MANAGED BY:
SENIN
18 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Minggu, 30 Desember 2018 10:50
Album Kedua JEF Lebih Dewasa dan Kritis (1)

Peluncuran Album Kedua JEF

ALBUM KEDUA: Mini konser JEF di Jungle Coffee, Jumat malam. Sejumlah lagu hits dan lagu baru dimainkan.

PROKAL.CO, JEF Band meluncurkan album baru, Gawi Manuntung. Seratus persen keuntungan dari penjualan album bakal disumbangkan untuk Sekolah Bawang di Pasar Lima. Materi album kedua itu disebut lebih dewasa. 

PELUNCURAN album Gawi Manuntung bertempat di Jungle Coffee di Jalan Pramuka, Jumat (28/12) malam. Mini konser itu diselingi ngobrol bareng penggemar.

Hebatnya, acara ini tanpa embel-embel sponsor. Peluncuran album bisa terwujud berkat gotong-royong anak-anak muda yang antusias. Suasananya cair dan bersahaja.

JEF tampil dalam formasi penuh. Jefry pada keyboardis, Eben pada gitar, serta duo vokalis cantik: Niluh dan Winda. Konser dibuka dengan lagu-lagu dari album pertama, Waja Sampai Kaputing yang dirilis tahun 2016 silam.

Seperti hits Ayo ke Banjarmasin yang telah melambungkan nama JEF. Adapula Waja Sampai Kaputing yang menjadi original soundtrack film Pangeran Antasari besutan Erwan Siregar. Sementara dari album baru dimainkan Lastari Bakantan.

Bagi Jefry, pentolan band ini, Gawi Manuntung digarap dengan lebih serius. "Digarap selama 1,5 tahun. Kami mengalami banyak pendewasaan selama penulisan lirik dan pengerjaan aransemen album ini," ujarnya.

Winda pun sepakat dengan pernyataan itu. "Contoh pada lagu Lastari Bakantan. Kami riset. Banyak membaca. Kami sedih karena menyadari satwa ini terancam punah. Lagu ini kritis sekali," timpalnya.

Malam itu, JEF seolah-olah merefleksikan perjalanan bermusik mereka selama ini. Jefry mengaku kenyang dengan perlakuan tidak mengenakkan. Pernah pada satu konser, JEF berkesempatan tampil di depan para pejabat teras.

"Selagi kami main, pejabatnya manggut-manggut saja. Lagunya kelar, kami malah ditanya: bisa memainkan lagu Kereta Malam enggak?" ujarnya tergelak. Kereta Malam adalah lagu dangdut yang diciptakan Rhoma Irama dan dipopulerkan Elvi Sukaesih.

Dokter muda itu juga merasa pilihan mereka kerap dipandang sebelah mata oleh seniman dan musisi senior Banua. Karya-karya mereka dianggap kelewat ngepop. "Katanya ini bukan lagu Banjar. Dan vokal Niluh kelewat Indonesia. Saya merasa dicekal. Tapi saya tidak peduli," tegasnya.

Niluh tak menampiknya. Dia besar dari jalur pop. Berbeda dengan Winda yang rajin menyanyikan lagu-lagu daerah. "Saya pribadi tidak fasih berbahasa Banjar. Tapi saya sudah bertekad untuk mengenalkan daerah ini," tukasnya.

Gawi Manuntung memiliki 11 lagu. Untuk menyebut beberapa seperti Siring Sungai, Rumah Bubungan Tinggi, dan Indonesia Badangsanak.

Keuntungan dari penjualan rilisan fisik dan digital, semuanya akan disumbangkan untuk Sekolah Bawang di Jalan Pasar Baru. Sekolah yang meminjam bekas kios-kios pasar ini menyediakan pendidikan bagi anak jalanan dan buruh pengupas bawang di Pasar Lima. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Minggu, 17 Maret 2019 10:18
Aulia Aziza

Meneliti Seks dalam Bahasa Tutur Masyarakat Banjar

BANJARMASIN -- Di bawah atap rumah orang Banjar, seks adalah…

Sabtu, 16 Maret 2019 11:45

Cincin Talipuk Acil Rida di Pasar Induk Amuntai, Sering DIbawa Sampai Makkah

Cinta atau kue cincin talipuk, kue unik yang terbuat dari…

Jumat, 15 Maret 2019 10:59

Padi Raksasa Milik Aliansyah di HST

Petani Indonesia Menggugat (PIM), bukanlah nama sebuah organisasi aktivis. Ini…

Selasa, 12 Maret 2019 11:57

Ke Bukit Mangkun HST, Medan Berat Terbayar Indah Pemandangan dan Anggrek Liar

Radar Banjarmasin mengikuti para pegiat alam ke Bukit Mangkun. Inilah…

Senin, 11 Maret 2019 09:56

Masih Jomblo, Si Cantik Ini Malah Berasa Sudah Punya Anak

Priskila Dwi Utami, paling senang dipanggil Kila. Usianya 25 tahun.…

Senin, 11 Maret 2019 09:03

Ziarah Sekumpul, Ziarah Cinta

Haul Guru Sekumpul tidak mungkin pernah ada jika tak pernah…

Jumat, 08 Maret 2019 10:32

Masih Bocah, Tiga Bersaudara Ini Keliling Jualan Kerupuk

Masih bocah, tiga bersaudara ini malah ikut memikirkan kebutuhan hidup…

Selasa, 05 Maret 2019 10:02

Komunitas Driver Mahligai Sehati

Berapa jumlah driver online yang ada di Banjarmasin? Jawabnya; ribuan.…

Kamis, 28 Februari 2019 10:43

Terminal Catur Minggu Raya Lahirkan Master Internasional

Terminal biasanya identik dengan tempat pemberhentian angkutan umum. Namun Terminal…

Kamis, 28 Februari 2019 09:18

Jangan Salah, Bapandung Bukan Stand Up Comedy

Terkadang, orang salah tanggap. Bapandung dikira stand up comedy. Padahal,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*