MANAGED BY:
RABU
27 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 06 Januari 2019 10:37
Lima Rumah Terbakar, Pak RT Sampai Terinjak Paku Saat Coba Padamkan
TERLUKA: Kaki Huzri sudah diperban. Ia tak sadar lagi kakinya terinjak paku saat turut serta memadamkan api (foto kiri). kondisi rumah yang terbakar setelah berhasil dipadamkan (kanan)

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Huzri, Ketua RT 5, Gang Garuda di Jalan Kampung Melayu. Telapak kaki kanannya terinjak paku ketika turut serta memadamkan api saat terjadi kebakaran di kawasan itu, kemarin (5/1) pagi.

Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 09.30 Wita. Menghanguskan 5 buah rumah di permukiman padat wilayah Banjarmasin Tengah tersebut.

“Saya dan warga tak pikir apa-apa lagi. Upaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sudah dilakukan. Tetapi api tak bisa dibendung," ungkap Huzri.

Jarak antara titik api dengan rumah Huzri cuma berjarak 5 meter. Posisinya berseberangan.

“Kami di sini semua satu keluarga. Bahkan yang menjadi korban masih saudara sepupuan. Kmai sudah pasrah, tetapi api mengarah arah belakang rumah hingga menjadi-jadi,” ujarnya.

Sumber api berasal dari rumah seorang pedagang ayam potong di Pasar Kampung Gadang: Rifansyah (43). Ketika kebakaran dia sedang asyik berjualan.

Tak berselang lama, api akhirnya merambat ke rumah lainnya. Milik Budiannoor (50), Hamdah (60), Idup (85), Mahyuni (60) serta Mahlan (55).

Saat relawan pemadam kebakaran mulai berdatangan, api kian membesar. Warga, termasuk Huzri juga turut membantu memadamkan api. Dia bahkan tak sadar kakinya terinjak paku.

"Saya tak sadar ada seng jatuh dan pakunya masih menempel,” cerita Huzri seraya menyebut lukanya sudah dibersihkan dengan cairan tinner.

Terpisah, Rifansyah tak punya firasat buruk. Akan tetapi perasaannya untuk pulang ke rumah terus muncul.

“Pagi sekitar jam 7 sudah berangkat bersama ibu. Tetapi jam 9 perasaan pengennya mau pulang. Ibu saya ajak tapi katanya sebentar dulu, ayam masih banyak yang belum laku,” tuturnya.

Tidak lama setelah perasaan itu muncul, ia mendapat kabar bahwa ada peristiwa kebakaran di Kampung Melayu.

“Ketika itu saya pas lagi di jalan. Saya datang, rumah sudah hangus," ucapnya.

Rifansyah mengaku, hartanya nyaris tak ada yang bisa diselamatkan. Kecuali baju yang dipakai di badannya.

"Tadi mengais barang, alhamdulillah ketemuan uang Rp300 ribu. Dan kami masih mencari perhiasan ibu, ya tidak banyak tapi kalau dapat dan masih utuh lumayan buat nanti, ” ucapnya lirih.

Sejauh ini, belum diketahu penyebab kebakaran. Apakah karena arus pendek listrik, atau ada pemicu lain. Area kebakaran dipasang garis polisi oleh personel Polsekta Banjarmasin Tengah. (lan/at/nur)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*