MANAGED BY:
SENIN
18 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 13 Desember 2018 13:47
Tak Ingin Gegabah, Kejati Tunggu Hasil Audit BPKP

Kasus Dugaan Korupsi Kapal Pembersih Alur

DIPERIKSA: Kapal pembersih alur milik Dishub Kalsel kala tiba di Banjarmasin pada April 2016 lalu. Kapal seharga 11 miliar ini terindikasi korupsi.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Tahun 2019 hampir berakhir tapi beberapa kasus korupsi masih menggantung. Salah satu yang masih belum jelas adalah kelanjutan dugaan mark-up kapal pembersih alur Dinas Perhubungan Kalsel.

Terakhir, Kejaksaan telah menghadirkan saksi ahli perkapalan untuk memberikan opini mereka.

Asisten Pidana Khusus Kejati Kalsel, Munaji, mengatakan kejaksaan tak ingin gegabah menetapkan tersangka kasus tersebut. Meski mereka menduga, berdasarkan temuan, ada kerugian negara mencapai Rp600 juta.

Tapi untuk memastikan, Kejati Kalsel masih menunggu perhitungan potensi kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalsel. “ Masih audit. Nanti kalau sudah ada kabar, pasti disampaikan,” kata Munaji, kemarin.

Dia menepis tuduhan pihaknya memang sengaja lamban menangani kasus ini. Beberapa pemeriksaan memang belum bisa disimpulkan.

Misalnya, hasil laporan dari saksi ahli yang bahkan belum ada di meja kerjanya. “ Mudah-mudahan minggu depan sudah ada hasilnya,” terangnya.

Munaji sendiri yakin temuan pihaknya dalam pembuatan kapal senilai Rp11 miliar itu ada kerugian negara. Beberapa indikator korupsi sudah ada, seperti spesifikasi kapal yang sesuai dengan kontrak pekerjaan.

Dia bahkan berani menargetkan kasus ini akan tuntas sebelum tutup tahun 2019. Sejauh ini, pihaknya sudah memanggil belasan orang untuk dimintai keterangan terkait pembutan kapal ini.

Jika hasil BPK telah keluar, pemanggilan akan kembali dilakukan. “Lebih cepat lebih bagus,” tandasnya.

Seperti diketahui, mengusut dugaan kerugian keuangan negara pada proyek pengadaan kapal tahun 2016 lalu ini, Kejati Kalsel sudah memeriksa 15 orang lebih.

Kapal yang dibuat dengan menggandeng rekanan PT Dok dan Perkapalan Koja Bahari cabang Palembang ini, sejak awal sudah mulai terindikasi bermasalah.

Dalam menyelesaiakan pekerjaan kapal, pihak kontraktor harus rela kena penalti karena kapal tak kunjung selesai. Akhirnya tiba di Banjamasin selama 217 hari kontrak kerja. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Senin, 18 Maret 2019 09:52

Kabur Bersama Ibu, Tersangka Pembunuhan Dibekuk Saat Tidur

BANJARMASIN - Perkelahian berdarah lagi-lagi terjadi di kota ini. Tepatnya,…

Senin, 18 Maret 2019 09:44

Warga Hantakan HST Ditemukan Gantung Diri

BANJARMASIN - Masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Minggu (17/3)…

Minggu, 17 Maret 2019 15:13

Lagi, Hantam Truk, Remaja Meninggal Dunia di Tempat

BANJARBARU -- Masih membekas kejadian kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas)…

Minggu, 17 Maret 2019 11:17

Bejad..! Remaja ini Lima Kali Setubuhi Gadis di Bawah Umur

BANJARBARU -- - Entah nafsu seperti apa yang merasuki MFA…

Sabtu, 16 Maret 2019 15:22

Parkir Liar Makan Korban Jiwa

BANJARBARU - Tak ada tindakan tegas dari instansi terkait, membuat…

Sabtu, 16 Maret 2019 11:08

Polda Kalsel Sosialisasi Narkoba di Poltekes

BANJARMASIN - Mahasiswa jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Banjarbaru, menerima…

Sabtu, 16 Maret 2019 11:05

Pria Ini Terkapar Tak Bernyawa di Trotoar Banjarbaru

BANJARBARU - Sempat diduga jadi korban kecelakaan lalu lintas tunggal,…

Sabtu, 16 Maret 2019 10:28

Enam Korban Kebakaran Alalak Terima Bantuan dari Polisi

BANJARMASIN - Dua pekan berlalu, peristiwa kebakaran di Jalan Alalak…

Jumat, 15 Maret 2019 15:36

Lima Anak di Bawah Umur, Terlibat Kasus Persetubuhan

PARINGIN – Empat anak laki-laki di bawah umur, Selasa (12/3)…

Jumat, 15 Maret 2019 10:02

Polisi Temukan Sabu di Rumah, Tersangka Ngaku Dijebak

BANJARMASIN - Haderiani disergap personel Polsekta Banjarmasin Timur. Namanya ditarget…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*