MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 13 Desember 2018 10:43
Mereka Hanya Bisa Pasrah Ketika Tempat Tinggalnya Dipagari Petugas (1)
TERLANTAR: Banyak lansia yang menghuni kolong itu. Mereka berharap bantuan relokasi tempat tinggal dari pemko.

PROKAL.CO, Pemagaran kolong Jembatan Pangeran Antasari menyedot perhatian masyarakat. Ada delapan penghuni kolong yang masih bertahan di situ. Beberapa diantaranya bahkan sudah tergolong lanjut usia.

Pemagaran itu dilakukan, kemarin (12/12) pagi. Puluhan personel Satpol PP dikerahkan untuk mengamankan pekerjaan pemasangan pagar.

Barang-barang milik penghuni kolong seperti kompor dan kasur dikeluarkan dan ditumpuk petugas ke bibir sungai. Para tuna wisma itu pun pasrah tanpa perlawanan.

Teralis dari besi padat itu dipasang di kiri dan kanan kolong jembatan. Persisnya di bagian oprit Jalan Pangeran Antasari. Kaki-kaki pagar ditanam dalam-dalam ke tanah. Bagian atasnya dilas ke badan jembatan.

Salah seorang penghuni kolong itu adalah Siti, 42 tahun. Sehari-harinya dia bekerja sebagai pengupas bawang di Pasar Pagi. Siti tampak tertekan, memikirkan ke mana dirinya akan tidur. "Saya mungkin tidur di luar sini. Mudah-mudahan nanti (kemarin, Red) malam tidak hujan," ujarnya.

Selain bekerja di pasar, para penghuni kolong ini juga mencari makan dengan memulung sampah. Seperti botol-botol minuman plastik. Teman Siti, nenek Sumiati, termangu saat menonton pemagaran berlangsung.

Dia memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk). Sebagai warga Banjarmasin, Sumiati berharap ada bantuan dari pemko. "Kami kada (tidak) pernah menerima bantuan dari Dinas Sosial. Kalau misalnya ada relokasi tempat tinggal, saya jelas mau," ujarnya.

Beberapa dari mereka pernah menyewa kontrakan di Teluk Kelayan, tak jauh dari Jembatan Pangeran Antasari. Beralasan tak sanggup membayar uang sewa, mereka kemudian memilih tidur di kolong jembatan sekalipun tak layak.

"Sebenarnya mereka sudah berkali-kali kami peringati, tapi dicueki. Jadi pemagaran tetap kami teruskan," kata Kepala Bidang Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Banjarmasin, Rustam.

Dalam peringatan terakhir, PUPR meminta Satpol PP turun tangan menertibkan para penghuni kolong tersebut pada Selasa (11/12) pagi.

Rustam menegaskan, pemagaran ini tidak akan menjadi yang terakhir. "Kami lihat dulu kedepannya bagaimana. Kalau ada kolong-kolong jembatan lain yang rawan ditinggali, bakal dipagari juga," imbuhnya.

Ide pemagaran itu bermula dari keresahan wali kota. Atas aduan-aduan warga terkait ramainya penghuni kolong jembatan. Apakah itu yang menetap permanen, maupun sekadar mencari tempat bersembunyi untuk ngelem.

Pemandangan penghuni kolong jembatan itu terlihat jelas oleh wisatawan yang sedang menikmati susur sungai menaiki kelotok.

Sempat didokumentasikan, diunggah ke sosial media dan menjadi viral. Sebelumnya, Satpol PP juga menertibkan penghuni kolong Jembatan Dewi dan Jembatan Merdeka. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 14:28

Ormas Kalsel Tuntut Usut Tuntas Kasus Korupsi

BANJARMASIN - Puluhan massa berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:59

Tiga Jabatan Kadis Dilelang Pemko

BANJARMASIN – Tiga jabatan kepala dinas dilelang secara terbuka oleh…

Kamis, 21 Maret 2019 10:53

Demi Jembatan Alalak: 127 Pohon Dibabat

BANJARMASIN – Sebanyak 127 pohon palm di kawasan Hasan Basry…

Kamis, 21 Maret 2019 10:48

KPU: Universitas Pengaruhi Grafik DPTb

BANJARMASIN - Jumlah pemilih di kota ini berkurang. Angkanya ditetapkan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:29

Paman Birin: Mantapkan Sinergitas Jelang Pemilu

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor berpesan perbedaan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:26

Kedatangan Jokowi dan Prabowo ke Banua, Hanya Berselang Tiga Hari

MASA kampanye untuk rapat umum terbuka akan dimulai sejak tanggal…

Kamis, 21 Maret 2019 10:22

Pilpres Banua Mulai Panas: Mardani Lontarkan Pernyataan Kontroversial

BANJARMASIN - Pertarungan antara kubu 01 dan 02 di kancah…

Kamis, 21 Maret 2019 10:11

Ditunda Lagi, Kapan Jembatan Alalak I Ditutup?

BANJARMASIN – Kapan Jembatan Alalak I ditutup? Hingga kini belum…

Kamis, 21 Maret 2019 09:56
Pemkab Tanah Bumbu

Antusias Warga Sambut MTQ Sungai Loban

BATULICIN - Masyarakat Kecamatan Sungai Loban sangat antusias menyambut pelaksanaan…

Kamis, 21 Maret 2019 09:55
Pemkab Tanah Bumbu

Awali Kerja, Wabup Tanbu Kumpulkan Pejabat

BATULICIN - Wakil Bupati Tanah Bumbu H Ready Kambo yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*