MANAGED BY:
KAMIS
21 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 26 Januari 2019 17:26
BREAKING NEWS
Keluarga Tabrak Lari Minta Pengemudi Serahkan Diri
DIMAKAMKAN: Jasad Sahayu setelah disalatkan fardu kifayah di masjid dan langsung dimakamkan. 

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Raut sedih terpancar dari keluarga Sahayu (20). Korban tabrak lari di Jalan A Yani km 3 yang tewas, Sabtu (26/1) dini hari.

Di rumah kontrakan orang tuanya, Jalan Kampung Melayu, Gang Al Amin, jasad Sahayu disemayamkan. Setelah melalui visum di kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.

Peristiwa tabrak lari ini terjadi sekitar pukul 04.00 Wita. Suami korban, M Syaipullah (23) menceritakan. Kala itu sekitar jam satu dini hari dia mengantarkan istrinya ke depan Hotel Banjarmasin International, Jalan A Yani km 4,5. Untuk mengais sedekah dari para pengunjung di sana.

"Istri saya selalu minta bangunkan jika sebelum jam satu malam. Kalau nggak dia pasti ngambek. Malam itu saya nggak enak hati. Tak tega membangunkan dia, bolak balik saya hingga jam satu lewat baru saya bangunkan. Saya yang antar, dia naik sepeda dengan April. Saya naik motor mendorongnya hingga sampai ke depan HBI," ceritanya.

Perasaan was-was terus dirasakan Syaipullah. Ia tak bisa memejamkan matanya sampai subuh. Padahal rasa kantuk sangat terasa.

"Nggak bisa tidur was-was dengan mereka berdua. Hingga pukul empat subuh, saya makin tak nyaman hati dan pukul lima subuh menyusul. Tapi tak ketemu hingga menyisiri Jalan Gatot. Ketemu Gendongan dan baju putri saya. Seketika itu perasaan panik saya alami," katanya.

Syaipul tak tahu ia harus ke mana. Dia kembali menyisiri Jalan A Yani. Dan akhirnya mendapatkan kabar bahwa istrinya mengalami kecelakaan ditabrak orang.

"Sempat saya menemani dia di rumah sakit dalam penanganan medis. Saya coba komunikasi dengan dia agar beristigfar dan satu jam setelah itu istri saya meninggal," kisahnya.

Sahayu tewas karena banyak mendapatakan luka serius. Diduga karena terlindas. Diantaranya, luka hingga menyebabkan pendarahan yang keluar dari perutnya. Selain itu di kepala, tangan dan leher.

Kabar yang Syaipul terima, bahwa sepeda yang ditunggangi istri dan putrinya ditabrak dari belakang. Oleh pengemudi mobil warna hitam. Pengemudinya tetap saja melaju kencang hingga melindas badan korban.

"Luka terparah di perut. Hingga ada luka berlubang keluar darah terus menerus dan diperutnya masih ada bekas lindasan ban," ucap Syaipul.

Peristiwa tabrak lari ini menyisakan cerita pilu lainnya. Terutama bagi putri korban, Aprilyana. Saat kecelakaan, bocah 4,5 tahun ini berama sang ibu. Dia sempat terpental ke atap mobil menabrak.

Kabarnya, putrinya itu sempat dibawa pelaku tabrak lari. Hingga akhirnya diturunkan di kawasan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Bocah itu ditemukan pedagang ikan, yang lalu membawanya ke markas Koramil Sungai Tabuk. Informasinya tersebar melalui medsos.

"Ini putri saya masih tidur pulas nggak tega saya bangunkan. Jika dia bangun banyak bisa ceritakannya. Larena tadi dia sempat cerita bahwa orang yang di dalam mobil ada 3. Satu orang perempuan," beber Syaipul.

Syaipul menceritakan, istrinya memang dikenalnya tak pemalu dan gigih untuk membantu ekonomi keluarga. Mereka sehari-hari sebagai pengais barang bekas atau memulung.

Padahal sesekali diminta untuk tidak seperti itu. Setiap malam Sabtu dan Minggu, istrinya itu selalu minta antar.

"Saya sadar kenapa istri saya selalu mencari rezeki sendiri dengan cara itu. Selama ini saya memberi dia terbatas. Saya sehari-hari sebagai petugas pembuang sampah di kawasan A Yani Km 2. Setiap bulan upahnya Rp900 ribu, jika siang saya memulung," akunya.

Sejauh ini pihak kepolisian masih berusaha melakukan pengejaran. Polisi sudah mengindentifikasi nomor pelat kendaraan pelaku. Syaupul berharap, pengemudi yang menabrak istrinya segera menyerahkan diri.

"Semoga saja nomor pelatnya benar, bukan palsu. Kabarnya alamat pelat yang dicek orang Banjarbaru. Saya minta pengemudinya diproses sesuai hukum berlaku," tutupnya disela proses pemakaman. (lan/at/nur)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*