MANAGED BY:
RABU
22 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 07 Desember 2018 10:36
Tunggakan BPJS Akibatkan RSD Idaman Banjarbaru Kekurangan Stok Obat
ANTRE OBAT: Suasana di depan loket apotek RSD Idaman Banjarbaru, Kamis (6/12) kemarin. Dampak tunggakan BPJS yang paling dirasakan RSD adalah pada ketersediaan obat.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Setelah beberapa bulan lalu permasalahan tunggakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kepada RSD Idaman Banjarbaru mengemuka. Kali ini polemik serupa kembali mencuat.

Belakangan diketahui bahwa tunggakan BPJS Kesehatan kepada RSD Idaman masih ada. Manajemen RSD Idaman yang diwakili Kabag Tata Usaha, M Firmasnyah membenarkan kabar tersebut.

Saat ditemui kemarin, Firman -panggilan akrabnya- menyebut bahwa klaim dari pihaknya kepada BPJS Kesehatan sebesar Rp4,1 miliar.

"Tunggakan BPJS memang masih ada saat ini. Untuk klaim kami yang jatuh tempo tanggal 6 November belum dibayar, totalnya Rp4,1 Miliar," jawabnya.

Sama halnya seperti yang sebelum-belumnya. Firman mengklaim bahwa tunggakan di bulan Agustus tersebut membuat ketersediaan obat di RS terkendala.

"Dampaknya pembelian obat akan terkendala. Karena memang sistem sekarang jika tidak membayar tagihan obat yang jatuh tempo maka sistem akan mengunci, jadi tidak bisa membeli obat," paparnya.

Padahal kata Firman saat ini pihaknya harus terus membeli obat-obatan lantaran ketersediaan yang ada mulai menyusut. Yang mana berdampak terhadap pelayanan kepada pasien yang ingin berobat.

"Kalau pelayanan tentu terus kita maksimalkan meskipun kondisinya seperti ini. Yang jelas pembelian obat tidak bisa dilakukan lantaran harus membayar tagihan yang jatuh tempo dulu," tambahnya.

Firman pun berharap agar pihak BPJS Kesehatan segera menyelesaikan tunggakan ini. "Jadi mudah-mudahan dalam waktu dekat BPJS (Kesehatan) bisa membayar klaim kami," harapnya.

BPJS Kesehatan kota Banjarbaru sendiri saat coba dikonfirmasi memang mengakui ada keterlambatan pembayaran kepada RSD Idaman tersebut. Alasannya disebutkan lantaran menunggu pencairan dana dari pusat.

"Memang demikian, kita dari masih menunggu pencairan dari pusat, saat ini sudah dalam proses," kata Kepala BPJS Banjarbaru, Yuherlina ketika dikonfirmasi Radar Banjarmasin.

Yuherlina pun menjabarkan bahwa memang hal ini bukan hanya terjadi di daerahnya saja. Melainkan juga terjadi di pusat dan seluruh Indonesia.

Terkait bagaimana langkah ke depannya tentang pembayaran ini. Lina tidak bisa menyebutkan secara pasti kapan pelunasan dilakukan. Namun yang pasti katanya pihaknya yang terus berkoordinasi dengan BPJS Cabang Banjarmasin perihal adanya permasalahan tunggakan ini.

"Kalau kapan yang pasti saat ini sedang proses. Kita menunggu dana cair dari pusat, karena di tempat kita pencairan itu ada sistemnya, jadi ada urutan pembayarannya, sesuai jatuh temponya, tidak ada pilah memilah misal RS si A didahulukan atau gimana," jelasnya.

Polemik tunggakan BPJS kepada beberapa Rumah Sakit memang jadi perhatian nasional. Beberapa waktu tadi untuk mengatasi permasalahan ini. Diketahui bahwa BPJS Kesehatan bakal mendapat bantuan dana lagi sebesar Rp5,6 Triliun.

Dihimpun dari berbagai sumber. Dana Triliun itu merupakan suntikan dana dari Kementerian Keuangan. Suntikan dana ini ditujukan untuk melunasi tunggakan yang belum dibayarkan kepada Rumah Sakit mitra kerja sama BPJS.

Memang sebelumnya berita defisit BPJS Kesehatan secara nasional juga jadi perhatian. Kala itu pemerintah juga menyuntikkan dana tambahan sebesar Rp4,9 triliun. Untuk melunasi tunggakan kepada Rumah Sakit.

Ternyata angka tersebut tidak cukup untuk melunasi semua tunggakan yang ada. Sehingga dengan adanya suntikan dana sebesar Rp5,9 triliun ini ditargetkan semua tunggakan bisa dilunasi dengan pengoptimalan dari dana tersebut. (rvn/by/bin)


BACA JUGA

Selasa, 21 Mei 2019 11:02
Berita Tanah Laut

Kompak..! Bupati dan Wabup Tala Safari Ramadan di Sungai Pinang

PELAIHARI – Banyak bantuan keagamaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tanah…

Selasa, 21 Mei 2019 11:00
Pemkab Tanah Bumbu

Pelajar Disuluh Wawasan Kebangsaan

BATULICIN - Pemkab Tanbu melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik…

Selasa, 21 Mei 2019 10:59

Bupati Tala Safari Ramadan Pertama di Kuringkit

PELAIHARI - Safari pertama Bupati Tanah Laut (Tala) Sukamta beserta…

Selasa, 21 Mei 2019 10:57

Bupati Tala Sukamta, Keluarkan Perbup Dukung Kabupaten Layak Anak

PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) melalui Dinas…

Selasa, 21 Mei 2019 10:56
Pemkab Tanah Bumbu

Usulkan Tiga Sekolah Kandidat Adiwiyata

BATULICIN - Pemkab Tanbu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada…

Selasa, 21 Mei 2019 10:51
Pemko Banjarbaru

Ririen Apresiasi Silaturahmi dan Bukber KPS

BANJARBARU -  Ketua TP PKK Kota Banjarbaru,  Ririen Nadjmi Adhani…

Selasa, 21 Mei 2019 10:49
Pemko Banjarbaru

Walikota dan Wawali Buka Bersama Warga Karangan

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani didampingi Wakil Walikota Banjarbaru,…

Selasa, 21 Mei 2019 10:46
Parlementaria

Anggota Dewan Ini Usulkan Pembalap Liar Dimasukkan ke Pesantren Ramadan

BANJARBARU - Dari awal bulan Ramadan hingga sejauh ini. Total…

Selasa, 21 Mei 2019 10:34

Rekapitulasi Suara Nihil Gugatan: Selisih Tipis, Tetap Diterima

BANJARBARU - Mendekati hari pengumuman hasil Pemilu 2019 pada 22…

Selasa, 21 Mei 2019 10:20

Banjarmasin Janji Tertibkan Pengamen Kamboja

BANJARMASIN - Maraknya para pengamen di Taman Kamboja disikapi serius…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*