MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 10 Februari 2019 13:09
Pindah Tempat Mencoblos Boleh Pakai WhatsApp
KONFERENSI PERS: Ketua KPU Banjarmasin, Khairunnizan dalam konferensi pers kemarin (9/2) siang.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Rekapitulasi DPTb (Daftar Pemilih Tetap Tambahan) sedang dikebut. Tahapan ini bakal krusial. Sebab, turut mempengaruhi jumlah TPS (Tempat Pemungutan Suara). Otomatis, berimbas pada penjatahan logistik.

"Inilah perbedaan antara Pemilu 2014 dan 2019. Dulu, patokan logistik cuma DPT. Sekarang ada aturan baru. Ditambah lagi dengan DPTb," kata Ketua KPU Banjarmasin, Khairunnizan dalam konferensi pers kemarin (9/2) siang.

Penyusunan DPTb dibuat dua tahap. Tahap pertama dengan tenggat waktu 17 Februari. Tahap kedua sampai 9 Maret. Namun, KPU tak mungkin menunggu hingga tahap kedua rampung.

"Karena inilah kesempatan akhir untuk meminta penambahan jatah logistik. Sekarang saja surat suara sudah mulai dicetak," imbuhnya.

DPTb terutama berkaitan dengan pemilih pindah pilih. Yakni pemilih yang namanya telah tercantum pada DPT luar daerah, tapi pada hari pencoblosan sedang berada di Banjarmasin. Berlaku untuk hal sebaliknya.

Merujuk PKPU No 37 Tahun 2018, pindah pilih berlaku pada sejumlah kondisi. Yakni, sedang bekerja atau bersekolah di luar daerah. Menjalani rawat inap karena sakit. Pecandu narkotika yang sedang menjalani program rehab. Atau menjadi korban bencana alam.

Pemilih pindah pilih menggunakan Form A5. Formulir bisa diminta pada KPU asal daerah ataupun KPU daerah tujuan.

"Contoh, kemarin ada delapan mahasiswa asal Banjarmasin yang sedang kuliah di Jakarta. Mereka tak bisa pulang dan telah meminta Form A5 agar bisa mencoblos di sana," jelasnya.

Karena berpindah provinsi, konsekuensinya tak semua surat suara diberikan. Delapan mahasiswa ini hanya bisa mencoblos untuk Pilpres. Sementara empat surat suara untuk Pileg terpaksa hangus.

Sementara bagi pemilih yang pindah pilih antar kabupaten dan kota, kasusnya sedikit berbeda.

"Patokannya adalah dapil. Misalkan dari Banjarmasin pindah ke Rantau (Kabupaten Tapin). Artinya cuma dikasih surat suara presiden dan DPD RI," terangnya.

Syarat pindah pilih sebenarnya cukup mudah. Tinggal menunjukkan e-KTP atau KK. Kemudian KPU merevisi datanya melalui aplikasi Sidalih (Sistem Informasi Data Pemilih).

Lantas, berapa banyak sudah yang meminta pindah pilih? Ternyata masih sedikit sekali. Per tanggal 6 Februari tadi baru berjumlah 34 orang.

"Demi kemudahan, agar enggak bolak-balik ke kantor KPU, silakan kirim foto e-KTP melalui WhatsApp," jaminnya.

Selain menyoal DPTb, Khairunnizan juga menyinggung perihal DPK (Daftar Pemilih Khusus). DPK ditujukan untuk menampung pemilih yang tercecer akibat kekeliruan rekapitulasi. Sebagus apapun sebuah data, tentu ada celah ketidakakuratan.

Lalu, bagaimana pemilih yang nasibnya sungguh apes. Namanya tak tertera dalam DPT dan DPTb. Bahkan dalam DPK sekalipun. Padahal dia merupakan pemegang e-KTP. Khairunnizan meminta pemilih tak khawatir.

"Tetap bisa mencoblos. Datangi saja TPS terdekat pada 17 April nanti," tukasnya. Satu jam sebelum TPS ditutup, dari jam 12 siang hingga jam 1 siang, TPS memberikan kesempatan bagi pemilih yang tak terdata untuk menggunakan hak pilihnya.

Penting diketahui, DPT Banjarmasin kini berjumlah 447.085 pemilih. Dengan jumlah TPS mencapai 1.879 yang tersebar pada 52 kelurahan. (fud/nur)

 


BACA JUGA

Selasa, 19 Februari 2019 14:17

Sekolah ini Rancang Kapal Pendeteksi Sampah Plastik

BANJARMASIN --Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Banjarmasin. Rancang karya ilmiah…

Selasa, 19 Februari 2019 14:01
Kabar SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru

Kelompok PWMP ini Bisa Hasilkan 10,4 Ton/Ha Jagung Pipil Kering

BANJARBARU -Untuk menciptakan generasi Milineal yang siap menjadi wirausaha pertanian…

Selasa, 19 Februari 2019 13:29

Kekurangan Tenaga Pelipat Surat Suara, KPU Banjarbaru Mulai Kewalahan

BANJARBARU -- Surat suara Pemilu 2019 mulai dilipat sejak Senin…

Selasa, 19 Februari 2019 13:19

Rugi Banyak!! APK Caleg yang Terjaring Penertiban Tidak Boleh Diambil Kembali

BANJARBARU - Tim penertiban APK telah menertibkan 38 APK yang…

Selasa, 19 Februari 2019 13:13

Akibat Penggunaan Cantrang, Nelayan Pagatan Besar Melapor

PELAIHARI-Akibat hasil tangkapan kepiting dan ikan peda berkurang, akibat penggunaan…

Selasa, 19 Februari 2019 11:44

Data Tidak Sinkron, KPU Keliru Dalam Input Data

BANJARMASIN - Rapat pleno Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Kalsel diinterupsi…

Selasa, 19 Februari 2019 11:36

Panitia Antisipasi Membeludaknya Jamaah Haul ke-14 Guru Sekumpul

MARTAPURA – Haul ke-14 Guru Sekumpul jatuh pada tanggal 9-10…

Selasa, 19 Februari 2019 11:29

Dugaan Bawaslu HST Dicap Konyol

BANJARMASIN - Majelis hakim dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalsel…

Selasa, 19 Februari 2019 10:59

Rayakan Imlek, Warga Tionghoa Kalsel Tampilkan Budaya Indonesia

BANJARMASIN - Warga Tionghoa se-Kalsel Senin (18/2) malam merayakan Tahun…

Selasa, 19 Februari 2019 10:47

Jaya Kreshna : Penyiringan Baru Bisa Dilakukan Setelah Normalisasi

Di Lapangan, Lurah Cempaka Junaidi dan Camat Cempaka, A Rivai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*