MANAGED BY:
JUMAT
26 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 11 Februari 2019 10:11
Mengenal Nadia Asfaq, Atlet Senam & Dance Calon Guru BK
ENERGIK: Nadia Asfaq tampil lincah dihadapan peserta senam beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, Namanya Nadia Asfaq. Berusia 22 tahun. Dia berdarah Pakistan yang diturunkan dari sang ayah, Asfaq Ahmad. Ibunya bernama Alikin Noorsiah. Siapa dia?

Beberapa waktu lalu mahasiswi Universitas Islam Kalimantan (Uniska), jurusan Bimbingan Konseling ini menarik perhatian. Dia membimbing kegiatan senam zumba di salah satu event di Banjarmasin.

Gerakannya lembut, namun tegas. Terlihat profesional. Membuat peserta senam bersemangat mengikutinya.

Rupanya Nadia bukan orang biasa. Dia ternyata atlet senam dan dance Formi (Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia) Kota Banjarmasin. Yang malang melintang di dunia olahraga. Dirinya juga bergabung dengan Agency Scarlet Art Work.

Nadia memang menyukai dance sejak kecil. Dia mulai serius menggelutinya saat kelas 2 SMP.

"Saya dari kecil suka gerak. Kalu dengar musik suka joget-joget. Karena dunia semakin modern, segala sesuatu bisa dibakatkan. Makanya, selain dancer saya senang dengan senam zumba," ucap cewek kelahiran Banjamasin,  20 November 1997 itu.

Kini, segudang prestasi sudah diraihnya. Mulai dari menjuarai kejuaraan tingkat daerah, nasional, bahkan level internasional. Dia juga pernah mewakili Kalsel pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat.

"Karir saya melejit setelah bergabung di Agency Scarlet, Karena kak Agus Scarlet saya bisa sampai seperti ini. Tentunya tak lepas dari dukungan doa dari orang tua, dan kerabat yang lain," tuturnya.

Di balik kehidupannya sebagai atlet, Nadia ternyata punya aktivitas lain. Ia mengajar di SDN Benua Anyar 8 Banjarmasin. Sebagau guru honorer Bimbingan Konseling (BK).

Selain itu, ia juga dipercaya menjadi pelatih senam pada beberapa instansi di kota ini.

"Cita-cia saya alhamdulillah sudah tercapai. Saya mau menjadi seorang dancer propesional yang dikenal dan menjadi seorang guru akhirnya sudah terlaksana," ucapnya.

Biar tahu saja. Nadia punya hobi memasak. Makanan yang biasa dibuatnya tak sembarangan. Bercitarasa Pakistan. Seperti sora dan dal.

"Kalau di Banjarmasin, sora disebut seperti karih ayam. Tapi bumbu khas Pakistan. Nah, kalau dal itu kacang hijau kareh," jelasnya.

Sekarang Nadia tinggal bersama kakaknya; Nazia. Di Jalan Mahligai, Km 7. Meski impiannya tercapai, ia mengaku belum benar-benar puas. Dirinya merasa masih perlu banyak belajar.

"Untuk sementara, di dunia senam saya masih sebagai instruktur biasa. Belum jadi ZIN (Zumba Instructor Network)," sebutnya.

Harapannya sederhana; bisa membanggakan orang tua. "Kedepan, tetap berusaha yang terbaik. Semoga selalu bisa berprestasi dan membanggakan orang tua dan juga para pelatih," harapnya. (mr-154/ma/nur)


BACA JUGA

Kamis, 25 April 2019 10:33
Menengok Dua Pulau Konservasi Hewan Liar di Riam Kanan

Siap-Siap Bakal Dibuka Untuk Wisata

Pemprov Kalsel melalui Dinas Kehutanan mempersiapkan dua pulau yang ada…

Rabu, 24 April 2019 10:17
PERJUANGAN PARA SISWA-SISWA DESA TERPENCIL UNTUK IKUT UNBK

Tuju Tempat UNBK: Mandi Lumpur Jalanan, Susuri Sungai Berbuaya

Sswa-siswa sekolah terpencil di Kalsel harus berjuang untuk mengikuti UNBK.…

Rabu, 24 April 2019 09:53

UNBK di SMPN 18 Banjarmasin: Untung Ada Jaringan 'Siluman'

SMPN 18 Banjarmasin boleh dibilang berada di pojok kota. Tapi…

Senin, 22 April 2019 17:53
Wawancara dengan Sulaiman Umar, The Rising Star dari Pagatan

Borong Suara dengan Kampanye Gaya Baru

Ia tepat berusia 37 tahun, sehari sebelum Pemilu digelar. Perolehan…

Minggu, 21 April 2019 11:27

Semalaman Berburu Teri di Atas Bagang Pulau Kerasian

Fahrul begadang di bagang, dari petang sampai subuh, menangkap ikan…

Selasa, 16 April 2019 10:41
Dari Dialog Publik Nasib Meratus di Tahun Politik 2019

Meratus Rindu Dukungan Kaum Perempuan

Peran perempuan menolak perusakan lingkungan dipertanyakan kembali dalam Dialog Publik…

Minggu, 14 April 2019 07:36

Melihat Fenomena Hujan es di Desa Kunyit Tanah Laut: Ternyata Bukan yang Pertama

Fenomena hujan es  terjadi di Desa Kunyit Kecamatan Bajuin Kabupaten…

Jumat, 12 April 2019 14:09

Meiry Dwi Setianti, Penyandang Disabilitas Banjarbaru yang Sukses Berwirausaha

Penyandang Difabel satu ini layak dijadikan panutan. Lahir sebagai tuna…

Rabu, 10 April 2019 09:19
MEREKA YANG HIDUP DI UJUNG MAUT

Tutup Lubang, Pendulang Pumpung Bekerja Kembali

Lima orang meninggal dunia, lantaran tertimbun tanah. Membuat jumlah korban…

Sabtu, 06 April 2019 13:31
Mengunjungi TPA Regional Banjarbakula di Cempaka

Tanpa Ada Listrik, Pengolahan Air Lindi Tak Beroperasi

TPA Regional Banjarbakula, sejak Senin (1/4) tadi telah dioperasikan. Ratusan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*