MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 02 Januari 2019 14:01
Maskot Legenda Rakyat
MASKOT: Ikan todak kembar di kotabaru yang baru di launching

PROKAL.CO, Kotabaru memang sudah lama menjadikan ikan todak sebagai maskot. Todak bagi rakyat di ujung Banua ini punya kisahnya sendiri. Dianggap berhubungan dengan seorang sakti bernama Datu Mabrur.

Konon dahulu kala. Datu Mabrur bertapa di atas laut antara Pulau Kalimantan dan Selat Makassar. Orang sakti ini meminta kepada penguasa langit, sebuah pulau baru untuk dia hidup bersama keturunannya. Lama sekali dia bertapa. Tapi belum ada datang petunjuk. Sampai badannya kurus kering.

Suatu malam, datang serangan dari dalam laut. Seekor ikan melompat. Ikan itu besar dan panjang. Di ujung mulutnya ada senjata seperti tombak. Whuus. Tapi Datu Mabrur memang sakti. Tanpa bergerak, dia bisa membuat ikan mental. Tapi ikan itu datang lagi. Kali tidak sendiri. Ada ribuan. Mengepung Datu Mabrur. Tapi serang bertubi-tubi itu gagal. Datu tetap kokoh di atas tapanya.

Seekor ikan paling besar datang menghampiri. Badannya penuh luka. Dia yang paling ganas menyerang. Ternyata ikan itu bisa bercapak-cakap.

Dia mengaku, Raja Ikan Todak. Tap Mabrur menganggu kerajaan bawah lautnya. Sebelum menyerang, di hadapan rakyat ikannya Raja Todak berjanji kalau kalah akan menyanggupi permintaan Mabrur apapun itu.

Datu Mabrur kemudian merawat luka Raja Todak. Sang Raja membujuk Mabrur ke istananya. Di sana banyak perhiasan. Tapi Mabrur enggan. Dia mengatakan tujuannya bertapa.

Sembuh, Raja Todak pulang. Suatu malam, Mabrur masih bertapa. Datang gemuruh besar dari dalam laut. Ribuan ikan mendorong daratan. Ikan-ikan itu meneriakkan kata: Saijaan. Sebuah pulau mengapung di hadapan Mabrur.

Pulau itu kemudian menjadi tempat tinggal Mabrur. Diberi nama Pulau Halimunan. Karena muncul dari dalam laut. Juga selalu berkabut, seperti dilindungi pagar halimun.

Lama kemudian, Pulau Halimunan berganti nama jadi Pulau Laut. Ikan todak dan Saijaan yang artinya seiya sekata dijadikan simbol dan slogan Kabupaten Kotabaru. Kisah ini disadur dari Hikayat Saijaan dan Ikan Todak. (zal)


BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 12:33

Buana Mistik, Komunitas Penguak Mitos dan Hal Gaib di Banjarbaru

Kalau kebanyakan orang takut ditemui makhluk gaib. Orang-orang di komunitas…

Sabtu, 12 Januari 2019 12:50

Linda Wahyuni, Siswi SMAN 1 Pelaihari Berhasil Lolos ke LIDA 2019

Linda Wahyuni (16), gadis asal Kota Pelaihari ini, berhasil meraih…

Sabtu, 05 Januari 2019 11:31

Lappenka, Grup Band yang Beranggotakan Penghuni Lapas Banjarbaru

Lappenka selalu tampil enerjik. Lagu-lagu all genre dibabat habis. Namun…

Rabu, 02 Januari 2019 14:01

Maskot Legenda Rakyat

Kotabaru memang sudah lama menjadikan ikan todak sebagai maskot. Todak…

Rabu, 02 Januari 2019 10:35

Menelusuri Jejak Monumen Perang Banjar

Jika Anda rajin mengulik arsip foto Banjarmasin tempo dulu di…

Senin, 31 Desember 2018 09:28

Sepi Pengunjung, Pengelola Danau Seran Tiadakan Acara Malam Tahun Baru

BANJARBARU - Masyarakat Kota Banjarbaru kali ini tidak bisa lagi…

Minggu, 30 Desember 2018 10:55

Ibnu Pre Order 300 Keping Album Kedua JEF (2)

PELUNCURAN album Gawi Manuntung dihadiri tamu spesial. Wali Kota Banjarmasin,…

Minggu, 30 Desember 2018 10:50

Album Kedua JEF Lebih Dewasa dan Kritis (1)

JEF Band meluncurkan album baru, Gawi Manuntung. Seratus persen keuntungan…

Rabu, 26 Desember 2018 13:22

Sejarah Kerukunan Beragama Dibalik Berdirinya GKE di Banjarmasin

Sebagai gereja tua di Kalimantan, Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) menyimpan…

Senin, 24 Desember 2018 10:32

Pebiola Cilik Fellycia Sita Perhatian Pengunjung Siring Pierre Tendean

Ada yang tak biasa Siring Pierre Tendean, kemarin (23/12) sore.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*