, sebelum terkenal dengan karya-karya fiksinya, suami dari Tias Tatanka ini juga telah berprestasi di bidang olahraga bulu tangkis untuk atlet cacat.

Puncak karir di dunia olahraga, ia mendapat gelar juara pada ajang Fespic Games di Solo (1989) dan Kobe, Jepang (1990). Kejuaraan ini mengharumkan namanya dan Indonesia pada tingkat Asia Pasifik.

Gol A Gong mengatakan cerita fiksi mempunyai fakta serta kenyataannya tersendiri. Kepada para penulis muda ia berpesan, jangan hanya mencari inspirasi di dalam bilik toilet atau melalui sebatang rokok, bisa juga dicoba dengan banyak-banyak punya pacar.

“Jangan berhenti pada satu pacar. Tapi ingat, setia lah pada satu istri,” ucapnya dibarengi gelak tawa hadirin.

Gol A Gong mengaku sangat miris dengan kenakalan remaja saat ini. Diakuinya, tokoh si Roy yang ia tulis memang seorang pemuda berandal dan bisa dikatakan play boy. Bahkan dalam salah satu serialnya, bagi si Roy perempuan hanya sekedar inspirasi. Namun ia tetap lah seorang lelaki yang bertanggung jawab.

Dalam waktu dekat Balada si Roy memang akan dihadirkan secara visual dalam sebuah film.

“Kehadiran film Balada si Roy ini untuk melelakikan lelaki Indonesia. Meskipun berandal, lelaki itu harus bertanggung jawab. Baik pada keluarga, perempuan, agama maupun negara,” ungkap mantan wartawan ini.

Wrga Paringin penggemar karya-karya Gol A Gong, Anton WP tampak sangat antusias mendengar bahwa akan difilmkannya novel Balada si Roy.Namun ia sedikit cemas dengan rencana ini. Mengingat ada beberapa film yang diangkat dari sebuah novel mengalami kegagalan.

“Difilmkannya sebuah karya yang legendaris semacam Balada si Roy, tentu akan membuat para fans si Roy berharap filmnya tidak melenceng jauh dari kisah novelnya,” ujarnya.

Ia pun sedikit memberi saran. Kesuksesan film Dilan yang berhasil menjual kehidupan remaja era 90'an perlu dicontoh. "Agar film Balada si Roy bisa diterima fans lamanya dan meraih fans baru dari remaja masa kini," ucapnya.


BACA JUGA

Rabu, 23 September 2015 09:58

Gudang SRG Kebanjiran Gabah

<p style="text-align: justify;"><strong>MARABAHAN</strong> &ndash; Memasuki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*