MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 21 Januari 2019 09:48
Hampir Kena Bacok, Karena Tersinggung Pengamen Lakukan Pengeroyokan
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Ridwan alias Cemod, berusia 34 tahun. Bersama rekannya Masrani alias Udin Katik (48), dia melakukan pengeroyokan. Korbannya bernama Sandi Gunawan (27). Masalahnya, karena berebut wilayah.

Ridwan tinggal di Jalan Sala Tiga, Antasan Besar. Kesehariannya seorang pengamen. Sedangkan Masrani adalah warga Jalan Sutoyo S, Kompleks Purnawirawan.

Dia adalah penjaga malam. Dan korbannya bermukim di Jalan H Anang Adenansi, Kertak Baru Ulu yang juga pengamen.

Perseteruan antar pengamen itu terjadi Jumat (18/1) malam, sekitar pukul 23.30 Wita. Berlokasi di Jalan Sutoyo S, depan Pasar Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah. Dipicu karena tersinggung.

Dari keterangan polisi, ceritanya bermula saat Ridwan mengamen di kawasan Sutoyo S, dekat Pasar Teluk Dalam. Sandi yang merasa punya wilayah lalu melarangnya.

Karena larangan itu, Ridwan emosi. Keduanya kemudian terlibat adu mulut. Tak berselang lama pelaku memukul korban.

Keributan itu rupanya mengundang perhatian Masrani. Merasa berteman dengan Ridwan, tanpa basa-basi ia langsung menghujamkan parang ke tubuh Sandi. Sedikit beruntung, korban mampu menepis dan hanya mengenai pergelangan tangannya.

Memiliki kesempatan untuk lari, korban lalu menyelamatkan diri. Ia langsung menuju markas Polsekta Banjarmasin Tengah untuk melapor. Kebetulan, jaraknya hanya sekitar 500 meter.

Kapolsekta Banjarmasin Tengah, AKP Sigit Prihanto mengungkapkan, tersangka sudah diringkus. Tak lama setelah terjadi pengeroyokan. Antara pelaku dan korban, sama-sama tak saling kenal.

"Ucapan larangan itu yang membuat pelaku tersinggung. Malam itu, Masrani juga tak terima dengan larangan korban. Kebetulan parang yang ia gunakan sudah ada tak jauh dari lokasi kejadian dan tempat dia menjadi wakar," katanya.

Akibat aksi pengeroyokan itu, keduanya bakal terancam hukuman bertahun-tahun. Berdasarkan pasal 170 KUHP, hukumannya bisa mencapai 5 tahun penjara.

"Saat disidik, pelaku mengakui perbuatannya. Dan barang bukti sajam jenis parang berhasil disita," pungkas Sigit. (lan/ma/nur)


BACA JUGA

Selasa, 19 Februari 2019 10:30

Coba Melerai Perkelahian Malah Kena Tikam

RANTAU - MF (16), warga Transad Blok Q Rt 07…

Selasa, 19 Februari 2019 10:26

Diduga Bocor, Pejudi Sabung Ayam Kabur Sebelum URC Tiba

BALIKPAPAN - Pemberantasan perjudian terus dilakukan jajaran kepolisian. Kali ini,…

Selasa, 19 Februari 2019 10:21

Pasien Bernyanyi, Bandar Terciduk

AMUNTAI -- Jajaran anggota Polsek Banjang Kabupaten Hulu Sungai Utara…

Senin, 18 Februari 2019 13:32

Miris!! Pasutri ini Bawa Anak Kecil Dalam Melancarkan Aksinya

BANJARBARU - Video pencurian sepeda motor yang terekam kamera CCTV…

Senin, 18 Februari 2019 11:39

Dua Tahun Berlalu, Kasus Kunker Fiktif DPRD Banjar Belum Terselesaikan

MARTAPURA - Masih ingat dengan kasus kunjungan kerja (kunker) fiktif…

Senin, 18 Februari 2019 10:47

Hati-Hati...!!!! Kesehatan PSK Tidak Lagi Diperiksa

BANJARBARU - Meski resmi ditutup sejak Desember 2016 silam. Namun,…

Senin, 18 Februari 2019 10:33

Tak Terima Ditegur Bermain Domino, Pemuda JN Menikam HN Dengan Sajam

KANDANGAN – Diduga hanya karena tersinggung ditegur berhenti bermain kartu…

Senin, 18 Februari 2019 10:17

Kasus Pencurian Pikup Masih Belum Terpecahkan

BANJARMASIN - Kasus pencurian mobil pikup di halaman Parkir Hotel…

Senin, 18 Februari 2019 10:13
BREAKING NEWS

Petugas Kebersihan Tanah Laut Tewas di Jalan

PELAIHARI - Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman Rakyat dan Lingkungan Hidup…

Senin, 18 Februari 2019 09:40

Pengurus Yayasan Amal Gadungan Diciduk Sama yang Asli

BANJARMASIN - Percobaan pencurian kotak amal kembali terjadi, kemarin (17/2)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*