MANAGED BY:
KAMIS
21 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 07 Februari 2019 11:43
BREAKING NEWS
Sempat Kabur Kocar Kacir, Delapan Anak Punk Digelandang Satpol PP
DOMINAN DI BAWAH UMUR: Delapan anak punk diamankan di Mako Satpol PP Banjarbaru usai sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan petugas di sekitaran Lapangan Murjani & Taman Van Der Pijl | Foto: muhammad rifani

PROKAL.CO, BANJARBARU - Kerap meresahkan warga dan pengunjung taman Van Der Pijl serta sekitaran Lapangan Murjani Banjarbaru. Puluhan anak punk ditertibkan Satpol PP Banjarbaru pada Kamis (7/2) kisaran pukul 10.15 Wita.

Sebelum berhasil digaruk petugas. Puluhan anak punk yang didominasi anak di bawah umur sempat lari kocar kacir. Mereka berhamburan ke berbagai penjuru menghindari kejaran petugas.

Sekitar melakukan pengejaran 30 menit. Akhirnya delapan anak punk diamankan. Ke delapan anak punk ini hanya satu yang bukan di atas umur. Lalu juga ada tiga orang wanita di bawah umur yang diamankan.

YS (21), NV (17), AZ (16), RD (14), EV (17), RH (17), IC (17), dan FK (14) merupakan identitas yang diamankan petugas.

"Mereka yang terjaring langsung kita amankan di Mako Satpol PP untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Penindakan ini sendiri dari laporan warga dan pengunjung yang merasa resah dengan kehadiran mereka," kata Kasatpol PP Banjarbaru, Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opsdal, Yanto Hidayat.

Dalam pembinaan lisan dan fisik. Para anak punk ini kata Yanto diberi sanksi beragam. Dari didata dan menandatangani surat pernyataan. Mereka juga dihukum push up hingga membersihkan toilet.

"Kita tidak bisa menindak secara hukum karena mereka banyak di bawah umur," jelas Yanto.

Ditambahkannya, saat melakukan penggerebekan. Rupanya selain mengamankan barang bawaan para anak punk ini. Di TKP, petugas menemukan delapan keping obat, diketahui bermerek Hexymer 2.

"Benar kita temukan obat bermerek Hexymer 2 di lokasi mereka kumpul. Dalam pengakuannya mereka mengaku bukan miliknya, namun dari info yang kita kantongi diindikasi kuat itu salah satu milik mereka," katanya.

Indikasi kuat itu kata Yanto lantaran pihaknya sering mendapat aduan kalau para kumpulan anak punk ini pernah diduga mabuk. "Kita masih kembangkan tentang obat ini," tambahnya.

Hexymer sendiri tergolong obat yang bisa mengakibatkan halusinasi kepada penggunanya jika disalahgunakan. Dalam dunia medis, obat berbentuk pil ini biasa digunakan untuk menangani pasien penyakit jiwa untuk menenangkan.

Sementara itu, salah satu anak punk, FK saat diwawancarai wartawan sebetulnya mengaku takut jika terjaring razia petugas.

"Takut (dirazia). Tapi tetap (nekat) karena saking terlalu asyik berteman dengan mereka (anak punk lainnya," aku FK dengan malu-malu.

FK mengaku bergabung jadi anak punk baru sekitar satu tahun. Rupanya dominan anak punk berasal dari daerah tetangga, Kabupaten Banjar. FK pun pertama kali gabung dari perkumpulan di Martapura.

"Karena sering kumpul di MTP (Martapura). Diajak teman cewek, merasa asyik akhirnya sampai sekarang. Tapi setelah di razia ini kapok dan jera," ceritanya. (rvn/al/bin)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .