MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 12 Februari 2019 10:56
Kasus Ditutup, Skorsing Gusti Dicabut!!
BERDAMAI: Gusti Muhammad Thoriq Nugraha mencium tangan Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari, Prof Juairiah.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Gusti Muhammad Thoriq Nugraha bisa kembali kuliah. Menyusul pencabutan hukuman skorsing yang dijatuhkan Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari.

Kemarin (11/2) siang di aula fakultas, dimediasi rektorat, dekanat dan aliansi mahasiswa sepakat untuk berdamai. Perdamaian tentu bukan tanpa syarat.

Pertama, Gusti harus mencabut aduan yang terlanjur dilayangkan ke kantor Ombudsman RI Perwakilan Kalsel. Kedua, mahasiswa semester tiga jurusan Pendidikan Agama Islam itu diminta mengikuti magang kerja di fakultas.

"Sekarang fakultas sedang disibukkan pengurusan akreditasi sejumlah jurusan. Gusti kami ajak membantu. Anggap saja sanksi edukatif," kata Wakil Dekan II, Hasni Noor.

Bukan hanya itu, Hasni juga meminta mahasiswa menyetop postingan-postingan kasus Gusti di media sosial.

"Hati-hati. Namanya saja medsos. Yang tak tahu-menahu juga terpancing berkomentar," imbuhnya.

Hasni lantas menyilakan Gusti untuk secepatnya mengurus KRS (Kartu Rencana Studi) agar tak ketinggalan perkuliahan.

"Fakultas akan introspeksi diri. Mahasiswa mestinya juga. Kalau ada keluhan, datangi kantor saya. Saya orangnya welcome kok," jelasnya.

Kasus ini bermula pada 7 Mei 2018 silam. Kala Gusti memimpin 20 mahasiswa berdemo di depan gedung fakultas. Mereka menuntut perbaikan fasilitas kampus. Semisal toilet mampat. Fakultas juga diminta bersikap tegas terhadap segelintir oknum dosen malas.

Unjuk rasa memicu rentetan pertemuan yang melelahkan. Organisasi tempat Gusti bernaung bahkan dilarang mengikuti acara perkenalan kepada mahasiswa baru.

Puncaknya, 20 Januari 2019, surat skorsing selama dua semester diterbitkan dekan.

Wakil Dekan III, Syaiful Bahri Djamarrah menegaskan, skorsing tak ada sangkut-paut dengan aksi mahasiswa. Skorsing dijatuhkan karena Gusti menunjukkan sikap "tidak berakhlak". Mengacung-acungkan jari ke muka dekan Prof Juairiah.

Gusti pun mengaku khilaf. "Saya emosi. Saya mengakui kejadian itu. Menunjuk-nunjuk muka dekan sembari menyatakan beliau tak beradab. Saya memohon maaf," ungkap Gusti.

Butuh waktu sepekan untuk merembukkan nasib Gusti. Dalam kurun waktu itu, Gusti sempat ditawari pindah kuliah oleh rektorat. Dia menolak.

"Saya berkali-kali ditawari pindah kuliah. Sampai lulus, saya ingin tetap kuliah di sini," tegasnya.

Pemuda 20 tahun itu meminta insiden ini dijadikan pelajaran. Kampus tidak boleh menutup ruang dialog. Hingga mahasiswa terpaksa berdemo.

"Saya berjanji akan tetap bersikap kritis. Dan kampus sebaiknya jangan fobia atas kritik," ujarnya.

Terkait magang kerja di fakultas, Gusti bersedia. Selama tak mengganggu jam kuliahnya.

"Tak mungkin saya menolak. Apalagi yang meminta pak rektor langsung," tukas warga Martapura itu.

Sementara itu, Wakil Rektor I, Hamdan mengharapkan ini merupakan pertemuan terakhir.

"Setelah bulan-bulan yang panjang, masalah ini berakhir dengan manis. Jika ada masalah, utamakan pendekatan dari hati ke hati. Ambil hikmahnya," pesannya.

Pertemuan diakhiri dengan penandatanganan berita acara yang berisi poin-poin kesepakatan. Gusti mencium tangan Juairiah, lalu berpelukan dengan Djamarrah. Sebagai tanda kedua belah pihak telah menempuh jalan islah.

Koordinator Aliansi Mahasiswa UIN Antasari Bersatu, Zainul Muslihin ikut menyaksikan momen perdamaian itu. Dia berharap, kasus Gusti bisa menjadi pelajaran bagi semua mahasiswa di Kalsel. Bukan cuma bagi mahasiswa UIN.

"Ada puluhan ribu mahasiswa di Kalsel. Tapi cuma segelintir yang berani bersuara. Mereka harus dipandang sebagai aset. Bukan sebagai biang masalah," tegasnya.

Mahasiswa Fakultas Syariah ini menilai, kampus terlampau berlebihan dalam menghadapi mahasiswa atau organisasi kritis.

"Yang harus dikhawatirkan kampus adalah mahasiswa yang cuma kuliah, pulang dan kuliah," imbuhnya.

Selama kasus Gusti bergulir, aliansi setia mengadvokasi. Tuntutan mereka tersisa satu. FTK diminta membantu membersihkan nama Gusti.

Rupanya, skorsing Gusti telah membuat opini masyarakat kampus terbelah. Ada yang mendukung, adapula yang mencibir.

"Banyak suara-suara miring tentang Gusti. Yang isinya justru tak sesuai fakta. Kami meminta fakultas membantu mengklarifikasi. Minimal melalui akun Instagram resmi FTK," pungkas Zainul. (fud)


BACA JUGA

Selasa, 23 April 2019 11:47

Direktur RSUD Sultan Suriansyah: Diperebutkan Dua Orang

BANJARMASIN - Terjawab sudah siapa bakal menjadi Direktur RSUD Sultan…

Selasa, 23 April 2019 11:43

Demi Depo Arsip, 23 Pedagang Direlokasi

BANJARMASIN - Demi kepentingan pembangunan depo arsip, sebanyak 23 pedagang…

Selasa, 23 April 2019 10:36
Pemkab Tanah Bumbu

Turnamen Sepak Bola Sambut Harjad

BATULICIN - Dalam Rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu…

Selasa, 23 April 2019 10:33
Pemko Banjarbaru

Tim Evaluasi TP PKK Kalsel Kunjungi Banjarbaru

BANJARBARU - Wakil Ketua I TP PKK Kota Banjarbaru, Eny…

Selasa, 23 April 2019 10:24
Melihat Pelaksanaan UNBK SMP Sederajat di Kalimantan Selatan

Bekal Ikuti UNBK: Try Out, Simulasi Sampai Salat Hajat

BANJARBARU - Pelaksanaan hari perdana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)…

Selasa, 23 April 2019 10:21
Pemkab Tabalong

Wabup: Terima Kasih Pemilu Lancar

TANJUNG – Wakil Bupati Tabalong H Mawardi mengucapkan terima kasih…

Selasa, 23 April 2019 10:15

Input Data Situng di Banjarbaru Terkendala Server

BANJARBARU - Hingga sejauh ini. Seusai pelaksanaan Pemilu pada 17…

Selasa, 23 April 2019 09:31
Pemkab Balangan

Balangan Ikut Meriahkan HUT ke 44 TMII

PARINGIN - Kabupaten Balangan kembali ambil bagian dalam peringatan HUT…

Selasa, 23 April 2019 09:30
BREAKING NEWS

Salat Hajat Sebelum Laksanakan UNBK

MARABAHAN - - Agar suskse mengikuti UNBK, banyak cara yang…

Selasa, 23 April 2019 09:27

UASBN, Beberapa SD di Banjarmasin Mengungsi ke Sekolah Lain

BANJARMASIN - Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) untuk SD…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*