MANAGED BY:
SENIN
17 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 10 Januari 2019 13:03
Perbaikan Gardu PLN Berujung Bencana

Tiba-tiba Semua Rusak

SEMUA RUSAK: Warga RT 23 Komplek Amaco, Banjarbaru memperlihatkan lemari es yang tiba-tiba rusak terdampak anomali listrik.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Sebuah kejadian tak biasa terjadi di Kompleks Amaco, Banjarbaru, kemarin sore. Tiba-tiba, semua alat elektronik mereka meletup.

Mulai dari AC, lemari es, TV, dispenser, kipas angin, komputer, perangkat wifi, bolam lampu, mengalami ledakan kecil. Bahkan charger handphone pun tiba-tiba berasap.

Sontak, warga komplek Amaco panik dan kebingungan. Warga yang terdampak ini tinggal di RT 21, 22, 23 dan 35 RW 09 Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara.

Sunarno Obet, Ketua RT 23 RW 09 mengatakan sekitar pukul 16.30 Wita, warganya panik dan berhamburan keluar rumah. Mereka kebingungan karena barang-barang elektronik mereka mendadak rusak. Ada yang mengeluarkan percikan api.

Setelah dikumpulkan kesaksian warga, ada dugaan voltase mendadak tidak stabil lalu naik tinggi sekali. " Misal yang harusnya 220V saja malah naik jadi 300V sampai 400V," beber Sunarno.

Usut punya usut, ternyata anomali listrik ini dikarenakan adanya perbaikan sebuah trafo di Jalan Intan IV Komplek Amaco. Diketahui teknisi yang merupakan pihak ketiga dari PLN melakukan kesalahan saat memperbaiki gardu itu.

Sunarno yang menuju lokasi mengatakan tak sedikit warga yang emosi. Untung tidak terjadi tindakan kekerasan. Kepada Sunarno, petugas PLN yang baru tiba mengatakan mereka akan memfasilitasi tuntutan warga dengan pihak ketiga tersebut.

Yang disesalkan Sunarno adalah, tidak ada pemberitahuan dari PLN atau teknisi itu mengenai perbaikan trafo.

"Harusnya izin atau ada pemberitahuan dan imbauan kepada warga kalau ada perbaikan. Misal melalui saya selaku RT. Ini agar warga tidak menghidupkan perangkat elektroniknya saat sedang ada perbaikan," nilainya.

Sunarno kemudian mendata jumlah warga yang terdampak. Dari data hingga Rabu (8/1) pukul 20.30 Wita. Ditaksirnya ada hampir 50 persen warga di RT-nya yang terdampak. Ini belum dari RT-RT lainnya.

"RT 23 ini mencakup 70 KK. Saya perkirakan setengannya. Belum tahu kalau RT lain, katanya juga lumayan banyak. Ini yang lapor ke saya baru empat rumah, kita masih mengumpulkan dan menyosialisasikan ini," ujarnya.

Diperkirakannya, data keseluruhan baru bisa dikumpulkan pada Kamis (9/1). "Mungkin besok (hari ini) baru terkumpul. Warga masih mendata dan saya juga mengumumkan lewat langgar. Data ini nanti kita serahkan ke PLN," sebutnya.

Rustam Effendi warga RT 23 yang terdampak menuntut agar pihak berwenang bisa mengganti rugi barang-barang elektronik mereka yang telah rusak.

"Jelas kita minta ganti seperti semula," ujarnya kepaa wartawan di lapangan sembari menunjukkan kondisi lemari es yang rusak di rumahnya.

Rustam sendiri mengaku mengetahui lemari es dan AC nya rusak setelah warga ribut di luar rumah.

"Saya lagi tidur siang dengan istri. Tiba-tiba warga ribut, dicek ada apa, rupanya soal ini. Akhirnya kembali ke rumah, ternyata juga terdampak. Ini tidur bakal kepanasan karena AC rusak, sayur sama ikan-ikan juga takut busuk karena lemari es tidak bisa dinyalakan," ceritanya.

Hal serupa juga dialami Misyono, warga sekitar. Dirinya terdampak cukup banyak. Dari catatan laporan kerusakan yang diperlihatkannya kepada wartawan, setidaknya ada 6 jenis barang elektronik yang dilaporkan rusak.

" Kalau saya yang rusak ada AC dua unit, perangkat internet, kipas angin satu unit, charger handphone tiga unit, DVD player satu unit serta Bolam 10 biji," ceritanya.

Ahmad Yahya, salah seorang warga RT 35 mengatakan komputer gamingnya mengeluarkan asap. "Saya tidak mau tahu, ini harganya 11 juta, saya tuntut penggantian," ucapnya seraya mengatakan baru saja membeli komputernya.

Manajer Rayon PLN Banjarbaru Nur Adi Firawan mengakui ada kesalahan teknis dalam pekerjaan perbaikan gardu trafo di Jalan Intan IV. Hal inilah yang mengakibatkan sejumlah peralatan elektronik milik warga rusak.

"Iya, ada kesalahan teknis saat vendor PLN melakukan penggantian panel tegangan rendah gardu di sana," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Dia menjelaskan, kesalahan teknis terjadi saat petugas menormalkan beban yang dilakukan petugas dari mitra kerja PLN Kalselteng. Sehingga menyebabkan kenaikan tegangan tiba-tiba.

Bagi warga yang merasa peralatan elektroniknya rusak, pria yang akrab disapa Awan ini mengungkapkan vendor akan bertanggungjawab memperbaikinya.

"Mitra kerja bakal berkoordinasi dengan Ketua RT setempat untuk mendata peralatan yang rusak akibat kesalahan teknis itu, jadi warga tak perlu khawatir," pungkasnya. (rvn/ris/ay/ran)


BACA JUGA

Minggu, 16 Juni 2019 09:46

Pemko Banjarmasin Telat Usulkan Formasi CPNS

BANJARMASIN – Tahun ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi…

Minggu, 16 Juni 2019 09:43

Dari Isu Jadi Nyata, Ibnu dan Herman Pecah Kongsi

BANJARMASIN - Awalnya cuma isu. Wali Kota dan Wakil Wali…

Minggu, 16 Juni 2019 09:34

Petugas Dishub dan Jukir Ulin Ricuh

BANJARMASIN - Setelah loket parkir Rumah Sakit Ulin disegel, kemarin…

Minggu, 16 Juni 2019 09:06

NYAMANNYA EH..! Bulan Depan Pegawai Gajian Dua Kali

BANJARMASIN - Setelah mendapatkan tunjangan hari raya (THR) pada bulan…

Minggu, 16 Juni 2019 09:04

Darurat, Stok Darah Defisit, Pendonor Minim

BANJARMASIN – Stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI…

Sabtu, 15 Juni 2019 15:38

Tanpa Izin, Pertambangan Ilegal Rambah Hutan Tanjung

BANJARMASIN - Meski dunia pertambangan batubara di Kalsel masih tak…

Sabtu, 15 Juni 2019 12:20
PT Arutmin Indonesia

Arutmin Intenskan Koordinasi ke Posko Bencana

TANAH BUMBU – Banjir yang menerjang di sejumlah kawasan di…

Sabtu, 15 Juni 2019 12:17
PT PLN Kalselteng

Diskon..! Dua Ribu Pelanggan Sudah Tambah Daya

BANJARBARU – Sejak diberlakukannya promo diskon tambah daya 50 persen…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:05

Parkir RS Ulin Disegel, Dishub: Mereka Sama Dengan Parkir Liar!

BANJARMASIN - Dianggap ilegal, loket parkir Rumah Sakit Ulin ditutup…

Sabtu, 15 Juni 2019 09:58

Kemana Ideologi Partai? Pengamat: Parpol Masuk Jebakan Kapitalis

BERKACA pada Pilwali 2015 silam, ada dua koalisi unik. Partai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*