MANAGED BY:
MINGGU
16 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Rabu, 09 Januari 2019 14:40
Tahun Berganti, Cabor Judo Belum Juga Diminati
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN -  Walaupun tahun sudah berganti, hingga sekarang cabang olahraga Judo Sentra Kalsel masih disibukkan dengan mencari atlet yang mau mengikuti latihan Judo.

Pasalnya, sejauh ini Cabor Judo binaan sentra Kalsel itu kurang diminati oleh kaum muda. Padahal secara prosedur jika ingin menjadi atlet profesional judo Kalimantan Selatan, mereka harus melalui tahapan pertama dengan masuk ke sentra Kalsel terlebih dahulu.

Seperti yang disampaikan oleh pelatih kepala Cabor judo sentra Kalsel, Rudi. Bahwa sejauh ini ia masih kesulitan mencari orang yang mau untuk menjadi atlet judo. Ia juga sempat mengeluhkan karena atlet yang mengikuti latihan judo sangat sedikit.

"Judo peminatnya masih kurang. Kadang datang latihan 11 orang. Besoknya tinggal 3 orang. Kemarin yang latihan 5 orang sekarang tinggal 2. Padahal ini sudah Januari sebentar lagi akan ada kejuaraan,"kata Rudi.

Sedikitnya peminat judo sentra Kalsel ini, lantaran pelatih tidak bisa memberikan intervensi kepada atlet. Sebab di sentra ini hanya melatih atlet yang serius ingin menjadi atlet judo. Jadi pelatih tidak bisa memaksa dan memberi sanksi bagi atlet yang tidak turun latihan.

"Kita juga gak bisa memaksa. Di sentra tidak seperti di PPLP, kalau sudah masuk PPLP mereka tidak turun latihan pasti kena sanksi. Kalau disini tidak," ungkap Rudi.

Sejauh ini tercatat jumlah atlet yang diketahui Rudi sebagai pelatih ada 11 atlet. Namun, tidak sepenuhnya atlet bisa hadir latihan saat jadwal latihan sudah berjalan.

Nama-nama atlet judo yang tercantum di latihan judo sentra Kalsel adalah Riskon spesialis tanding 60 kg, Fikri 55 kg, Malik 81 kg, Apri 45 kg, dan Husein 55 kg. Untuk atlet putri, Ester spesial tanding 52 kg, Yani 45 kg, Novi 48 kg, Maria 57 kg, Tibi kelas 45 kg, dan Mia kelas 44 kg.

"Padahal saya ada presensi untuk atlet yang latihan, tapi jarang terbuka. Kadang lupa, kadang habis latihan kita keringatan banyak jadi males dan gak ingat mengabsen," kata Rudi.

Ditambah lagi, beberapa atlet yang terdaftar, ternyata tidak hanya mengikuti satu cabor saja. Ada beberapa atlet yang mengikuti Cabor lain seperti futsal.

"Dari 5 atlet yang sering latihan ternyata 3 dari mereka ikut futsal. Jadi kalau mereka tidak latihan kami cuma latihan 2 orang saja. Dan itu sering terjadi. Saya juga gak bisa memaksa mereka, karena ini sifatnya hanya binaan dan mengarahkan tidak seperti latihan di PPLP," pungkasnya.(mr-151)


BACA JUGA

Sabtu, 12 September 2015 09:01

Main Judi Dadu, Ditangkap Polisi

<p><strong>RADAR BANJARMASIN</strong> - Judi...meracuni kehidupan...judi...meracuni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*