MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 11 Januari 2019 09:50
Pemko Terlalu Lunak, Habis Sudah Kesabaran Ibnu Sina
SEMAKIN KUMUH: Tenda yang dibangun penghuni kolong Jembatan Pangeran Antasari, dipotret kemarin siang. Wali kota menginstruksikan Satpol PP untuk turun membersihkannya.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kesabaran Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina telah habis. Dia menuntut Satpol PP segera menertibkan penghuni kolong Jembatan Pangeran Antasari. Yang membangun tenda darurat di samping siring Muara Kelayan.

"Pemko sudah membujuk mereka untuk ke rumah singgah Dinas Sosial. Sudah pula ditawari tinggal di rusunawa (rumah susun sewa). Tetap saja tidak mau. Kalau sudah begitu, kami bisa apa," ujarnya, kemarin (10/1) di Balai Kota.

Bilik-bilik penghuni kolong itu sudah sejak lama dibongkar Satpol PP. Setelah itu, kebanyakan memilih minggat. Adapula yang ngotot bertahan. Ibnu kemudian menyuruh Dinas Pekerjaan Umum memagar kolong jembatan tersebut. Pagar itu dicor pertengahan Desember tadi.

Tujuannya, mencegah para penghuni kolong itu kembali lagi. Ternyata, mereka malah memasang atap darurat. Terpal diikat ke siring dan pagar jembatan. Menciptakan pemandangan kumuh yang membuat Ibnu geram.

"Ya, Satpol PP harus turun lagi. Intinya ditertibkan. Tidak boleh ada yang begituan. Selama ini, saya kira pemko sudah terlalu lunak. Sudah mencoba bersikap manusiawi," tegasnya.

Sebagian penghuni kolong ini merupakan korban penggusuran Pasar Pagi, beberapa tahun silam. Ada yang tercatat sebagai warga Banjarmasin, adapula yang berasal dari kabupaten tetangga.

Sebenarnya, kolong itu bukan hanya menjadi tempat tinggal. Tapi juga berfungsi sebagai tempat bongkar muat. Dari perahu barang yang datang dari daerah tetangga.

Dipindahkan ke gerobak dan didorong para buruh ke pasar-pasar tradisional sekitar.

"Tak masalah. Dermaga itu bisa saja direlokasi. Tak jauh dari situ kan ada Kampung Beras," pungkas Ibnu.

Sebelumnya, Satpol PP juga telah menertibkan penghuni kolong Jembatan Merdeka dan Jembatan Dewi. Ibnu gerah dengan para penghuni kolong jembatan.

Lantaran video penampakan mereka menjadi viral di sosial media. Yang direkam oleh para penumpang wisata susur sungai. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 13:16

Spanduk dan Baliho Dimana-Mana, Pemandangan Kota Makin Semrawut

BANJARMASIN - Musim kampanye tiba, pemandangan kota pun semrawut. Spanduk…

Kamis, 17 Januari 2019 13:08

DBD Capai Dua Ribu Kasus di Tahun 2018

BANJARMASIN - Wabah Demam Berdarah benar-benar meneror masyarakat Banua. Jumlah…

Kamis, 17 Januari 2019 12:59

Berita Duka, Mukhtar Sarman Tutup Usia

BANJARBARU - Dunia pendidikan Banua sedang berduka. Dosen Fakultas Ilmu…

Kamis, 17 Januari 2019 12:55

Pergantian Komandan Korem 101/Antasari

Komandan Korem 101/Antasari kini dijabat Kolonel Inf Mohammad Syech Ismed.…

Kamis, 17 Januari 2019 11:25

Penyandang Disabilitas Daftarkan Diri Sebagai Relawan Demokrasi KPU

BANJARBARU - Sejak dibuka dari tanggal 11 Januari lalu. Pendaftaran…

Kamis, 17 Januari 2019 11:20

Hati-Hati!! DLH Akan Mulai Terapkan Sanksi Perda Sampah

BANJARBARU - Sukses meraih Penghargaan Adipura tahun 2018. Pemko Banjarbaru…

Kamis, 17 Januari 2019 11:14

Pihak Ketiga Tidak Lagi Dilibatkan

BANJARBARU - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Perparkiran yang…

Kamis, 17 Januari 2019 10:25

Polemik Pajak Tempat Hiburan Malam

Pada sidak ke THM beberapa waktu lalu, Komisi II DPRD…

Kamis, 17 Januari 2019 10:15

Lonjakan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Sepanjang Tahun 2018

BANJARMASIN - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A)…

Kamis, 17 Januari 2019 10:07

Menyambut HUT ke-46, PDAM Gratiskan Biaya Balik Nama

Data pelanggan PDAM Bandarmasih belum benar-benar akurat. Masih banyak yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*