MANAGED BY:
JUMAT
24 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 02 Januari 2019 14:01
Maskot Legenda Rakyat
MASKOT: Ikan todak kembar di kotabaru yang baru di launching

PROKAL.CO, Kotabaru memang sudah lama menjadikan ikan todak sebagai maskot. Todak bagi rakyat di ujung Banua ini punya kisahnya sendiri. Dianggap berhubungan dengan seorang sakti bernama Datu Mabrur.

Konon dahulu kala. Datu Mabrur bertapa di atas laut antara Pulau Kalimantan dan Selat Makassar. Orang sakti ini meminta kepada penguasa langit, sebuah pulau baru untuk dia hidup bersama keturunannya. Lama sekali dia bertapa. Tapi belum ada datang petunjuk. Sampai badannya kurus kering.

Suatu malam, datang serangan dari dalam laut. Seekor ikan melompat. Ikan itu besar dan panjang. Di ujung mulutnya ada senjata seperti tombak. Whuus. Tapi Datu Mabrur memang sakti. Tanpa bergerak, dia bisa membuat ikan mental. Tapi ikan itu datang lagi. Kali tidak sendiri. Ada ribuan. Mengepung Datu Mabrur. Tapi serang bertubi-tubi itu gagal. Datu tetap kokoh di atas tapanya.

Seekor ikan paling besar datang menghampiri. Badannya penuh luka. Dia yang paling ganas menyerang. Ternyata ikan itu bisa bercapak-cakap.

Dia mengaku, Raja Ikan Todak. Tap Mabrur menganggu kerajaan bawah lautnya. Sebelum menyerang, di hadapan rakyat ikannya Raja Todak berjanji kalau kalah akan menyanggupi permintaan Mabrur apapun itu.

Datu Mabrur kemudian merawat luka Raja Todak. Sang Raja membujuk Mabrur ke istananya. Di sana banyak perhiasan. Tapi Mabrur enggan. Dia mengatakan tujuannya bertapa.

Sembuh, Raja Todak pulang. Suatu malam, Mabrur masih bertapa. Datang gemuruh besar dari dalam laut. Ribuan ikan mendorong daratan. Ikan-ikan itu meneriakkan kata: Saijaan. Sebuah pulau mengapung di hadapan Mabrur.

Pulau itu kemudian menjadi tempat tinggal Mabrur. Diberi nama Pulau Halimunan. Karena muncul dari dalam laut. Juga selalu berkabut, seperti dilindungi pagar halimun.

Lama kemudian, Pulau Halimunan berganti nama jadi Pulau Laut. Ikan todak dan Saijaan yang artinya seiya sekata dijadikan simbol dan slogan Kabupaten Kotabaru. Kisah ini disadur dari Hikayat Saijaan dan Ikan Todak. (zal)


BACA JUGA

Kamis, 23 Mei 2019 15:01
Mengikuti Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Lapas Banjarbaru

Berderai Air Mata, Ratusan Napi Teringat Keluarga

Ratusan napi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Banjarbaru berkumpul.…

Kamis, 23 Mei 2019 09:48

Kisah Kerusuhan 23 Mei: Telepon Guru Sekumpul Bikin Karno Tenang

Peristiwa itu masih melekat kuat di ingatan H Karno. Pria…

Rabu, 22 Mei 2019 12:54
Berkunjung ke Eks Bangunan Rumah Sakit Paru dr H Andi Abdurrahman Noor di Batulicin

Tak Terawat, Mulai Jadi Sumber Cerita Angker

Eks bangunan rumah sakit Andi Abdurrahman Noor ini sudah tidak…

Senin, 20 Mei 2019 11:38
Tradisi Bapapai, Mandi di Malam Pertama bagi Trah Ulu Benteng

Yang Menghindari Tradisi ini Bisa Gila

Mau jadi penganten di Ulu Benteng, Batola harus siap mental.…

Minggu, 19 Mei 2019 10:22

Berbincang dengan Guru Haji Abul Hasan Desa Gadung Keramat Bakarangan

Desa Gadung Keramat Kecamatan Bakarangan dari dulu terkenal akan banyaknya…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:54
Melihat Tradisi “Tempur Meriam” di Hulu Sungai Tengah

Rayakan dengan Dentuman untuk Pupuk Kebersamaan

Setiap Ramadan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah selalu menjadi ajang pertempuran…

Jumat, 17 Mei 2019 11:38
Berbincang dengan Nelayan Tanjung Selayar di Musim Tenggara

Jangankan Baju Baru, Buat Makan Saja Susah

Angin tenggara berembus kencang. Pondok Ahmad di tepi pantai bergetar…

Kamis, 16 Mei 2019 12:21
Ustaz Muhammad Kasim, Pengajar Alquran di Pegunungan Meratus HST

Ajarkan Alquran Sambil Memasak, Jadikan Santri Sebagai Keluarga

Tak rela menyaksikan sebuah surau di atas pegunungan terbengkalai, Muhammad…

Rabu, 15 Mei 2019 15:41
Pengasuh Ponpes Tarbiyatul Furqan, Cetak Para Pendakwah Tangguh

Ratusan Ustaz Dikirim ke Desa Terpencil sampai Perkotaan

Tinggal sedikit pesantren yang memiliki misi untuk mencetak para dai…

Selasa, 14 Mei 2019 12:31
Ustaz Muhammad Fahrianor Syahdan, Salah Satu Pendakwah Muda di Kabupaten HSS

Selipkan Humor Saat Bertausiah

CERAMAH atau tausiah tak melulu dibawakan dengan serius, adakalanya penceramah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*