MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 26 Desember 2018 10:00
Kembalikan Minat Mendongeng, 25 Kota di Indonesia Gelar "Indonesia Mendongeng"
BELAJAR DAN BERMAIN: Santri TPQ mengikuti Indonesia Mendongeng #6 di Menara Pandang Siring Pierre Tendean, kemarin.

PROKAL.CO, MENDONGENG telah digusur YouTube. Kebanyakan orang tua kini malas membacakan buku dongeng. Sebagai gantinya, anak-anak diberikan gawai dan paket data internet.

Padahal, mendongeng bisa meningkatkan daya imajinasi anak. Membangkitkan minat membaca. Dan sudah pasti mengeratkan ikatan emosional antara orang tua dan anak.

Agar mendongeng kembali populer, kemarin (25/12), 25 kota di Indonesia serentak menggelar Indonesia Mendongeng. Tak ketinggalan Banjarmasin. Event edukatif itu digelar di Menara Pandang, Siring Pierre Tendean.

Seratus lebih santri TPQ (Taman Pendidikan Quran) mengikuti event yang diberi tema 'Lebih Tangguh, Lebih Cerdas dan Lebih Peduli' tersebut.

"Kebetulan kan tanggal merah. Ketimbang membawa anak-anak ke mal pada hari libur, kenapa tak diajak menyimak dongeng? Saya pikir, ngemal enggak ada muatan edukasi. Justru membuat anak menjadi konsumtif," kata Branch Manager Rumah Zakat Banjarmasin, Muhammad Luthfi Alfin.

Agar tak membosankan, acara dikemas dengan sesi bercerita, bermain, dan bernyanyi. Adapula bagi-bagi hadiah. Panitia menyiapkan bingkisan kecil berupa buku iqra dan alat tulis.

Mengingat Indonesia sedang berduka atas bencana tsunami di Selat Sunda, pada akhir acara, anak-anak diajak menggalang dana solidaritas. "Penggalangan ini sesuai dengan temanya: lebih peduli," imbuhnya.

Kembali pada kegiatan mendongeng, Alfin mengaku heran dengan orang-orang yang mencap dongeng sebagai barang ketinggalan zaman.

"Budaya Nusantara itu terkenal kuat sekali dengan budaya lisannya. Jadi mendongeng juga merupakan bagian dari pendidikan budaya," tegasnya.

Ini bukanlah yang pertama. Indonesia Mendongeng di Banjarmasin sudah memasuki edisi keenam. Sebelumnya, digelar di taman kolong Jembatan Banua Anyar. "Tapi pesertanya tidak sebanyak ini. Mungkin karena lokasi Menara Pandang lebih strategis," jelasnya. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Minggu, 24 Maret 2019 08:55

Surat Suara yang Rusak Belum Dimusnahkan

BANJARMASIN - KPU Banjarmasin bisa bernapas lega. Ribuan surat suara…

Minggu, 24 Maret 2019 08:47

KENAPA YA...? Partai Politik Tak Lagi Dilirik di Pilpres 2019

BANJARMASIN - Pembatalan kepesertaan pemilu yang menimpa empat partai politik…

Minggu, 24 Maret 2019 08:05

Jokowi Ajak Warga Kopdar di Stadion 17 Mei

BANJARMASIN -- - Calon presiden petahana, Joko Widodo bakal berkampanye…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:33

Baru Maret, Banjarmasin Sudah Dapat 300 Aduan

BANJARMASIN – Persoalan infrastruktur menjadi yang tertinggi. Masuk ke aplikasi…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:24

Gerindra Banjarmasin Bantah Kabar Rencana Kampanye Prabowo di Banua

BANJARMASIN – Koordinator Wilayah Kota Banjarmasin Badan Pemenangan Partai Gerindra,…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:19

Kapolda Kalsel: Masyarakat Diteror Politik Identitas dan Hoax

BANJARMASIN - Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani menyebut kebangkitan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:12

Eh, Kok Bisa Empat Parpol ini Dicoret KPU?

BANJARMASIN - Gara-gara tidak menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK),…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:03

Satu Bangunan Ganggu Pembangunan Jembatan Alalak

BANJARMASIN - Pekerjaan Jembatan Alalak I sementara hanya dapat dilakukan…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:55

Sosialisasi Pemilu Melalui Musik

BANJARMASIN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel gelar Lomba…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Desa Sari Utama Wakil Sungai Loban

BATULICIN - Desa Sari Utama mewakili Kecamatan Sungai Loban dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*