MANAGED BY:
JUMAT
26 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 09 Februari 2019 11:44
Merasa Difitnah Hanif Lapor Polisi
Hanif Faisol Nurofiq

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Dalam sepekan terakhir, media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto spanduk berisikan dugaan mark up dana proyek yang dilakukan oleh pejabat di lingkup Pemprov Kalsel.

Spanduk tersebut bertuliskan; tangkap Kepala Dinas Kehutanan Kalsel (Kadishut) Hanif Faisol Nurofiq atas dugaan mark up penghijauan di kompleks perkantoran Pemprov Kalsel dan mengubah APBD dana penghijauan di Jalan A Yani tanpa persetujuan DPRD (TA 2017).

Hal itu ternyata membuat Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Hanif Faisol Nurofiq gusar, sebab dirinya merasa dituduh atas tulisan yang ada di dalam spanduk.

"Spanduk itu berisikan fitnah. Karena menyangkut nama baik. Maka kami laporkan masalah ini ke Polda Kalsel dan Polres Banjamasin," katanya, kemarin.

Dia berharap, pihak kepolisian dapat mengungkap siapa oknum di balik pemasangan spanduk. Sebab, fotonya sudah tersebar di sejumlah media sosial.

"Ini sudah jadi berita hoax. Kami belum tahu siapa yang memasang. Mudah-mudahan dapat segera terungkap dan harus diproses hukum," harapnya.

Lanjutnya, spanduk sendiri sebenarnya hanya terpasang beberapa jam. Tepatnya di depan Kantor KNPI Banjarmasin. Walaupun cuma terpampang sebentar, namun fotonya sudah tersebar ke mana-mana.

"Kemungkinan sore baru dipasang. Lalu, saat kami menerima kabar, spanduk langsung kami amankan pada pukul dua dini hari," ucapnya.

Terkait tuduhan yang dilontarkan dalam spanduk tersebut, pria yang akrab disapa Hanif ini menegaskan bahwa apa yang ditulis tidak benar.

"Fitnahnya terlalu kencang. Proyek yang kami jalankan sesuai prosedur dan sudah diaudit oleh Inspektorat Kalsel. Lalu, hasil audit juga telah dilaporkan ke BPK RI," tegasnya.

Dia menambahkan, proyek juga dalam pelaksanaannya dikawal oleh Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D). Sehingga, dipastikan tak ada mark up.

"Kami juga beberapa kali melakukan rapat dengan sejumlah stakeholder terkait, sebelum melakukan penanaman. Karena menanam di kota berbeda dengan di hutan. Ada beberapa tempat yang tidak bisa ditanami," ujarnya.

Ditanya berapa anggaran yang dikucurkan untuk proyek penghijauan di sepanjang Jalan A Yani dan di kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel, dia penyampaikan dua penanaman itu terdiri dari dua Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

Untuk penanaman di kiri kanan sepanjang Jalan A Yani menghabiskan anggaran sekitar Rp20 miliar. Sedangkan, dana penanaman di jalan utama perkantoran Pemprov sekitar Rp3 miliar.

"Pelaksanaan proyek pada 2017. Audit dilakukan Inspektorat dan BPK RI pada 2018 dan tidak ada temuan," ungkap Hanif.

Dia berharap, melalui klarifikasinya. Info-info yang tersebar di luar mengenai spanduk tidak menjadi blunder di masyarakat.

"Saat ini kami sedang intens melakukan penghijauan. Jangan sampai gara-gara spanduk, upaya kita jadi terkendala," harapnya.

Penanaman di kanan dan kiri jalan sendiri tahun ini akan kembali dilakukan, dengan lokasi yang berbeda. Yaitu, dari Tabalong ke Tanah Bumbu.

"Hanya saja, tidak lagi menggunakan APBD. Tapi dana CSR. Kami tidak mau lagi dikabarkan macam-macam gara-gara menggunakan APBD," pungkasnya. (ris/by/bin)


BACA JUGA

Jumat, 26 April 2019 09:58

Lama Buron, Rahidin Masih Ingat Cara Membunuh

BANJARMASIN – Pelaku pembunuhan Permadi alias Oneng yang terjadi di…

Jumat, 26 April 2019 09:23

Bertambah Petugas KPPS Meninggal, Kali ini Warga Basirih

BANJARMASIN - Catatan petugas meninggal dunia kembali bertambah dari Kelompok…

Jumat, 26 April 2019 09:02

Kasus Politik Uang: Caleg NL Sudah Dua Kali Mangkir Panggilan

BANJARMASIN - Empat dari tiga caleg yang diduga terlibat kasus…

Kamis, 25 April 2019 14:11

Petugas Kekurangan Sarana Pasca Longsor Pulau Sembilan

KOTABARU -- Danramil Pulau Sembilan Peltu Otang Rusmana mengklarifikasi informasi…

Kamis, 25 April 2019 11:10
BREAKING NEWS

Dua Korban Longsor Pulau Sembilan Masih Dicari

KOTABARU - Pulau Sembilan berduka, sampai kini dua korban longsor…

Kamis, 25 April 2019 11:08
BREAKING NEWS

Kebakaran Dekat Bandara Syamsudin Noor, Satu Bangunan Hangus

BANJARBARU - Musibah kebakaran terjadi di dekat Bandara Syamsuin Noor…

Kamis, 25 April 2019 08:05

Gelapkan Motor, Begini Nasib Pria di Tapin

RANTAU --Jangan coba-coba menggelapkan sepeda motor, kalau nasibnya tidak ingin…

Rabu, 24 April 2019 15:11
BREAKING NEWS

Longsor Pulau Sembilan, Dua Meninggal, Dua Belum Ditemukan

KOTABARU - Longsor di Pulau Sembilan mengakibatkan dua orang meninggal.…

Rabu, 24 April 2019 09:03

Kelelahan, Belasan KPPS di Banua "Tumbang"

BANJARMASIN - Pemerintah harus berpikir ulang tentang Pileg dan Pilpres…

Selasa, 23 April 2019 09:15

Ketakutan...! JM Menangis Saat Bersaksi di Kasus Serangan Fajar

BANJARMASIN - Mengendarai sepeda motor butut, JM memenuhi panggilan pemeriksaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*