MANAGED BY:
SENIN
17 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 13 Januari 2019 11:13
Disebut Tak Punya Hati, Ichwan Tegaskan Masa Kejayaan Angkot Sudah Berlalu
BUTUT: Taksi kuning alias angkot yang parkir di sub terminal Pasar Sentra Antasari. Berkali-kali hendak diremajakan, berkali-kali pula rencana itu menuai kegagalan.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Niat pemko mengadakan BRT (Bus Rapit Transit) mendapat tantangan sengit. Apalagi kalau bukan dari pengusaha taksi kuning. Transportasi massal itu dinilai akan mematikan bisnis angkot.

Padahal, tanpa kehadiran pesaing, kehidupan sopir angkot sudah megap-megap. Persis seperti pepatah yang mengatakan hidup segan mati tak mau.

"Saya bahkan dituding manusia tak punya hati. Tapi ingat, Banjarmasin sedang beranjak menjadi kota metropolitan. Transportasi publik menjadi sebuah keniscayaan," kata Kepala Dinas Perhubungan Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik.

Tahap awal adalah pengadaan 10 unit BRT. Jenisnya minibus dengan kapasitas sedang. Menyesuaikan dengan kondisi jalan-jalan kota yang kecil. Dalam kajian awal, sekurang-kurangnya ada 13 koridor yang harus dilayani.

Sementara 10 unit BRT itu hanya sanggup melayani dua koridor.

"Sisanya, 11 koridor dibagi-bagikan kepada investor. Pengusaha angkot pun bisa ikut menawar. Asalkan mereka bersatu dalam koperasi berbadan hukum. Silakan bergabung," jelasnya.

Sejak zaman wali kota terdahulu, pemko telah menjanjikan peremajaan angkot. Rencana itu berkali-kali kandas. Menjadi pertanyaan, jika pemko mampu membiayai pengadaan BRT, mengapa anggaran itu tak dipakai untuk meremajakan angkot.

Ichwan menegaskan, masa kejayaan angkot sudah lama berlalu. "Angkot sudah tidak tertolong. Ini fakta. Ada puluhan trayek angkot yang sudah lama mati. Nah, kekosongan inilah yang coba diisi BRT," tegasnya.

Dia juga mengingatkan, dalam banyak penilaian oleh pemerintah pusat, Banjarmasin selalu disorot terkait ketiadaan transportasi massal. Masyarakat di kota ini kelewat bergantung pada kendaraan pribadi.

"Jadi tanpa perdebatan soal punya hati atau tak punya hati, pengadaan transportasi publik merupakan kewajiban pemerintah. Justru keliru kalau pemko berdiam diri," imbuhnya.

Dari APBD Perubahan 2019, diusulkan alokasi Rp3,5 miliar. Selain pengadaan BRT, juga untuk pembangunan halte. Plus peluncuran aplikasi BRT. Agar calon penumpang bisa memantau posisi BRT dan menaksir tarif yang harus dibayar.

"Kalau ada sopir BRT yang nakal, bermalas-malasan dan enggan menarik, pasti terpantau lewat aplikasi ini," pungkas Ichwan. Sementara itu, pemprov juga mengadakan lima unit BRT. Bedanya, BRT versi Banjarbakula melayani lintas Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Minggu, 16 Juni 2019 09:46

Pemko Banjarmasin Telat Usulkan Formasi CPNS

BANJARMASIN – Tahun ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi…

Minggu, 16 Juni 2019 09:43

Dari Isu Jadi Nyata, Ibnu dan Herman Pecah Kongsi

BANJARMASIN - Awalnya cuma isu. Wali Kota dan Wakil Wali…

Minggu, 16 Juni 2019 09:34

Petugas Dishub dan Jukir Ulin Ricuh

BANJARMASIN - Setelah loket parkir Rumah Sakit Ulin disegel, kemarin…

Minggu, 16 Juni 2019 09:06

NYAMANNYA EH..! Bulan Depan Pegawai Gajian Dua Kali

BANJARMASIN - Setelah mendapatkan tunjangan hari raya (THR) pada bulan…

Minggu, 16 Juni 2019 09:04

Darurat, Stok Darah Defisit, Pendonor Minim

BANJARMASIN – Stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI…

Sabtu, 15 Juni 2019 15:38

Tanpa Izin, Pertambangan Ilegal Rambah Hutan Tanjung

BANJARMASIN - Meski dunia pertambangan batubara di Kalsel masih tak…

Sabtu, 15 Juni 2019 12:20
PT Arutmin Indonesia

Arutmin Intenskan Koordinasi ke Posko Bencana

TANAH BUMBU – Banjir yang menerjang di sejumlah kawasan di…

Sabtu, 15 Juni 2019 12:17
PT PLN Kalselteng

Diskon..! Dua Ribu Pelanggan Sudah Tambah Daya

BANJARBARU – Sejak diberlakukannya promo diskon tambah daya 50 persen…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:05

Parkir RS Ulin Disegel, Dishub: Mereka Sama Dengan Parkir Liar!

BANJARMASIN - Dianggap ilegal, loket parkir Rumah Sakit Ulin ditutup…

Sabtu, 15 Juni 2019 09:58

Kemana Ideologi Partai? Pengamat: Parpol Masuk Jebakan Kapitalis

BERKACA pada Pilwali 2015 silam, ada dua koalisi unik. Partai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*