MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 18 Januari 2019 11:35
Oknum Karyawan Alfamart Gelapkan Uang Perusahaan Demi Foya-Foya
BERI KETERANGAN: Pelaku M Abduh mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian dari Polres Tala saat diwawancara awak media.

PROKAL.CO, M Abduh rupanya punya ambisi untuk jadi orang kaya dan hidup berhura-hura. Karena itulah, meski berstatus sebagai karyawan sebuah minimarket, dia berusaha menggelapkan keuangan perusahaan untuk memenuhi cita-citanya.

Warga Teluk Selong Martapura ini membuat laporan fiktif atau palsu untuk keperluan perbaikan beberapa toko Alfamart di wilayah Kalselteng dengan membuat pembayaran fiktif untuk keperluan toko.

Dia kemudian melakukan transfer dari rekening toko-toko Alfamart ke rekening tabungan head office. Setelah itu, pelaku secara diam-diam menyalahgunakan token approver bank BCA untuk membuat pembayaran klik BCA.

Pelaku melakukan penggelapan uang dari Alfamart dari tanggal 26 Juli 2017 sampai 26 Oktober 2018.

Manajemen Alfamart Kecamatan Bati-Bati yang mencium kecurangan ini akhirnya melaporkan Abduh ke Polres Tanah Laut.

“Pelaku memanipulasi laporan keuangan,” ucap Kapolres Tala Ajun Komisaris Besar Polisi Sentot Adhi Dharmawan SIK, Rabu (16/1).

Karyawan Alfamart pada bagian Finance (penerimaan pembayaran) ini memalsukan keuangan perusahaan Alfamart di Desa Nusa Indah Kecamatan Bati-Bati dan mengakibatkan Alfamart mengalami kerugian sebanyak setengah miliar lebih.

Oleh Abduh, uang Rp 519.956.937 itu dipakainya berhura-hura. “ Uang kejahatan untuk berlibur ke Jakarta, Surabaya dan Kota lain,” ucap Sentot.

Uang hasil penggelapan itu juga dibelikan dump truk, sepeda motor Satria F, kamera, Hand Phone, televisi LED, dll.

Polisi sudah menyita barang bukti hasil kejahatan, juga 27 dokumen yang menjadi lokasi Alfamart, juga 2 buah token key BCAA warna biru dengan kode 1MGZ102 dan 1AGZ102, slip gaji pelaku, SK Pengangkatan pelaku dan 8 lembar hasil audit.

Pelaku dijerat pasal 347 KUHP tentang penggelapan jabatan dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun.

Kepada wartawan, Abduh seperti tak menyesal. Dia mengatakan melakukan ini karena memiliki kemampuan dan pengetahuan yang lebih karena sebelumnya sudah bekerja di sejumlah toko. Dia mengatakan manajemen kurang melakukan audit keuangan.

“Karena kurang pengawasan perusahaan hal itu saya lakukan,” tegasnya yang mengaku hanya mendapat gaji dari perusahaan sebesar Rp3,1 Juta.

Dia mengatakan sekali memanipulasi keuangan perusahaan, dia bias mengambil uang berkisar Rp16 juta hingga Rp31 juta rupiah.(ard/ay/ran)


BACA JUGA

Rabu, 24 April 2019 09:03

Kelelahan, Belasan KPPS di Banua "Tumbang"

BANJARMASIN - Pemerintah harus berpikir ulang tentang Pileg dan Pilpres…

Selasa, 23 April 2019 09:15

Ketakutan...! JM Menangis Saat Bersaksi di Kasus Serangan Fajar

BANJARMASIN - Mengendarai sepeda motor butut, JM memenuhi panggilan pemeriksaan…

Senin, 22 April 2019 20:49
BREAKING NEWS

Pemadam Masih Berjibaku Memadamkan Api

RANTAU -- Saat ini sedang terjadi kebakaran di Jalan A…

Senin, 22 April 2019 15:33

Sabu Ditemukan di Kandang Ayam

AMUNTAI - Satuan Resnarkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) mengamankan…

Senin, 22 April 2019 09:07

Razia Pelabuhan Laut: Tak Ada yang Mencurigakan

BANJARMASIN - Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Banjarmasin menggelar patroli,…

Minggu, 21 April 2019 13:19
BREAKING NEWS

Pembuat Bata Diduga Tewas Tersetrum

BANJARBARU - Saat diidentifikasi, mayat yang ditemukan mengapung di Jalan…

Minggu, 21 April 2019 13:12
BREAKING NEWS

Pembuat Bata Ditemukan Jadi Mayat

BANJARBARU - Warga Jalan Guntung Harapan, RT 34, Kelurahan Guntung…

Minggu, 21 April 2019 11:39

Gak Jadi Transaksi di Kamar Hotel

BANJARMASIN - Dalam sepekan, Polda Kalsel sukses mengungkap 15 kasus…

Minggu, 21 April 2019 11:22

Innalillahi..! Petani Tewas Disambar Petir

MARTAPURA – Cuaca tak bersahabat di sebagian wilayah Kabupaten Banjar,…

Sabtu, 20 April 2019 10:26
Pemko Banjarbaru

Puluhan Jenis Narkotika Dipamerkan di Banjarbaru Fair

BANJARBARU - Narkotika dan obat-obatan terlarang harusnya tidak disebarluaskan di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*