MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Sabtu, 15 Desember 2018 09:37
Budaya Sungai Masih Kuat, CG Event Organizer Lebih Pilih Banjarmasin

Festival Jukung2018, Rebutkan Total Hadiah Rp 55 Juta

KAYUH SEKUATNYA: Lomba balap jukung tradisional yang digelar di Sungai Kerukan, Jalan Jafri Zamzam, belum lama ini.

PROKAL.CO, Festival Jukung 2018 dibuka pagi ini (15/12) di Siring Pierre Tendean. Lomba kayuh perahu tradisional di Sungai Martapura itu memperebutkan total hadiah sebesar Rp55 juta.

Bukan sekadar lomba balap biasa, festival juga bakal diramaikan pementasan budaya sungai dari kota-kota lain di Indonesia. Sebutlah Surakarta dengan Bengawan Solo, Bandung dengan Sungai Citarum, Palembang dengan Sungai Musi, dan Pontianak dengan Sungai Kapuas.

Festival ini didukung penuh oleh Convergence Global. Event organizer yang berkantor di Jakarta dan telah berpengalaman menangani event berskala internasional.

"Mengapa kami memilih Banjarmasin? Karena budaya sungainya masih kuat. Di daerah lain, masyarakat sungainya kian bergeser ke tengah perkotaan. Tapi di sini, bocah kecil sudah dicemplungkan ke sungai," kata Irfan Nugroho, ketua panitia pelaksana sekaligus perwakilan Convergence Global.

Event ini mengusung konsep sport-tourism. Kejuaraan non prestasi yang lebih ditujukan untuk menarik wisatawan. "Kebanggaan masyarakat Banjarmasin atas budaya sungainya. Itulah yang mau kami jual," tegasnya.

Irfan memastikan, seratus lebih peserta lomba telah mengkonfirmasi kedatangan. "Mereka datang dari komunitas dan kampung-kampung di Banjarmasin," tukasnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banjarmasin, AN Djaya menekankan target pemko ke depan.

"Dalam dua-tiga tahun mendatang, skalanya harus mendunia. Negara-negara lain yang tersohor dengan budaya sungainya harus turut diundang," ujarnya.

Dalam festival perdana ini, hanya Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok yang bisa berkunjung ke Banjarmasin. "Karena waktunya sangat mepet, cuma China yang sempat terkonfirmasi," ungkapnya.

Kehadiran perwakilan negara tetangga itu tentu bukan untuk menjadi peserta lomba, tapi lebih kepada misi observasi lingkungan. "Mereka ingin mengenalkan konsep pemurnian air sungai," terangnya.

Terkait teknis acara, lintasan balap sejauh 400 meter dimulai dari Jembatan Pasar Lama sampai Menara Pandang. Agak mengkhawatirkan mengingat Sungai Martapura sepekan terakhir terus diserbu enceng gondok dan sampah dari hulu.

"Wali kota sudah menginstruksikan. Area ini harus aman dan bersih selama lomba balap berlangsung. Sudah diantisipasi," janji Djaya. (fud/at/dye)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*