MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 05 Januari 2019 09:08
Siharat Terima 3.048 Aduan, Ada Juga Mahasiswi Minta Pasangkan Gas Melon

Kisah Unik Satu Tahun Aplikasi Siharat Polres Banjarbaru

BERCERITA: Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya saat diwawancarai Radar Banjarmasin terkait kisah unik satu tahun Aplikasi Siharat di ruang kerjanya di Mapolres Banjarbaru.

PROKAL.CO, Aplikasi Siharat genap satu tahun. Aplikasi milik Polres Banjarbaru ini sudah diunduh lebih dari 24 ribu downloader. Uniknya, keberadaannya bertransformasi bukan hanya soal laporan tindak pidana.

 MUHAMMAD RIFANI, Banjarbaru

Siap Hadapi Beragam Kejahatan. Itulah kepanjangan dari Siharat. Diluncurkan awal tahun 2018 lalu. Aplikasi informasi dan pengaduan berbasis IT ini tumbuh pesat. Buktinya, ada 24.769 pengunduh hingga awal tahun 2019.

Umumnya, Aplikasi yang bisa diunduh melalui Google Playstore ini melayani beragam pelayanan di wilayah hukum Polres Banjarbaru. Seperti pembuatan SIM, SKCK dan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).

Lalu ada juga fitur unggulan seperti Panic Button untuk melaporkan tindak kejahatan, kebakaran hingga kemacetan dan kecelakaan lalu lintas secara cepat.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya saat diwawancarai Radar Banjarmasin di awal tahun menyebut sudah banyak laporan yang masuk melalui aplikasi ini. "Total laporan hingga sekarang ada 3.048 laporan, ini angka yang luar biasa," katanya.

Bagi warga Aplikasi Siharat bermanfaat untuk melaporkan kejadian. Khususnya tindak kejahatan. Baik pencurian, perkelahian, pelanggaran lalin hingga peredaran Miras.

"Siharat sangat membantu kita melacak tindak kejahatan lewat laporan masyarakat. Dalam satu hari setidaknya ada empat hingga enam laporan melalui aplikasi ini. Laporannya beragam," beber Kapolres.

Menariknya kata Kapolres. Selama satu tahun Siharat mengudara. Tidak hanya laporan tindak kejahatan atau kriminal yang menyeruak. Permasalahan sosial hingga personal turut diadukan lewat aplikasi ini.

"Beragam, dari yang bocor ban tengah malam hingga tidak lama tadi ada kejadian yang unik. Jadi ada mahasiswi dari Kalteng tidak berani memasang gas melon di kosnya dan panik. Ia memencet tombol panic button, tim langsung meluncur dan rupanya minta pasangkan gas tersebut," cerita Kapolres terkekeh.

Cerita lainnya. Kapolres menyebut juga kerap ada warga yang sedang sakit melaporkan melalui Aplikasi Siharat. Misalnya pernah katanya ada warga yang menderita asma dan kambuh minta antarkan ke rumah sakit.

"Pernah, ada sakit asma dan tipes. Ia menggunakan aplikasi Siharat. Saat itu minta tolong diantar ke Rumah Sakit. Ya kita layani juga. Memang bertransformasi," kisahnya.

Siharat juga ditegaskan Kapolres sebagai Senjata bagi masyarakat. Maksudnya sebagai benteng pertahanan warga yang mengetahui atau menerima tindak pidana. Baik kekerasan, pencurian hingga pelecehan.

"Harapannya warga punya. Karena ini sebagai senjata, jadi apabila ada mengetahui atau mengalami tindak pidana, tidak perlu ke kantor polisi terdekat, cukup gunakan aplikasi saja," seru Kapolres.

Sementara itu Angga, salah seorang pengguna Siharat mengaku cukup terbantu. Contohnya saat ia mengetahui ada pencurian di kompleksnya di Trikora Banjarbaru.

"Pernah ada pencuri di rumah tetangga tengah malam. Bingung kami di kompleks mau menindaklanjuti bagaimana. Akhirnya pencet Panic Button, Alhamdulillah tidak lama Polisi datang," ceritanya.

Terakhir, Kapolres menceritakan kalau jumlah downloader sebanyak 24 ribu ini di luar targetnya. "Target awal satu tahun pertama malah 10.000 (pengunduh) saja. Ini malah dua kali lipat lebih," pungkasnya. (al/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Juli 2019 16:42

MPLS SMK Pertanian Banjarbaru Ditutup Malam Inagurasi

BANJARBARU -Malam inagurasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dilaksanakan…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:21

Pembangunan Tanbu Dikritik Mantan Wakil Bupatinya Sendiri

BATULICIN - Selain Zairullah Azhar, Sulaiman Umar dan Sudian Noor,…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:14

Ketika Kartu Sakti Kacaukan Sistem Zonasi

BANJARMASIN - Tudingan Sekolah Menengah Swasta (SMA) swasta tidak kebagian…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:10

Cegah Karhutla Pakai Cara Baru

BANJARMASIN - Titik -titik hotspot sudah mulai bermunculan di sejumlah…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:01

Meski Banjarmasin dan HST Ditunda, Akhirnya Caleg Terpilih Daerah Lain Bisa Disahkan

BANJARMASIN - Caleg terpilih di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Hulu…

Sabtu, 20 Juli 2019 09:32

6 Jembatan Ulin di Banjarmasin Tengah akan Diganti Beton

BANJARMASIN - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Banjarmasin bakal…

Sabtu, 20 Juli 2019 09:25

Jika Ingin Larang Miras, Pengamat: Pemko Harus Datangi MA

BANJARMASIN - Menghadapi masalah minuman keras, pemko dibuat serba salah.…

Sabtu, 20 Juli 2019 09:15
Pemkab Balangan

Tanamkan Minat Baca Pada Anak, TK Harapan Bangsa Kunjungi Perpustakaan

PARINGIN - Bunda PAUD Balangan Nursidah Ansharuddin bersama guru, orang…

Sabtu, 20 Juli 2019 08:52
Pemkab Tanah Bumbu

Sekda Tanbu: Pengelolaan Keuangan Harus Akuntabel

BATULICIN - Sekda Tanbu H Rooswandi Salem meminta kepada jajarannya…

Sabtu, 20 Juli 2019 08:50
Pemkab Tanah Bumbu

Pelayanan Adminduk Kembali Dilaksanakan

BATULICIN - Pelayanan keliling administrasi kependudukan (Adminduk) kembali digelar oleh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*