MANAGED BY:
JUMAT
24 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 11 Januari 2019 11:54
Kejar Pengusaha Tambang Nakal

Walhi Desak Urgensi Satgas Tambang

Foto ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Para pengusaha tambang yang mengabaikan tanggungjawab dari reklamasi berpotensi menumbuhkan iklim tak sehat dalam investasi.

Karena itu, pemerintah provinsi Kalsel dituntut untuk mengejar para pengusaha tambang yang meninggalkan lubang-lubang tambang menganga ini.

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalimantan Selatan mengatakan jika pola "bayar jamrek dan tinggalkan " ini terus terjadi, maka akan muncul kecemburan bagi perusahaan yang benar-benar melakukan penambangan secara serius.

Nah, menangkal hal ini, mau tak mau pemerintah harus mengejar pengusaha tambang nakal itu.

"Sudah saatnya satgas kejahatan pertambangan dibentuk. Jangan sampai kejadian berulang di tahun-tahun berikutnya,” cetus Direktur Eksekutif Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono, kemarin.

Negara jangan kalah dan harus kuat melawan pengusaha nakal. Untuk di Kalsel, gubernur sebutnya harus turun langsung memastikan hal ini tidak terjadi. Apalagi rencana pembangunan jangka menengah Kalsel sudah sangat jelas menitikberatkan pada pelestarian lingkungan.

Menurutnya, dengan keterlibatan pemerintah secara aktif, pengusaha yang hilang bak ditelan bumi tersebut akan sangat mudah dicari. “Seorang teroris aja aparat cepat meringkus, ini yang data administrasi perusahaannya sangat jelas, masak kesulitan?” ucapnya.

Agar hal ini tak terulang, dia juga mendorong agar adanya pengadilan khusus kejahatan lingkungan. Pasalnya, selama ini sebutnya, peradilan kurang mampu mengkaver jenis -jenis kejahatan yang dilakukan di sektor lingkungan. “Walhi sejak lama getol mendorong ini,” imbuhnya.

Dia menyebut, kejadian kecelakaan di bekas lubang tambang sudah sering terjadi. Dia tak ingin, kejadian tersebut terus berulang ketika areal tambang ditinggalkan tanpa reklamasi. "Hukum harus tegas,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Minerba Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel Gunawan Harjito mengatakan dana jaminan reklamasi (Jamrek) pasca tambang tak cukup membiayai reklamasi sementara pengusaha tambang sudah kabur.

"Nilainya sangat rendah, tak cukup untuk reklamasi," ucapnya.

Dia mengatakan akar permasalahan ini ada pada peralihan kewenangan pertambangan ke pemerintah provinsi. Dana Jamrek yang juga dialihkan nilanya berkisar Rp10-15 juta per hektare di kabupaten.

Sementara ketika kewenangan sudah berada di pemerintah provinsi, dana Jamrek yang harus disetorkan standarnya Rp90 sampai Rp100 juta per hektare.

Dari total 450 pemegang IUP di Kalsel, 20 persen diantaranya menjadi lahan yang tak direklamasi karena perusahaan pemegang IUP (Izin usaha pertambangan)-nya sudah hilang.

“Kami bingung dana yang ada mau diapakan. Kami mengerjakan reklamasi, tapi nilainya tak sebanding dengan luasan lahan dan nilai reklamasi,” keluhnya. Dana yang terkumpul berjumlah Rp400 miliar lebih. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 23 Mei 2019 21:33

Tokoh Agama di Balangan Sepakat Wujudkan Indonesia Damai

PARINGIN -- Para ulama yang ada di Kabupaten Balangan, Selasa…

Kamis, 23 Mei 2019 15:30
Ketua KPPS Keluhkan Kondisi Kesehatannya

Jadi Ketua KPPS, Jantung Langsung Bermasalah

BARABAI - Pesta demokrasi yang digelar pada 17 April lalu,…

Kamis, 23 Mei 2019 15:28
Kala Kontraktor "Menyandera" Bangunan yang Dibangun Sendiri

Ancam Tahan Kunci Sampai Pekerjaan Dibayar

Gara-gara uang pekerjaan tak kunjung dibayar, kontraktor sebuah puskesmas di…

Kamis, 23 Mei 2019 15:13

Pemenang Tender RS Sultan Suriansyah Terhalang Sanggahan

BANJARMASIN – Lanjutan pembangunan tahap III RSUD Sultan Suriansyah tinggal…

Kamis, 23 Mei 2019 15:10

DPRD Banjarmasin Minta LPSE Jemput Bola

BANJARMASIN – Belum sepekan menjabat Kepala LPSE Banjarmasin, Joko Pitoyo…

Kamis, 23 Mei 2019 15:07

Satpol PP Banjarmasin Berharap Diberi Akses CCTV

BANJARMASIN - Belakangan, keamanan di Balai Kota menjadi perbincangkan. Lantaran…

Kamis, 23 Mei 2019 11:17
PT Arutmin Indonesia

Arutmin Jalin Silaturahmi dengan Media

BANJARMASIN - PT Arutmin Indonesia pada Ramadan kali ini kembali…

Kamis, 23 Mei 2019 10:36
Pemkab Tanah Bumbu

Puluhan Janda Tua Terima Sembako

BATULICIN - Puluhan janda tua yang bermukim di Desa Sebamban…

Kamis, 23 Mei 2019 10:35
Pemkab Tanah Bumbu

Warga Serbu Pasar Murah Giri Mulya

BATULICIN - Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagri) Kabupaten Tanah Bumbu…

Kamis, 23 Mei 2019 10:21
Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Serahkan Hibah Masjid Rp200 Juta

BATULICIN - Desa Sarigadung Kecamatan Simpang Empat menjadi salah satu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*