MANAGED BY:
KAMIS
21 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 07 Februari 2019 08:51
Akhirnya, KRI Fatahilah Bersandar di Trisakti
SANDAR: KRI Fatahilah 361 akan dibuka untuk umum selama dua hari sandar di pelabuhan Trisakti Banjarmasin. (LANAL BANJARMASIN FOR RADAR BANJARMASIN)

PROKAL.CO, BANJARMASIN - KRI Fatahillah 361 merapat di Dermaga Trisakti Banjarmasin selama dua hari. Kapal perang tertua milik TNI AL ini sandar Rabu (6/2) malam sekitar pukul 21.00 Wita. Sebelum berlayar ke Filipina melaksanakan tugas operasi perbatasan RI.

KRI Fatahillah diambil dari nama seorang Panglima Perang Kesultanan Demak di masa kesultanan Pangeran Trenggana. Sunan Gunung Jati atau Pangeran Syarif Hidayatullah nama lain Fatahillah. Kapal buatan Belanda tahun 1979.

Dimensinya 83,85 meter x 11,10 meter x 3,30 meter. Disertai senjata perang mematikan seperti meriam 120 mm, 40 mm dan 20 mm untuk melumpuhkan musuh jalur udara.

Tak hanya itu, dilengkapi senjata torpedo penghancur kapal selam. Sebelum ke Banjarmasin, KRI ini bertolak dari Surabaya.

Komandan KRI Fatahillah 361, Letkol Laut (P) Sandi Kurniawan menjelaskan KRI tersebut adalah jenis kapal combatan berdiameter 120 MM, meriam paling besar milik TNI AL.

"Bisa digunakan untuk menembak kapal musuh atau bisa juga memberikan bantuan tembakan kepada marinir yang mendarat," terang Sandi, didampingi PGS Kadep Ops Kapten Laut (P) Agung Suhendara.

Kapal perang ini memiliki tiga lantai, termasuk fasilitas ruang pertemuan perwira, medis, dan kamar untuk istrihat para prajurit.

"KRI ini kapal perang generasi pertama, kecepatan jelajah 15 knot dan maksimal 19 knot. KRI ini sudah berlayar hampir ke seluruh negara," terang Sandi.

Danalanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Widjayanto menambahkan jika masyarakat hendak melihat secara langsung kapal perang tersebut bisa langsung merapat ke Dermaga Trisakti. Kapal open ship selama dua hari hingga Jumat (8/2) hari ini.

"Silakan saja jika ingin melihat secara dekat. Nanti akan dibimbing dan dibina para personel KRI Fatahillah. Jumat hingga pukul 15.00 Wita, dan rencananya KRI akan melanjutkan perjalanan ke Filipina," tambahnya.

Sekda Provinsi Kalsel, Haris Makki menyempatkan diri menaiki dan melihat secara langsung KRI Fatahillah. Dia bangga dengan usia 40 tahun KRI Fatahillah masih bisa dimanfaatkan dengan baik.

Tentu tak lepas dari perawatan yang baik oleh pasukan KRI Fatahillah. Menurutnya, Pemrov Kalsel juga menghargai apa yang telah dilakukan TNI khususnya TNI AL menjaga negara ini dari sisi kelautan dan pantai.

Meskipun dengan peralatan dan fasilitas seperti ini tetap semangat bertugas memperhatankan NKRI.

"Ini harus diwarisi seluruh warga negara Indonesia, khususnya di Kalsel yang juga dikenal Divisi IV Alri Pertahanan Kalsel. Saya kira semangat seperti itu diwujudkan dalam bentuk lain, misal pembangunan," kata Haris.

Direktur Utama PT Ambapers, Syaiful Adhar mengatakan sejak dikelola secara profesional oleh pihaknya, Alur Barito sudah bisa dilayari selama 24 jam.

"Berbeda dengan dulu, yang hanya bisa dilalui 8 jam per hari oleh kapal-kapal yang ingin sandar atau keluar dari Pelabuhan Trisakti," kata Syaiful Adhar.

Menurut Syaiful Adhar, sejak dilakukan pengerukan dan uji coba pada 2009 lalu, Alur Barito bisa dilalui kapal-kapal besar. Bahkan saat titik terendah air surut di Sungai Barito.

Menurutnya, ini tidak lepas dari kerja jajarannya yang menggerakkan kapal keruk setiap hari. Termasuk melakukan survei kedalaman dan pasang surut sebulan sekali.

Upaya itu, dilakukan PT Ambapers sebagai pengelola tol sungai satu-satunya di Indonesia, untuk mendukung jalur distribusi logistik nasional.

"Kami terus berkomitmen menjaga Alur Barito agar bisa dilayari. Termasuk kapal-kapal besar seperti halnya KRI Fatahilah 361,” katanya.

Syaiful Adhar juga mendukung open ship salah satu alutista yang dimiliki Indonesia ini. Menurutnya, open ship bisa menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan terhadap NKRI.(lan/mof/at/dye)


BACA JUGA

Kamis, 21 Februari 2019 16:08

30 Persen Dana Kelurahan Dialokasikan Untuk Menekan Pengangguran

BANJARBARU - Di kelurahan Cempaka Banjarbaru. Angka pengangguran masih tinggi.…

Kamis, 21 Februari 2019 16:05

Surat Suara Pileg dan Pilpres di Tapin Akhirnya Datang

RANTAU - Surat suara untuk pelaksanaan pemilihan presiden (Pilpres) dan…

Kamis, 21 Februari 2019 14:00

HSS Sudah Cetak 30.615 Keping Kartu Identitas Anak

KANDANGAN – Sampai Februari 2019 Diksdukcapil Kabupaten Hulu Sungai Selatan…

Kamis, 21 Februari 2019 13:48

AWASI...! Dana Kelurahan Harus Digunakan untuk ini

BANJARBARU - Dana Kelurahan dari pusat sebesar Rp.371.000.000 akan diterima…

Kamis, 21 Februari 2019 13:45
BREAKING NEWS

Di Banjarbaru Ada Segini Kotak Suara yang Rusak

BANJARBARU - Sebanyak 3615 Kotak Suara untuk Pemilu 2019 telah…

Kamis, 21 Februari 2019 12:45

Dana Berharap Pengelolaan Geopark Meratus Turut Melibatkan Warga Adat

Ditetapkannya kawasan Gunung Meratus sebagai geopark nasional disambut baik kademangan…

Kamis, 21 Februari 2019 12:40

Pemprov Kalsel Segera Meluncurkan Geopark Meratus

Tak lama lagi Pemprov Kalsel meluncurkan Geopark Meratus. Dari  36…

Kamis, 21 Februari 2019 12:35

LOWONGAN...! Hanya 71 Pelamar Mendaftar Rekrutmen P3K di HSS

KANDANGAN – Sampai batas akhir pendaftaran perekrutan 100 formasi Rekrutmen…

Kamis, 21 Februari 2019 11:59

Paman Birin Berikan Kejutan Hadiah Tiket Umrah

BANJARBARU - Gelaran Silaturahmi PGRI di Gedung Idham Chalid, Rabu…

Kamis, 21 Februari 2019 11:47

MIRIS..! 2018 Ada 214 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kalsel

BANJARMASIN - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Banua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*