MANAGED BY:
RABU
27 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 22 Desember 2018 12:42
Aparat Musnahkan Puluhan Butir Narkoba dan Miras Jelang Nataru
PEMUSNAHAN: Polisi dan TNI memusnahkan miras dan narkoba di Siring Laut, Jumat (21/12). (ZALYAN SHODIQIN ABDI/RADAR BANJARMASIN)

PROKAL.CO, KOTABARU - Gawat! Kasus narkoba dan miras tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Untuk triwulan terakhir tahun ini, puluhan ribu butir narkoba disita polisi.

Usai memusnahkan barang bukti bersama unsur Muspida di Siring Laut, Jumat (21/12) kemarin Suhasto mengatakan. Tangkapan bulan ini ada kasus sabu tiga orang.

Total barang buktinya 22,14 gram. Juga ada obat zenith 2.939 butir. Dextro 20.000 butir. Juga miras 51 botol berbagai merek. "Meningkat dibandingkan tahun 2017," ujarnya.

Padahal kata Suhasto penanganan terus ditingkatkan. Tapi pengedar terus bermunculan. "Banyak wajah baru. Pemain baru tahun ini," akunya.

Penyebabnya kata dia, tingginya permintaan. Misalnya zenith. Obat ini sulit ditemukan. Harganya melambung. Sehingga pengedar tetap nekat memasarkannya.

"Apalagi ini jelang tahun baru. Kami harap masyarakat kasih kami info, sekecil apapun itu. Walau belum A1, kasih tahu saja," pintanya.

Menurutnya, tingginya permintaan tidak lepas dari pergaulan remaja sekarang. Mabuk seperti jadi trend. Trend mabuk bukan mengada-ngada, sepertinya. Di Kotabaru mudah ditemukan tumpukan bekas obat batuk cair. Bahkan hingga di areal perkantoran.

Di pelosok pesisir juga. Yahya, wisatawan yang belum lama tadi berkunjung ke Pantai Teluk Temiang mengeluh. Di objek wisata indah itu, banyak ditemukan tumpukan obat batuk cair. Obat batuk mengandung zat dextrometrophan, membuat mabuk jika diminum banyak.

"Gak bisa polisi sendiri. Harus semua bekerja sama kalau memberantas narkoba," kata Kapolres.

Jelang Natal dan akhir tahun, sama tahun kemarin. Polisi, TNI dan tim lainnya gelar pasukan. Operasi Intan. Mengamankan Natal dan tahun baru dari potensi tindak kriminal dan narkoba.

Salah satu pintu masuk narkoba ke Kotabaru ujar polisi, itu lewat laut. Titik-titik rawan ini akan dijaga ketat jelang tahun baru. "Juga karena ada informasi BMKG, untuk pesisir rawan angin kencang," papar Suhasto.

Jadi akhir tahun ini. Selain mewaspadai peredaran narkoba di pesisir. Polisi dan TNI juga memantau ancaman adanya angin kencang. Untuk segera memberikan tindakan pencegahan.

Sudah beberapa hari ini, hujan lebat sering mengguyur Pulau Laut Kotabaru. Angin kencang dan petir. Banyak memperkirakan, pergantian malam tahun baru akan diguyur hujan lebat.

"Semoga saja hujan lebat. Jadi remaja yang mau mabuk-mabuk gak jadi," ujar Rinda warga Kotabaru.

Sudah bukan rahasia. Malam pergantian tahun, beberapa kalangan menghiasnya dengan pesta miras, petasan dan musik. Tempat karaoke buka sampai dini hari. (zal/by/bin)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*