MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Sabtu, 05 Januari 2019 11:31
Lappenka, Grup Band yang Beranggotakan Penghuni Lapas Banjarbaru
SUDAH PEDE: Lappenka, grup band yang personelnya Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Banjarbaru saat tampil di sebuah acara di Pusat Perbelanjaan terbesar di Banjarbaru beberapa waktu lalu. (Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin)

PROKAL.CO, Lappenka selalu tampil enerjik. Lagu-lagu all genre dibabat habis. Namun siapa sangka. Grup band asal Banjarbaru ini semua personelnya merupakan Warga Binaan Pemasyarakatan (Napi) di Lapas Banjarbaru.

MUHAMMAD RIFANI, Banjarbaru

Lappenka. Usianya baru sepuluh bulan. Terbentuk Maret 2018 lalu. Namanya juga unik. Akronim dari Lembaga Pemasyarakatan Cempaka (Lappenka). Sesuai nama, seluruh personel merupakan napi di Lapas Kelas III Banjarbaru.

Tio (vokal), Saufi (Keyboard) dan Ape (Gitar) adalah personel resmi Lappenka. Untuk melengkapi, mereka memboyong Additional Player dua orang.

Sejarah singkat Lappenka unik. Diawali keinginan sang manajer, Rizal untuk membuat band di lingkungan Lapas. Niatnya tidak muluk-muluk. Agar Napi yang punya bakat di bidang musik, terutama band bisa berkarya.

"Memang awalnya iseng dari saya dan personel ini. Lalu melihat ada band juga dari Lapas Grobogan Jateng yang rilis nasional. Nah terpikir kenapa tidak dibuat juga di sini, karena ada potensi," kata Rizal yang juga petugas Lapas Banjarbaru ini.

Beruntung kata Rizal. Diantara lebih dari 1600 napi yang menghuni Lapas. Tiga diantaranya tertarik dan punya bakat musik. "Langsung saja setuju. Sekalian mengisi waktu luang untuk lebih bermanfaat," tambahnya.

Karena sebelumnya tidak ada band di Lapas Banjarbaru. Untuk memulai karir Lappenka. Rizal dan personel lainnya harus "keroyokan" memboyong alat musik.

"Sempat jadi kendala karena alat band fullsetnya tidak ada. Kita putar otak, akhirnya alat musik dari tiap-tiap personel dan kenalan kita boyong. Mulailah latihan dan proses bikin lagu," ceritanya.

Karena berlatarbelakang lembaga pemasyarakatan. Rizal tak menampik band ini juga tak luput dari kontra. Meskipun juga ada yang pro dengan kehadiran band unik ini.

"Jelas lah ada (kontra). Apalagi di awal-awal. Kan orang memandangnya Napi itu gimana gitu, selalu disematkan stigma buruk. Ada juga yang sampai takut menonton mereka di awal-awal," kisahnya.

Namun lambat laun. Lappenka mulai berhasil membuat publik percaya. Bukan lagi melihat status atau latarbelakang mereka. Namun kepiawaian menyajikan musik jadi magnet utamanya.

"Alhamdulillah sudah tidak begitu. Tetapi tetap, Protap (Protokol Tetap) kita tetap jalan," jawab Rizal.

Protap yang dimaksud Rizal adalah adanya penjagaan dari petugas kepada Personel Lappenka. Wajar katanya, ini memang prosedur standar ketika ada tahanan di luar Lapas. "Tetap dikawal. Jadi kalau mau manggung ada petugas yang ikut," komentarnya.

Beralih ke salah satu personel, Tio. Vokalis ini mengaku memang sempat tidak pede di awal-awal kemunculan band mereka. Manusiawi, karena memandang statusnya.

"Makin ke sini kita banyak dapat dampak positif. Baik dari publik di luar Lapas maupun rekan-rekan di sini (Lapas). Mereka sangat mendukung kita. Bahkan kita ingin menginspirasi dan memotivasi bahwa dimanapun berada, bakat dan minat tidak boleh mati," ceritanya.

Ditambahkannya. Motivasi yang sangat membuat Tio intens di Lappenka adalah pembuktian. Ya, pembuktian kepada masyarakat bahwa mereka juga bagian dari masyarakat pada umumnya.

"Bahwa kita mampu seperti masyarakat pada umumnya untuk berkarya khususnya di bidang musik. Ini juga jadi semangat dan motivasi kita selama di sini untuk lebih baik," ujarnya.

Sementara itu, Ari. Warga Banjarbaru yang pernah menonton penampilan Lappenka secara langsung mengaku kaget. Lantaran ada sebuah band binaan di Lapas yang tampil profesional di sebuah acara amal di pusat perbelanjaan beberapa waktu lalu.

"Kaget saat diceritakan kalau mereka personelnya adalah napi. Ini luar biasa sih. Memberi sudut pandang baru bahwa di dalam sana tidak soal jeruji besi semata. Tapi ada hal lain yang positif," katanya.

Lappenka sendiri saat ini sudah sering tampil di berbagai acara musik. Baik parade maupun festival. Kelasnya lokal hingga regional. Terakhir, mereka sukses menyabet juara 1 festival musik di salah satu kampus Swasta di Banjarmasin.

Saat ini, Lappenka juga telah menelurkan single perdananya. Tajuknya Berharap Kau Kembali. "Lagu sudah selesai. Sekarang lanjut ke pembuatan Video Klip. Kita target bisa go nasional dan juga menjadikan lagu ini RBT (Ring Back Tone)," harap Rizal, sang manajer. (rvn/by/bin)


BACA JUGA

Sabtu, 12 Januari 2019 12:50

Linda Wahyuni, Siswi SMAN 1 Pelaihari Berhasil Lolos ke LIDA 2019

Linda Wahyuni (16), gadis asal Kota Pelaihari ini, berhasil meraih…

Sabtu, 05 Januari 2019 11:31

Lappenka, Grup Band yang Beranggotakan Penghuni Lapas Banjarbaru

Lappenka selalu tampil enerjik. Lagu-lagu all genre dibabat habis. Namun…

Rabu, 02 Januari 2019 14:01

Maskot Legenda Rakyat

Kotabaru memang sudah lama menjadikan ikan todak sebagai maskot. Todak…

Rabu, 02 Januari 2019 10:35

Menelusuri Jejak Monumen Perang Banjar

Jika Anda rajin mengulik arsip foto Banjarmasin tempo dulu di…

Senin, 31 Desember 2018 09:28

Sepi Pengunjung, Pengelola Danau Seran Tiadakan Acara Malam Tahun Baru

BANJARBARU - Masyarakat Kota Banjarbaru kali ini tidak bisa lagi…

Minggu, 30 Desember 2018 10:55

Ibnu Pre Order 300 Keping Album Kedua JEF (2)

PELUNCURAN album Gawi Manuntung dihadiri tamu spesial. Wali Kota Banjarmasin,…

Minggu, 30 Desember 2018 10:50

Album Kedua JEF Lebih Dewasa dan Kritis (1)

JEF Band meluncurkan album baru, Gawi Manuntung. Seratus persen keuntungan…

Rabu, 26 Desember 2018 13:22

Sejarah Kerukunan Beragama Dibalik Berdirinya GKE di Banjarmasin

Sebagai gereja tua di Kalimantan, Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) menyimpan…

Senin, 24 Desember 2018 10:32

Pebiola Cilik Fellycia Sita Perhatian Pengunjung Siring Pierre Tendean

Ada yang tak biasa Siring Pierre Tendean, kemarin (23/12) sore.…

Sabtu, 22 Desember 2018 10:18

Kisah Optimis Pengerajin Terompet di Banjarmasin, Kusnandar

Ini kisah optimis dari seorang penjual terompet. Yang meyakini bahwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*