MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 11 Januari 2019 14:24
Sisw SMPN 5 Banjarbaru Menjadi Korban Penculikan

Dimintai Uang Tebusan Rp150 Juta

INSIDEN TRAUMATIS: IR, 38, ibu korban memperlihatkan baju sekolah AN yang robek ketika berupaya membuka lakban saat dibuang penculik di semak-semak, kemarin.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Aksi penculikan anak menghebohkan Kota Banjarbaru. Korbannya seorang siswi SMPN 5 Banjarbaru berinisial AN. Dia diduga diculik pada Rabu (9/1) sore, sepulang sekolah saat menunggu jemputan orang tuanya.

Beruntung pada malam harinya, siswi berusia 14 tahun itu berhasil ditemukan di Jalan SMAN 3, Cempaka dengan kondisi selamat. Namun, Kamis (10/1) kemarin dia harus menjalani proses trauma healing di Unit PPA Polres Banjarbaru untuk memulihkan mentalnya.

"Korban masih trauma. Sekarang kita lakukan trauma healing untuk dia," kata Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kanit PPA Polres Banjarbaru, Bripka Adry Hidayat.

IR, 38, ibu korban mengaku bersyukur anaknya bisa ditemukan dengan selamat.

"Saya sangat khawatir saat anak saya menghilang. Badan saya sampai lemas memikirkan dia," ucapnya yang beralamat di kawasan Palam, Banjarbaru ini.

Dia menceritakan, AN diketahui menghilang sejak pukul 16.00 Wita. Saat itu, anak pertamanya itu sudah tidak ada di sekolah ketika dijemput.

"Waktu saya sampai di sekolah, dia tidak ada. Sekolah juga sudah sepi. Saya langsung panik dan mencarinya, sambil menghubungi suami, keluarga dan pihak sekolah," paparnya.

Lantaran selama beberapa jam pencarian tak membuahkan hasil. Mereka lalu berinisiatif menghubungi Polres Banjarbaru.

"Polisi langsung datang ikut melakukan pencarian di sekitar sekolah," ujar IR.

Lanjutnya, saat sibuk melalukan pencarian, sekitar pukul 18.30 Wita ada seorang pria yang menelepon suaminya. Lelaki di ujung sambungan itu mengaku mengaku sudah menculik anaknya.

"Dia minta uang tebusan Rp150 juta, baru anak saya dilepas," ucap IR. Sang suami malah menawarkan memberi lelaki itu Rp1 juta jika mau mengembalikan AN.

Permintaannya ditolak. Tapi penculik itu menurunkan uang tebusan menjadi Rp100 juta. Akan tetapi, masih tidak dituruti oleh ayah korban.

"Setelah itu, telepon langsung ditutup oleh penculiknya. Pencarian pun kami lanjutkan," ungkap IR.

Ketika kembali sibuk melakukan pencarian. Dia mengungkapkan, pada pukul 19.30 Wita suaminya menerima SMS dari salah seorang warga Cempaka.

Isinya anak mereka sudah ditemukan berada di sana. "Mendengar kabar itu, IR dan suaminya langsung menjemput AN dan dibawa ke Polsek Cempaka. Setelah itu dibawa lagi ke Polres Banjarbaru untuk diperiksa," ungkapnya.

Saat pertama kali ditemukan, AN mengalami luka lecet di pergelangan tangannya. Selain itu, baju yang dikenakannya juga robek di bagian tangan.

"Kata dia, bajunya robek dan tangannya terluka karena berusaha membuka lakban yang mengikat tangannya," ujar IR.

Selain tangannya, dia menuturkan, mulut anaknya juga dilakban oleh pelaku. Kepalanya ditutup menggunakan kaos milik pelaku. "Bukan hanya itu, kata anak saya kakinya juga diikat dengan sabuk sekolah miliknya sendiri," tuturnya.

Korban sendiri dapat selamat lantaran berhasil menemukan rumah warga. Setelah dibuang di semak-semak oleh penculiknya.

"Dalam kondisi terikat dengan lakban dan sabuk, dia dibuang. Beruntung dia mampu melepaskan ikatan, lalu mencari rumah penduduk untuk meminjam telepon guna menghubungi kami," tambah IR.

Dia menyampaikan, sebelum dibuang anaknya sempat disekap di mobil dan diajak keliling Kota Banjarbaru. Bahkan, anaknya mengaki sempat berpas-pasan dengan dirinya.

"Dia mengaku sempat melihat saya di Jalan Palam. Tapi, dia tidak mau teriak memanggil saya. Takut, kalau saya kenapa-kenapa," ujarnya.

Bagaimana sampai AN diculik?

AN mengatakan saat menunggu ibunya menjemput, ada mobil yang menyinggahinya di sekolah. Lelaki yang berjumlah satu orang itu menawarkan diri untuk mengantarkannya pulang. "Anak saya berusaha menjauh. Tapi, pelaku langsung menariknya ke dalam mobil," ucap IR.

Kasatreskrim Banjarbaru Ajun Komisaris Polisi Aryansyah mengaku masih mendalami kasusnya. Untuk mengetahui motif dan mencari terduga penculiknya.

"Waktu penculiknya menelepon minta tebusan, kami ada di samping ayahnya. Mungkin, karena tahu orang tuanya tidak punya uang. Pelaku lalu melepas korban di semak-semak," ujarnya.

Dia mengaku, pihaknya sudah meminta keterangan dari para saksi. Mulai dari pihak sekolah, teman dan keluarga korban. "Sekarang biarkan kami mendalami kasusnya. Kalau sudah ada hasil dan informasi yang terang, pasti kami sampaikan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 5 Banjarbaru Undi Sukarya mengaku terkejut salah satu siswinya jadi korban penculikan.

"Ini pertama kali terjadi di sini. Padahal, pengamanan kami cukup ketat," ujarnya.

Dia menyebut, aksi penculikan terjadi lantaran korban menunggu jemputan di luar area sekolah. Bukan, di dalam pagar sekolah.

"Padahal di dalam pagar sudah kami sediakan tempat duduk untuk menunggu, tapi siswa masih ada yang menunggu jemputan di luar," pungkasnya. (ris/ay/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 09:15

Dua Rumah Terbakar di Tapin

RANTAU - Di saat hari menjelang siang, warga pegunungan yang…

Jumat, 22 Maret 2019 14:10

Waspada..! Narapidana Rutan Kelas II B Kandangan Kabur

PROKAL,CO.KANDANGAN – Seorang narapidana bernama M Ali (37) warga Desa…

Jumat, 22 Maret 2019 13:23

Diduga ada Upaya Bunuh Diri, Anggota Polisi Bersimbah Darah di Trikora

BANJARBARU - Anggota Polri meregang nyawa di Jalan Trikora pada…

Jumat, 22 Maret 2019 13:21

Kakek Tua Bangka Cabuli Gadis Sembilan Tahun

RANTAU - Sungguh tega seorang kakek berumur 58 tahun warga…

Jumat, 22 Maret 2019 10:59

Kakek Paruh Baya Bermain Narkoba

BANJARMASIN - Asnuliyadi alias Yadi diusianya paruh baya kelakuannya semakin…

Jumat, 22 Maret 2019 10:34

Simulasi Bikin Geger: Warga Terkecoh Asap Tebal di UPPPB Trisakti

BANJARMASIN – Muncul asap tebal hitam pekat dari area kerja…

Kamis, 21 Maret 2019 15:27
BREAKING NEWS

Gedung UPDK Barito Terbakar

BANJARMASIN - Pengguna Jalan yang melintas di Jalan PHM Noor…

Kamis, 21 Maret 2019 15:25
BREAKING NEWS

Budak Narkoba Dibekuk di Jalan dan Kebun Karet

RANTAU - Polsek Lokpaikat berhasil mengamankan dua orang pelaku pengedaran…

Kamis, 21 Maret 2019 10:14

Kemarin Kapal Karam di Sungai Barito: Diduga Kelebihan Muatan

BANJARMASIN - Sebuah kapal barang tiba-tiba karam di Sungai Barito,…

Kamis, 21 Maret 2019 10:07

Tiga Rumah di HST, Dilalap Jago Merah.

BARABAI - Kebakaran hebat kembali terjadi di kawasan Kabupaten Hulu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*