MANAGED BY:
KAMIS
21 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 07 Februari 2019 18:14
BREAKING NEWS
Bukan Terlindas Truk, Polisi Beberkan Fakta Kecelakaan Maut di Sungai Ulin
PENYOK: Kanit Laka Satlantas Polres Banjarbaru, Aipda Heriyadi menunjukkan bagian pintu supir mobil Avanza yang penyok karena ditubruk pengendara motor dalam kecelakaan maut di Sungai Ulin Banjarbaru | Foto: Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Sempat beredar kabar bahwa korban kecelakaan maut di Sungai Ulin Banjarbaru meregang nyawa karena terlindas truk ternyata terjadi kekeliruan.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Lantas Polres Banjarbaru, AKP Gustaf Adolf M mengkonfirmasi kalau informasi tersebut tidak sesuai fakta. Pihaknya disebutnya baru saja merangkum data dan fakta soal laka yang mengakibatkan satu keluarga meninggal dunia tersebut.

"Terkait Laka Lantas di Sungai Ulin tepatnya di depan Gereja Betel Indonesia pada Kamis (7/2) pagi. Dari data dan fakta yang sudah kita kantongi dari tadi, korban mengalami kecelakaan bukan karena terlindas truk lewat. Cuman kendaraannya memang mengenai bagian belakang truk tersebut," katanya.

Korban sendiri dibenarkan oleh Gustaf merupakan satu keluarga. Terdiri dari ayah, ibu dan anak. Identitasnya adalah Poldin Panjaitan (suami), Susilawati (istri) dan Selain Panjaitan (anak). Warga Gang Petai RT 002 RW 001 Kelurahan Sungai Ulin.

Dituturkannya, bahwa saat itu korban yang mengendarai sepeda motor matic Suzuki Nex dengan nopol DA 6567 PAX melaju kencang menuju bundaran Simpang Empat Banjarbaru kisaran pagi pukul 06.30 Wita.

Saat melaju berboncengan, di jalan ada sebuah mobil jenis minibus Avanza silver dengan nopol DA 7991 TPB parkir hingga memakan badan jalan. Supir dari mobil ini diketahui ingin membuang sampah. Kebetulan di dekat area tersebut terdapat TPS.

"Pengendara mobil ini membuka pintu di posisi supir. Lalu korban berniat menyalip dan menabrak bagian pintu yang terbuka tersebut. Akhirnya terhempas kejalan, posisi kendaraan terlempar ke ban bagian belakang truk yang berlawanan arah," bebernya.

Untuk dugaan kuat penyebab sampai korban meregang nyawa. Gustaf mengatakan jika itu lantaran bagian kepala area belakang terhempas ke aspal. Apalagi katanya pengendara diketahui memacu kuda besinya cukup kencang.

"Jenazah ayah dan ibu mengalami pendarahan di bagian area belakang kepala. Untuk anaknya diduga bagian organ dalam menubruk benda keras yang disinyalir pintu mobil tadi. Kondisi jenazah, mohon maaf tidak hancur. Karena tidak terlindas, ini yang perlu kita luruskan," ucapnya.

Ayah dan anak kata Gustaf sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun dalam perjalanan diketahui nyawa keduanya tidak bisa terselamatkan. "Meninggal dalam perjalanan, kalau ibu meninggal di tempat," tambahnya.

Saat ini pihak Satlantas katanya sudah mengamankan pemilik sekaligus supir dari mobil tersebut. "Sekarang kita amankan. Untuk statusnya terus kita dalami, jadi ini informasi yang bisa kita berikan sementara," infonya. (rvn/ema)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*