MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 11 Januari 2019 09:50
Pemko Terlalu Lunak, Habis Sudah Kesabaran Ibnu Sina
SEMAKIN KUMUH: Tenda yang dibangun penghuni kolong Jembatan Pangeran Antasari, dipotret kemarin siang. Wali kota menginstruksikan Satpol PP untuk turun membersihkannya.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kesabaran Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina telah habis. Dia menuntut Satpol PP segera menertibkan penghuni kolong Jembatan Pangeran Antasari. Yang membangun tenda darurat di samping siring Muara Kelayan.

"Pemko sudah membujuk mereka untuk ke rumah singgah Dinas Sosial. Sudah pula ditawari tinggal di rusunawa (rumah susun sewa). Tetap saja tidak mau. Kalau sudah begitu, kami bisa apa," ujarnya, kemarin (10/1) di Balai Kota.

Bilik-bilik penghuni kolong itu sudah sejak lama dibongkar Satpol PP. Setelah itu, kebanyakan memilih minggat. Adapula yang ngotot bertahan. Ibnu kemudian menyuruh Dinas Pekerjaan Umum memagar kolong jembatan tersebut. Pagar itu dicor pertengahan Desember tadi.

Tujuannya, mencegah para penghuni kolong itu kembali lagi. Ternyata, mereka malah memasang atap darurat. Terpal diikat ke siring dan pagar jembatan. Menciptakan pemandangan kumuh yang membuat Ibnu geram.

"Ya, Satpol PP harus turun lagi. Intinya ditertibkan. Tidak boleh ada yang begituan. Selama ini, saya kira pemko sudah terlalu lunak. Sudah mencoba bersikap manusiawi," tegasnya.

Sebagian penghuni kolong ini merupakan korban penggusuran Pasar Pagi, beberapa tahun silam. Ada yang tercatat sebagai warga Banjarmasin, adapula yang berasal dari kabupaten tetangga.

Sebenarnya, kolong itu bukan hanya menjadi tempat tinggal. Tapi juga berfungsi sebagai tempat bongkar muat. Dari perahu barang yang datang dari daerah tetangga.

Dipindahkan ke gerobak dan didorong para buruh ke pasar-pasar tradisional sekitar.

"Tak masalah. Dermaga itu bisa saja direlokasi. Tak jauh dari situ kan ada Kampung Beras," pungkas Ibnu.

Sebelumnya, Satpol PP juga telah menertibkan penghuni kolong Jembatan Merdeka dan Jembatan Dewi. Ibnu gerah dengan para penghuni kolong jembatan.

Lantaran video penampakan mereka menjadi viral di sosial media. Yang direkam oleh para penumpang wisata susur sungai. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 14:28

Ormas Kalsel Tuntut Usut Tuntas Kasus Korupsi

BANJARMASIN - Puluhan massa berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:59

Tiga Jabatan Kadis Dilelang Pemko

BANJARMASIN – Tiga jabatan kepala dinas dilelang secara terbuka oleh…

Kamis, 21 Maret 2019 10:53

Demi Jembatan Alalak: 127 Pohon Dibabat

BANJARMASIN – Sebanyak 127 pohon palm di kawasan Hasan Basry…

Kamis, 21 Maret 2019 10:48

KPU: Universitas Pengaruhi Grafik DPTb

BANJARMASIN - Jumlah pemilih di kota ini berkurang. Angkanya ditetapkan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:29

Paman Birin: Mantapkan Sinergitas Jelang Pemilu

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor berpesan perbedaan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:26

Kedatangan Jokowi dan Prabowo ke Banua, Hanya Berselang Tiga Hari

MASA kampanye untuk rapat umum terbuka akan dimulai sejak tanggal…

Kamis, 21 Maret 2019 10:22

Pilpres Banua Mulai Panas: Mardani Lontarkan Pernyataan Kontroversial

BANJARMASIN - Pertarungan antara kubu 01 dan 02 di kancah…

Kamis, 21 Maret 2019 10:11

Ditunda Lagi, Kapan Jembatan Alalak I Ditutup?

BANJARMASIN – Kapan Jembatan Alalak I ditutup? Hingga kini belum…

Kamis, 21 Maret 2019 09:56
Pemkab Tanah Bumbu

Antusias Warga Sambut MTQ Sungai Loban

BATULICIN - Masyarakat Kecamatan Sungai Loban sangat antusias menyambut pelaksanaan…

Kamis, 21 Maret 2019 09:55
Pemkab Tanah Bumbu

Awali Kerja, Wabup Tanbu Kumpulkan Pejabat

BATULICIN - Wakil Bupati Tanah Bumbu H Ready Kambo yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*