MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 12 Januari 2019 10:32
Bos Tuak Diciduk Bersama 530 Liter Barang Bukti

Diduga Sebagai Pemasok Utama di Banjarbaru

SIAP EDAR: Petugas Satpol PP Banjarbaru menunjukkan barang bukti minuman keras jenis tuak sebanyak 530 liter yang diamankan dari sebuah rumah kosong di Sungai Ulin pada Jumat (11/1) sore (MUHAMMAD RIFANI)

PROKAL.CO, BANJARBARU – Ratusan liter minuman keras jenis tuak disita Satpol PP Banjarbaru pada Jumat (11/1) kisaran pukul 12.30 Wita.

Minuman haram ini ditemukan di sebuah rumah di daerah Sirkuit Kelurahan Sungai Ulin. Tepatnya di RT 24 RW 06 Kelurahan Sungai Ulin.

Dalam pengungkapan tuak ini, didapati ada 530 liter tuak yang diamankan petugas. Semuanya siap edar dan disimpan dalam tujuh drum berukuran sedang. Untuk pemiliknya diketahui seorang pria berinisial YS (23).

Diterangkan oleh Kasatpol PP Banjarbaru, Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opsdal, Yanto Hidayat. Pihaknya sudah melakukan investigasi dan pengintaian selama kurang lebih dua bulan.

"Kita intai selama kurang lebih dua bulan. Hari ini (Jumat) dikuatkan dengan laporan warga sekitar bahwa ada seorang pria kedapatan membawa satu dirigen berisi tuak sebanyak 30 liter," kata Yanto.

Warga sendiri sudah mengamankan YS dan langsung melaporkan ke Satpol PP. Tidak lama tim yang dipimpin oleh Kasi Opsdal, Rasyid Wahyudi dan personel merapat ke TKP.

Usai dimintai keterangan. YS akhirnya tidak bisa berkilah dengan petugas. Ia menunjukkan sebuah rumah yang tidak berpenghuni dengan posisi pintu masih terkunci. Dinyatakan di dalam rumah tersebut merupakan gudang pembuatan dan penyimpanan tuak.

"Kondisi rumah dikunci. Kuncinya dipegang empunya katanya, akhirnya kita tunggu selama satu jam, temannya nihil datang. Atas seizin ketua RT setempat dan warga sekitar, kita lakukan upaya masuk paksa. Setelah masuk, benar saja ada ratusan liter tuak. Semuanya ditempatkan di pekarangan rumah belakang dan tertutup pagar," paparnya.

Selain mendapati ratusan liter tuak siap edar. Di dalam rumah di sebuah ruangan kecil. Didapati juga Kayu Laru, yang mana merupakan bahan dasar dalam pembuatan tuak. Bahkan dari keterangan pelaku, bahan dasar ini langsung didatangkannya dari Pulau Sumatera.

"Total yang kita amankan ada 8 kg Kayu Laru. Itu dari pengakuan didatangkan dari Sumatera, dibeli seharga Rp40 ribu per kilonya. Pelaku memang dipastikan memproduksi sendiri tuaknya dan turut menjual serta mengedarkannya," ucapnya.

Malahan pelaku disinyalir kuat merupakan "bos" dari para penjual tuak yang selama ini telah beberapa kali digaruk petugas. "Disinyalir kuat ke sana (distributor). Sebab dari besaran produksi dan keterangannya, besar kemungkinannya," tambahnya.

Dugaan ini pun ucap Yanto tambah kuat dengan pengungkapan penjual tuak dua hari sebelumnya. Yakni tersangka dengan inisial AFH yang berjualan di area Sungai Ulin juga.

"Ditangkapnya AFH membawa penguatan penyelidikan kami terhadap YS ini. Jadi memang ada keterkaitan antara keduanya. Maka dari itulah dugaan sementara kami bahwa YS merupakan pemasok para penjual tuak yang ada di Banjarbaru," sebutnya.

Terbongkarnya ratusan liter tuak ini menjadi penemuan terbesar Satpol PP atas peredaran tuak selama beberapa tahun terakhir.

"Ini yang terbesar. Ia menjual kepada pengecer seharga Rp8 ribu per liternya dan dipasarkan lagi Rp12 ribu. Dari 530 liter ini, ditaksir nominalnya sebesar Rp4-5 juta," infonya.

Atas perbuatannya, YS disangkakan melanggar Perda no 5 tahun 2006 tentang larangan peredaran minuman keras di Banjarbaru.

"Untuk sanksinya berupa denda maksimal Rp.50.000 dan kurungan maksimal tiga bulan. Secepatnya akan kami bikin BAP dan dipersidangkan," pungkas Yanto disela sesi interogasi dengan pelaku. (rvn/al/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Juli 2019 10:05

Jaringan Narkotika Internasional Diringkus

BANJARBARU – Narkoba seperti tak ada habis-habisnya. Baru saja kasus…

Sabtu, 20 Juli 2019 08:57

Razia di Samsat Kayutangi, Dendanya Bisa Tembus 75 Persen

BANJARMASIN - Dua hari terakhir halaman Samsat Kayu Tangi menjadi…

Sabtu, 20 Juli 2019 08:34

Nelayan Kuala Tambangan Ditemukan, Begini Keadaannya

PELAIHARI - Dua warga Desa Kuala Tambangan Kecamatan Takisung, Kabupaten…

Jumat, 19 Juli 2019 15:32

Sindikat Narkoba Kelas Kakap Dibekuk, 1 Kg Sabu dan 10 Ribu Ineks Diamankan

BANJARMASIN – Daya tarik pasar narkoba di Kalsel sangat menggiurkan…

Jumat, 19 Juli 2019 10:46
BREAKING NEWS

Hilang, 2 Nelayan asal Takisung Belum Ditemukan, Hanya Tersisa Perahu Tanpa Penumpang

PELAIHARI - Warga Desa Kuala Tambangan Kecamatan Takisung dihebohkan dengan…

Jumat, 19 Juli 2019 10:28

Sudah di Dalam Penjara, 2 Orang ini Malah Asik Nyabu

AMUNTAI - Saat Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Amuntai melaksanakan razia…

Jumat, 19 Juli 2019 09:17

Panik Lihat Razia, Banyak Pengendara Lawan Arus di Kayutangi

BANJARMASIN - Pengendara banyak yang terlihat panik saat melintas di…

Kamis, 18 Juli 2019 11:24

Sehari di HSS, Dua Kebakaran Terjadi

KANDANGAN – Memasuki musim kemarau saat ini, berselang sekitar 16…

Kamis, 18 Juli 2019 11:21

Barbuk Januari - Juni Dimusnahkan

RANTAU - Pemusnahan barang bukti (Barbuk) dilakukan oleh Kejaksaan Negeri…

Rabu, 17 Juli 2019 13:32
BREAKING NEWS

Wanita ini Tewas Karena Rumahnya di Tanta Tabalong Kebakaran

TANJUNG - Kebakaran menghanguskan empat rumah di Kampung Dahur RT…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*