MANAGED BY:
KAMIS
21 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 24 Januari 2019 12:11
Breaking News
Cipta Kondisi, Satpol PP Ultimatum Warung Remang-Remang
MENERTIBKAN : Terlihat petugas Cipkon Pekat saat menyasar warung remang remang yang melebihi jam buka.

PROKAL.CO, AMUNTAI – Mendadak Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Hulu Sungai Utara (HSU) bersama Polres, Kodim 1001 Amuntai, dibantu Dinas Perhubungan menggelar operasi cipta kondisi untuk menertibkan penyakit sosial masyarakat atau Pekat, Rabu, 23 sampai Kamis 24 Januari 2019 dini hari.

Sasaran seperti tempat biliar, daerah minim penerangan, warung remang remang, gelandang dan anak punk yang dinilai mengganggu kenyamanan Kota Agung julukan lain dari Kota Amuntai.

Menurut Plt Kepala Satpol PP HSU, Sugeng Riyadi mengatakan kegiatan ini dalam rangka cipta kondisi berupaya agar ketentraman dan ketertiban masyarakat tetap terjaga. Dan sebagai penanggung jawab menciptakan kondisi keamanan, ketentraman dan ketertiban di wilayah ini.

Alasan lainnya, baru-baru ini pemda mendapatkan piala Adipura, maka dari itu wilayah ini harus bebas dari sampah dan penyakit sosial masyarakat seperti anak punk, gelandangan, warung remang yang mengurangi kenyamanan daerah ini.

Sugeng juga menambahkan untuk saat ini warung remang yang beroperasi sangat meresahkan masyarakat dan bahkan berpotensi kejahatan kriminal.

"Kami sudah rapat koordinasi dari berbagai pihak instansi untuk menyikapi kondisi ini yang makin hari makin marak warung warung remang ini yang berdasarkan dari laporan kepala desa setempat" kata Sugeng, Kamis (24/1) kemarin.

Sesuai dengan SOP kami sudah memberikan surat peringatan dan imbauan bagi semua warung remang yang terdata sesuai dengan isi surat, dimana diantaranya berbunyi warung remang dilarang beroperasi atau berdagang di atas jam 10 malam.

Dilarang menggunakan pengeras suara berlebihan, bagi pelayang warung dilarang menggunakan pakaian minim, dilarang menjual obat obatan dan minuman keras.

"Bagi pemilik warung bandel maka kami akan melakukan penutupan sepihak" tegasnya. (mar)


BACA JUGA

Kamis, 21 Februari 2019 16:08

30 Persen Dana Kelurahan Dialokasikan Untuk Menekan Pengangguran

BANJARBARU - Di kelurahan Cempaka Banjarbaru. Angka pengangguran masih tinggi.…

Kamis, 21 Februari 2019 16:05

Surat Suara Pileg dan Pilpres di Tapin Akhirnya Datang

RANTAU - Surat suara untuk pelaksanaan pemilihan presiden (Pilpres) dan…

Kamis, 21 Februari 2019 14:00

HSS Sudah Cetak 30.615 Keping Kartu Identitas Anak

KANDANGAN – Sampai Februari 2019 Diksdukcapil Kabupaten Hulu Sungai Selatan…

Kamis, 21 Februari 2019 13:48

AWASI...! Dana Kelurahan Harus Digunakan untuk ini

BANJARBARU - Dana Kelurahan dari pusat sebesar Rp.371.000.000 akan diterima…

Kamis, 21 Februari 2019 13:45
BREAKING NEWS

Di Banjarbaru Ada Segini Kotak Suara yang Rusak

BANJARBARU - Sebanyak 3615 Kotak Suara untuk Pemilu 2019 telah…

Kamis, 21 Februari 2019 12:45

Dana Berharap Pengelolaan Geopark Meratus Turut Melibatkan Warga Adat

Ditetapkannya kawasan Gunung Meratus sebagai geopark nasional disambut baik kademangan…

Kamis, 21 Februari 2019 12:40

Pemprov Kalsel Segera Meluncurkan Geopark Meratus

Tak lama lagi Pemprov Kalsel meluncurkan Geopark Meratus. Dari  36…

Kamis, 21 Februari 2019 12:35

LOWONGAN...! Hanya 71 Pelamar Mendaftar Rekrutmen P3K di HSS

KANDANGAN – Sampai batas akhir pendaftaran perekrutan 100 formasi Rekrutmen…

Kamis, 21 Februari 2019 11:59

Paman Birin Berikan Kejutan Hadiah Tiket Umrah

BANJARBARU - Gelaran Silaturahmi PGRI di Gedung Idham Chalid, Rabu…

Kamis, 21 Februari 2019 11:47

MIRIS..! 2018 Ada 214 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kalsel

BANJARMASIN - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Banua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*