MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 13 Januari 2019 11:13
Disebut Tak Punya Hati, Ichwan Tegaskan Masa Kejayaan Angkot Sudah Berlalu
BUTUT: Taksi kuning alias angkot yang parkir di sub terminal Pasar Sentra Antasari. Berkali-kali hendak diremajakan, berkali-kali pula rencana itu menuai kegagalan.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Niat pemko mengadakan BRT (Bus Rapit Transit) mendapat tantangan sengit. Apalagi kalau bukan dari pengusaha taksi kuning. Transportasi massal itu dinilai akan mematikan bisnis angkot.

Padahal, tanpa kehadiran pesaing, kehidupan sopir angkot sudah megap-megap. Persis seperti pepatah yang mengatakan hidup segan mati tak mau.

"Saya bahkan dituding manusia tak punya hati. Tapi ingat, Banjarmasin sedang beranjak menjadi kota metropolitan. Transportasi publik menjadi sebuah keniscayaan," kata Kepala Dinas Perhubungan Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik.

Tahap awal adalah pengadaan 10 unit BRT. Jenisnya minibus dengan kapasitas sedang. Menyesuaikan dengan kondisi jalan-jalan kota yang kecil. Dalam kajian awal, sekurang-kurangnya ada 13 koridor yang harus dilayani.

Sementara 10 unit BRT itu hanya sanggup melayani dua koridor.

"Sisanya, 11 koridor dibagi-bagikan kepada investor. Pengusaha angkot pun bisa ikut menawar. Asalkan mereka bersatu dalam koperasi berbadan hukum. Silakan bergabung," jelasnya.

Sejak zaman wali kota terdahulu, pemko telah menjanjikan peremajaan angkot. Rencana itu berkali-kali kandas. Menjadi pertanyaan, jika pemko mampu membiayai pengadaan BRT, mengapa anggaran itu tak dipakai untuk meremajakan angkot.

Ichwan menegaskan, masa kejayaan angkot sudah lama berlalu. "Angkot sudah tidak tertolong. Ini fakta. Ada puluhan trayek angkot yang sudah lama mati. Nah, kekosongan inilah yang coba diisi BRT," tegasnya.

Dia juga mengingatkan, dalam banyak penilaian oleh pemerintah pusat, Banjarmasin selalu disorot terkait ketiadaan transportasi massal. Masyarakat di kota ini kelewat bergantung pada kendaraan pribadi.

"Jadi tanpa perdebatan soal punya hati atau tak punya hati, pengadaan transportasi publik merupakan kewajiban pemerintah. Justru keliru kalau pemko berdiam diri," imbuhnya.

Dari APBD Perubahan 2019, diusulkan alokasi Rp3,5 miliar. Selain pengadaan BRT, juga untuk pembangunan halte. Plus peluncuran aplikasi BRT. Agar calon penumpang bisa memantau posisi BRT dan menaksir tarif yang harus dibayar.

"Kalau ada sopir BRT yang nakal, bermalas-malasan dan enggan menarik, pasti terpantau lewat aplikasi ini," pungkas Ichwan. Sementara itu, pemprov juga mengadakan lima unit BRT. Bedanya, BRT versi Banjarbakula melayani lintas Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 08:17

Satpol PP Amankan Belasan Manusia Gerobak

BANJARBARU - Mulai marak mangkal di beberapa jalan utama dan…

Sabtu, 19 Januari 2019 08:09

Belasan Perda Pajak dan Retribusi Cacat Hukum

BANJARBARU – Belasan Perda yang digunakan oleh Pemko Banjarbaru untuk…

Sabtu, 19 Januari 2019 08:06

Lensa Foto Pemkab Tanah Laut Pekan ke-3 Januari 2019

ADIPURA: Bupati Tanah Laut Sukamta menerima Piala Adipura dari Wakil…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:20

BSF 3 Gandeng Perajin Sasirangan Sungai Jingah

BANJARMASIN - Rangkaian persiapan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) 3 terus…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:14

PUPR Kalsel Tuntut Pemko Banjarmasin Lebih Serius

BANJARMASIN – Dinas PUPR Kalsel mengharapkan, pembebasan kawasan Sungai Lulut…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:08

Pengusaha THM Keluhkan Penerapan Pajak Pemko

BANJARMASIN – Pajak hiburan malam yang ditetapkan Pemko Banjarmasin dikeluhan…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:02

Walikota dan Wawali Sepakat Menaikan Tunjangan Pasukan Kuning

Piala Adipura yang diraih Banjarmasin membawa berkah bagi petugas kebersihan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:52

KPUD Tanbu Bentuk Relawan Demokrasi

BATULICIN - Untuk menyukseskan Pemilu serentak yang akan diselenggarakan bulan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:48

Tingkatkan Produksi Ikan Melalui Pokdakan

BATULICIN - Kabupaten Tanah Bumbu terus melakukan pembinaan terhadap kelompok…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:43

Wahh, Tanbu Punya Motif Sasirangan Sendiri

BATULICIN - Kain Sasirangan merupakan kain khas Provinsi Kalimantan Selatan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*