MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 13 Desember 2018 10:43
Mereka Hanya Bisa Pasrah Ketika Tempat Tinggalnya Dipagari Petugas (1)
TERLANTAR: Banyak lansia yang menghuni kolong itu. Mereka berharap bantuan relokasi tempat tinggal dari pemko.

PROKAL.CO, Pemagaran kolong Jembatan Pangeran Antasari menyedot perhatian masyarakat. Ada delapan penghuni kolong yang masih bertahan di situ. Beberapa diantaranya bahkan sudah tergolong lanjut usia.

Pemagaran itu dilakukan, kemarin (12/12) pagi. Puluhan personel Satpol PP dikerahkan untuk mengamankan pekerjaan pemasangan pagar.

Barang-barang milik penghuni kolong seperti kompor dan kasur dikeluarkan dan ditumpuk petugas ke bibir sungai. Para tuna wisma itu pun pasrah tanpa perlawanan.

Teralis dari besi padat itu dipasang di kiri dan kanan kolong jembatan. Persisnya di bagian oprit Jalan Pangeran Antasari. Kaki-kaki pagar ditanam dalam-dalam ke tanah. Bagian atasnya dilas ke badan jembatan.

Salah seorang penghuni kolong itu adalah Siti, 42 tahun. Sehari-harinya dia bekerja sebagai pengupas bawang di Pasar Pagi. Siti tampak tertekan, memikirkan ke mana dirinya akan tidur. "Saya mungkin tidur di luar sini. Mudah-mudahan nanti (kemarin, Red) malam tidak hujan," ujarnya.

Selain bekerja di pasar, para penghuni kolong ini juga mencari makan dengan memulung sampah. Seperti botol-botol minuman plastik. Teman Siti, nenek Sumiati, termangu saat menonton pemagaran berlangsung.

Dia memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk). Sebagai warga Banjarmasin, Sumiati berharap ada bantuan dari pemko. "Kami kada (tidak) pernah menerima bantuan dari Dinas Sosial. Kalau misalnya ada relokasi tempat tinggal, saya jelas mau," ujarnya.

Beberapa dari mereka pernah menyewa kontrakan di Teluk Kelayan, tak jauh dari Jembatan Pangeran Antasari. Beralasan tak sanggup membayar uang sewa, mereka kemudian memilih tidur di kolong jembatan sekalipun tak layak.

"Sebenarnya mereka sudah berkali-kali kami peringati, tapi dicueki. Jadi pemagaran tetap kami teruskan," kata Kepala Bidang Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Banjarmasin, Rustam.

Dalam peringatan terakhir, PUPR meminta Satpol PP turun tangan menertibkan para penghuni kolong tersebut pada Selasa (11/12) pagi.

Rustam menegaskan, pemagaran ini tidak akan menjadi yang terakhir. "Kami lihat dulu kedepannya bagaimana. Kalau ada kolong-kolong jembatan lain yang rawan ditinggali, bakal dipagari juga," imbuhnya.

Ide pemagaran itu bermula dari keresahan wali kota. Atas aduan-aduan warga terkait ramainya penghuni kolong jembatan. Apakah itu yang menetap permanen, maupun sekadar mencari tempat bersembunyi untuk ngelem.

Pemandangan penghuni kolong jembatan itu terlihat jelas oleh wisatawan yang sedang menikmati susur sungai menaiki kelotok.

Sempat didokumentasikan, diunggah ke sosial media dan menjadi viral. Sebelumnya, Satpol PP juga menertibkan penghuni kolong Jembatan Dewi dan Jembatan Merdeka. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 13:16

Spanduk dan Baliho Dimana-Mana, Pemandangan Kota Makin Semrawut

BANJARMASIN - Musim kampanye tiba, pemandangan kota pun semrawut. Spanduk…

Kamis, 17 Januari 2019 13:08

DBD Capai Dua Ribu Kasus di Tahun 2018

BANJARMASIN - Wabah Demam Berdarah benar-benar meneror masyarakat Banua. Jumlah…

Kamis, 17 Januari 2019 12:59

Berita Duka, Mukhtar Sarman Tutup Usia

BANJARBARU - Dunia pendidikan Banua sedang berduka. Dosen Fakultas Ilmu…

Kamis, 17 Januari 2019 12:55

Pergantian Komandan Korem 101/Antasari

Komandan Korem 101/Antasari kini dijabat Kolonel Inf Mohammad Syech Ismed.…

Kamis, 17 Januari 2019 11:25

Penyandang Disabilitas Daftarkan Diri Sebagai Relawan Demokrasi KPU

BANJARBARU - Sejak dibuka dari tanggal 11 Januari lalu. Pendaftaran…

Kamis, 17 Januari 2019 11:20

Hati-Hati!! DLH Akan Mulai Terapkan Sanksi Perda Sampah

BANJARBARU - Sukses meraih Penghargaan Adipura tahun 2018. Pemko Banjarbaru…

Kamis, 17 Januari 2019 11:14

Pihak Ketiga Tidak Lagi Dilibatkan

BANJARBARU - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Perparkiran yang…

Kamis, 17 Januari 2019 10:25

Polemik Pajak Tempat Hiburan Malam

Pada sidak ke THM beberapa waktu lalu, Komisi II DPRD…

Kamis, 17 Januari 2019 10:15

Lonjakan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Sepanjang Tahun 2018

BANJARMASIN - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A)…

Kamis, 17 Januari 2019 10:07

Menyambut HUT ke-46, PDAM Gratiskan Biaya Balik Nama

Data pelanggan PDAM Bandarmasih belum benar-benar akurat. Masih banyak yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*