MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 26 Desember 2018 10:00
Kembalikan Minat Mendongeng, 25 Kota di Indonesia Gelar "Indonesia Mendongeng"
BELAJAR DAN BERMAIN: Santri TPQ mengikuti Indonesia Mendongeng #6 di Menara Pandang Siring Pierre Tendean, kemarin.

PROKAL.CO, MENDONGENG telah digusur YouTube. Kebanyakan orang tua kini malas membacakan buku dongeng. Sebagai gantinya, anak-anak diberikan gawai dan paket data internet.

Padahal, mendongeng bisa meningkatkan daya imajinasi anak. Membangkitkan minat membaca. Dan sudah pasti mengeratkan ikatan emosional antara orang tua dan anak.

Agar mendongeng kembali populer, kemarin (25/12), 25 kota di Indonesia serentak menggelar Indonesia Mendongeng. Tak ketinggalan Banjarmasin. Event edukatif itu digelar di Menara Pandang, Siring Pierre Tendean.

Seratus lebih santri TPQ (Taman Pendidikan Quran) mengikuti event yang diberi tema 'Lebih Tangguh, Lebih Cerdas dan Lebih Peduli' tersebut.

"Kebetulan kan tanggal merah. Ketimbang membawa anak-anak ke mal pada hari libur, kenapa tak diajak menyimak dongeng? Saya pikir, ngemal enggak ada muatan edukasi. Justru membuat anak menjadi konsumtif," kata Branch Manager Rumah Zakat Banjarmasin, Muhammad Luthfi Alfin.

Agar tak membosankan, acara dikemas dengan sesi bercerita, bermain, dan bernyanyi. Adapula bagi-bagi hadiah. Panitia menyiapkan bingkisan kecil berupa buku iqra dan alat tulis.

Mengingat Indonesia sedang berduka atas bencana tsunami di Selat Sunda, pada akhir acara, anak-anak diajak menggalang dana solidaritas. "Penggalangan ini sesuai dengan temanya: lebih peduli," imbuhnya.

Kembali pada kegiatan mendongeng, Alfin mengaku heran dengan orang-orang yang mencap dongeng sebagai barang ketinggalan zaman.

"Budaya Nusantara itu terkenal kuat sekali dengan budaya lisannya. Jadi mendongeng juga merupakan bagian dari pendidikan budaya," tegasnya.

Ini bukanlah yang pertama. Indonesia Mendongeng di Banjarmasin sudah memasuki edisi keenam. Sebelumnya, digelar di taman kolong Jembatan Banua Anyar. "Tapi pesertanya tidak sebanyak ini. Mungkin karena lokasi Menara Pandang lebih strategis," jelasnya. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 13:16

Spanduk dan Baliho Dimana-Mana, Pemandangan Kota Makin Semrawut

BANJARMASIN - Musim kampanye tiba, pemandangan kota pun semrawut. Spanduk…

Kamis, 17 Januari 2019 13:08

DBD Capai Dua Ribu Kasus di Tahun 2018

BANJARMASIN - Wabah Demam Berdarah benar-benar meneror masyarakat Banua. Jumlah…

Kamis, 17 Januari 2019 12:59

Berita Duka, Mukhtar Sarman Tutup Usia

BANJARBARU - Dunia pendidikan Banua sedang berduka. Dosen Fakultas Ilmu…

Kamis, 17 Januari 2019 12:55

Pergantian Komandan Korem 101/Antasari

Komandan Korem 101/Antasari kini dijabat Kolonel Inf Mohammad Syech Ismed.…

Kamis, 17 Januari 2019 11:25

Penyandang Disabilitas Daftarkan Diri Sebagai Relawan Demokrasi KPU

BANJARBARU - Sejak dibuka dari tanggal 11 Januari lalu. Pendaftaran…

Kamis, 17 Januari 2019 11:20

Hati-Hati!! DLH Akan Mulai Terapkan Sanksi Perda Sampah

BANJARBARU - Sukses meraih Penghargaan Adipura tahun 2018. Pemko Banjarbaru…

Kamis, 17 Januari 2019 11:14

Pihak Ketiga Tidak Lagi Dilibatkan

BANJARBARU - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Perparkiran yang…

Kamis, 17 Januari 2019 10:25

Polemik Pajak Tempat Hiburan Malam

Pada sidak ke THM beberapa waktu lalu, Komisi II DPRD…

Kamis, 17 Januari 2019 10:15

Lonjakan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Sepanjang Tahun 2018

BANJARMASIN - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A)…

Kamis, 17 Januari 2019 10:07

Menyambut HUT ke-46, PDAM Gratiskan Biaya Balik Nama

Data pelanggan PDAM Bandarmasih belum benar-benar akurat. Masih banyak yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*