MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 16 Desember 2018 10:33
Jengah Dengan Pampangan, Ibnu Buka Sayembara
BIKIN SAYEMBARA: Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina berbincang dengan tamu dari Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina jengah melihat sampah dan gulma yang mengotori Sungai Martapura. Apalagi ketika lomba balap jukung berlangsung. Saat masyarakat dan tamu berdatangan menonton.

"Tensi sampah sungai kian naik. Saya mungkin masih menoleransi sampah organik. Tapi penampakan sampah domestik lah yang tidak bisa saya terima," ungkap Ibnu.

Sungai Martapura sudah bak toserba (toko serba ada). Bayangkan, bersama gunungan gulma, ikut mengapung helm sepeda motor hingga kasur tidur.

Dalam pidatonya, Ibnu lantas mengumumkan sayembara. Dia menjanjikan hadiah menarik bagi warga yang berani memotret pembuang sampah ke sungai. "Unggah ke sosial media, apakah Instagram atau Facebook, lalu tag akun saya. Tiga foto paling menarik bakal dikasih hadiah," serunya.

Ibnu mengajak warga menjadi perpanjangan mata dan telinga pemko. Kepedulian pada sungai harus ditunjukkan dalam aksi nyata. Dalam hal ini lewat dokumentasi. Menjatuhkan sanksi sosial dengan mempermalukan si pelaku. "Bantu kami mengawsi," ujarnya.

Dalam sepekan terakhir, pemko kewalahan menghadapi serbuan enceng gondok dari hulu Sungai Martapura. Pampangan di Jembatan Pasar Lama dan Jembatan Antasari telah melumpuhkan aktivitas wisata susur sungai.

Masalah klasik ini terus terjadi setiap musim hujan tiba. "Kalau cuma bergantung pada kapal sapu-sapu dan pasukan turbo, jelas kewalahan," ujarnya.

Menurut Ibnu, inilah momen yang tepat untuk kembali mengingatkan pemerintah pusat atas hasil Kongres Sungai Indonesia III pada tahun 2017 kemarin. Dimana Banjarmasin menjadi tuan rumahnya.

Kongres telah membuat rekomendasi perlunya badan koordinasi sungai. Yang berwenang mengurusi daerah aliran Sungai Barito dan anaknya Sungai Martapura.

"Kedua sungai ini lintas kabupaten, bahkan lintas provinsi. Pemko tidak bisa berbuat banyak kalau seorang diri. Konsep satu sungai satu manajemen itu harus digaungkan lagi," pungkasnya. (fud)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 08:17

Satpol PP Amankan Belasan Manusia Gerobak

BANJARBARU - Mulai marak mangkal di beberapa jalan utama dan…

Sabtu, 19 Januari 2019 08:09

Belasan Perda Pajak dan Retribusi Cacat Hukum

BANJARBARU – Belasan Perda yang digunakan oleh Pemko Banjarbaru untuk…

Sabtu, 19 Januari 2019 08:06

Lensa Foto Pemkab Tanah Laut Pekan ke-3 Januari 2019

ADIPURA: Bupati Tanah Laut Sukamta menerima Piala Adipura dari Wakil…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:20

BSF 3 Gandeng Perajin Sasirangan Sungai Jingah

BANJARMASIN - Rangkaian persiapan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) 3 terus…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:14

PUPR Kalsel Tuntut Pemko Banjarmasin Lebih Serius

BANJARMASIN – Dinas PUPR Kalsel mengharapkan, pembebasan kawasan Sungai Lulut…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:08

Pengusaha THM Keluhkan Penerapan Pajak Pemko

BANJARMASIN – Pajak hiburan malam yang ditetapkan Pemko Banjarmasin dikeluhan…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:02

Walikota dan Wawali Sepakat Menaikan Tunjangan Pasukan Kuning

Piala Adipura yang diraih Banjarmasin membawa berkah bagi petugas kebersihan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:52

KPUD Tanbu Bentuk Relawan Demokrasi

BATULICIN - Untuk menyukseskan Pemilu serentak yang akan diselenggarakan bulan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:48

Tingkatkan Produksi Ikan Melalui Pokdakan

BATULICIN - Kabupaten Tanah Bumbu terus melakukan pembinaan terhadap kelompok…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:43

Wahh, Tanbu Punya Motif Sasirangan Sendiri

BATULICIN - Kain Sasirangan merupakan kain khas Provinsi Kalimantan Selatan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*