MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 11 Januari 2019 09:58
Kewalahan, KPU Tambah Personel PPK
PEMILU DAMAI: Deklarasi pemilu damai dan berintegritas yang dipimpin Ketua KPU Kalsel, Edy Ariansyah, kemarin di Siring RE Martadinata. Sebelumnya, 10 anggota PPK tambahan dilantik.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - KPU (Komisi Pemilihan Umum) Banjarmasin menambah tenaga. Kemarin (10/1), di panggung Siring RE Martadinata, 10 PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dilantik.

Tambahan personel dinilai bakal meringankan beban kerja penyelanggara pemilu serentak, 17 April mendatang.

"Ingat, tantangan pemilu 2014 dan 2019 sangat berbeda. Aturannya berubah. Sekarang, rekapitulasi suara pertama ditangani kecamatan. Makanya kami sempat khawatir kawan-kawan PPK bakal kewalahan," kata Ketua KPU Banjarmasin, Khairunnizan.

Artinya, hasil perhitungan surat suara di TPS langsung diantarkan menuju kecamatan, tanpa perantara kelurahan.

"Apalagi sekarang pemilu serentak. Volume pekerjaannya jelas berlipat ganda. Pileg dan Pilpres digabung. Ada lima surat suara berbeda yang harus dihitung," imbuhnya.

Tambahan PPK mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi. Menyusul judicial review atas Undang-undang No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Sebelumnya, panitia pemilu di tingkat kecamatan hanya dijatah tiga orang. MK menyatakan, harus ada tambahan menjadi lima orang.

Tahun lalu, KPU telah melantik 15 anggota PPK untuk lima kecamatan di Banjarmasin. Dengan tambahan ini, total ada 25 PPK. Mereka akan merekap hasil pencoblosan dari 1.879 tempat pemungutan suara yang tersebar dari 52 kelurahan di Banjarmasin.

"Jika ditotal, ada 17.092 penyelanggara pemilu di Banjarmasin," sebutnya. Terdiri atas PPK, PPS (Panitia Pemungutan Suara), KPPS (Kelompok Penyelanggara Pemungutan Suara), dan Linmas (Perlindungan Masyarakat).

Belum ditambah aparat pengamanan dari Polresta Banjarmasin. Personel bertambah, tak ayal anggaran pemilu pun ikut membengkak.

"Ya, otomatis biayanya juga bertambah. Tidak terelakkan," tukas Khairunnizan.

Nah, hari pencoblosan tinggal 97 hari lagi. Dia berpesan agar penyelanggara pemilu menjaga kesehatan. Tidak malah tumbang ketika hari yang dinanti-nantikan tiba.

"Sampai-sampai ada pepatah, panitia pemilu dilarang sakit," selorohnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kalsel, Edy Ariansyah menegaskan, peluang kecurangan kian dipersempit. Sebagai gambaran, pada pemilu terakhir, satu orang PPL (Pengawas Pemilu Lapangan) dituntut mengawasi satu desa/kelurahan.

"Bayangkan, ada puluhan bahkan ratusan TPS pada satu desa. Jelas tak terpantau semuanya. Sekarang, satu TPS dijatah satu PPL. Belum ditambah saksi dari calon DPD, parpol dan timses pilpres," jelasnya.

Dengan banyaknya mata yang mengawasi, Edy meyakini, niatan atau tindakan kecurangan bisa ditangkal.

"Peluang kecurangan semakin tipis. Apalagi kawan-kawan wartawan juga ikut mengawasi," tambahnya.

Seusai upacara pelantikan, Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) bergandengan tangan dengan para pimpinan parpol. Membacakan deklarasi pemilu damai dan berintegritas di depan Balai Kota. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 14:28

Ormas Kalsel Tuntut Usut Tuntas Kasus Korupsi

BANJARMASIN - Puluhan massa berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:59

Tiga Jabatan Kadis Dilelang Pemko

BANJARMASIN – Tiga jabatan kepala dinas dilelang secara terbuka oleh…

Kamis, 21 Maret 2019 10:53

Demi Jembatan Alalak: 127 Pohon Dibabat

BANJARMASIN – Sebanyak 127 pohon palm di kawasan Hasan Basry…

Kamis, 21 Maret 2019 10:48

KPU: Universitas Pengaruhi Grafik DPTb

BANJARMASIN - Jumlah pemilih di kota ini berkurang. Angkanya ditetapkan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:29

Paman Birin: Mantapkan Sinergitas Jelang Pemilu

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor berpesan perbedaan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:26

Kedatangan Jokowi dan Prabowo ke Banua, Hanya Berselang Tiga Hari

MASA kampanye untuk rapat umum terbuka akan dimulai sejak tanggal…

Kamis, 21 Maret 2019 10:22

Pilpres Banua Mulai Panas: Mardani Lontarkan Pernyataan Kontroversial

BANJARMASIN - Pertarungan antara kubu 01 dan 02 di kancah…

Kamis, 21 Maret 2019 10:11

Ditunda Lagi, Kapan Jembatan Alalak I Ditutup?

BANJARMASIN – Kapan Jembatan Alalak I ditutup? Hingga kini belum…

Kamis, 21 Maret 2019 09:56
Pemkab Tanah Bumbu

Antusias Warga Sambut MTQ Sungai Loban

BATULICIN - Masyarakat Kecamatan Sungai Loban sangat antusias menyambut pelaksanaan…

Kamis, 21 Maret 2019 09:55
Pemkab Tanah Bumbu

Awali Kerja, Wabup Tanbu Kumpulkan Pejabat

BATULICIN - Wakil Bupati Tanah Bumbu H Ready Kambo yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*