MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Sabtu, 12 Januari 2019 13:27
Kondisi Fasilitas Latihan Tidak Memadai, Atlet Tuna Netra Takut Terjungkal
WASPADA: Kota Banjarmasin yang ramah difabel, ternyata masih belum berbanding lurus dengan fasilitas latihan yang layak bagi atlet difabel.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Para atlet atletik difabel Kota Banjarmasin harus banyak-banyak bersabar. Pasalnya, kondisi fasilitas latihan atletik yang kurang memadai di Kota Banjarmasin membuat mereka harus berhati-hati. Untuk keperluan latihan harian, mereka menggunakan lintasan atletik Stadion Mini SKB Mulawarman.

Lintasan lari yang cadas dan berbatu jadi kendala yang selama ini mereka alami. Risiko tersandung dan terjungkal di lintasan lari membuat mereka harus waspada, terutama para atlet tuna netra.

Menurut Firmansyah, pelatih atletik National Paralympic Comitee (NPC) Kota Banjarmasin, kondisi lintasan lari Stadion Mini SKB Mulawarman sangat memprihatinkan.

“Terus terang, kondisi lintasan lari yang banyak batu menyulitkan para atlet atletik difabel. Terutama, bagi para atlet lari tuna netra. Saya khawatir mereka terjatuh atau tersandung batu ketika latihan lari,” ungkap pria yang akrab disapa Firman itu.

Ditambahkan Firman, panjang lintasan lari di Stadion Mini SKB Mulawarman juga tak ideal. Yakni, kurang dari 400 meter. Selain itu, juga banyak atlet lain yang menggunakan lintasan lari tersebut untuk latihan maupun pemanasan.

“Mau tak mau, kami harus saling berbagi jalur lintasan dengan atlet lain. Ini tentu saja membuat latihan kurang maksimal,” sambungnya.

Firman berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin atau pihak yang berwenang menyediakan fasilitas latihan khusus bagi para atlet difabel.

“Idealnya tempat latihannya seperti di Stadion 17 Mei. Lintasannya luas dan tidak berbatu. Sehingga, sangat aman bagi para atlet difabel untuk latihan harian. Apalagi, Kota Banjarmasin kan sudah dikenal sebagai Kota Ramah Difabel, mudah-mudahan tempat latihan atlet difabel juga diperhatikan,” tambahnya.

Yang tak kalah penting, fasilitas latihan yang ideal tersebut juga untuk mendongkrak performa atlet atletik difabel Kota Banjarmasin.

“Untuk diketahui, potensi atlet atletik difabel Kota Banjarmasin sangat menjanjikan. Pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Atletik Difabel se-Kalsel 2018 di Balangan, Salma Ayu Cahyaningtyas berhasil mempersembahkan dua medali emas di nomor pertandingan lari tuna netra. Serta, Syahril Ramadan yang dapat medali perunggu Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Kalsel 2018,” tandasnya.(oza)


BACA JUGA

Sabtu, 12 September 2015 09:01

Main Judi Dadu, Ditangkap Polisi

<p><strong>RADAR BANJARMASIN</strong> - Judi...meracuni kehidupan...judi...meracuni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*