MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Rabu, 20 Februari 2019 13:42
Karena Ini Hasnur Menolak Tawaran Menjadi Komisaris Utama PT Liga Indonesia
FOKUS BARITO: Hasnuryadi Sulaiman ditawari menjadi kandidat Komisaris Utama PT Liga Indonesia Baru.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Sejak mundurnya Glenn Sugita sebagai Komisaris Utama PT Liga Indonesia Baru, nama manajer Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman disebut menjadi salah satu kandidat penggantinya. Namun, Hasnur tak tergiur.

Sebaliknya putra pendiri Barito Putera, almarhum H Sulaiman HB bakal menolak dengan halus permintaan tersebut dengan alasan mulia.

"Pertama saya berterima kasih kepada para peserta Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Tapi, saya secara pribadi ingin fokus di Barito Putera saja," kata Hasnur.

Alasannya sudah mendapatkan amanah dari kedua orang tuanya agar dia dan anak cucunya meneruskan cinta dan pengabdian kepada Barito Putera.

"Barito Putera didirikan Abah dengan perjuangan saat beliau berada di rumah sakit. Beliau mengamanahkan saya untuk meneruskan keinginan membesarkan Barito Putera," kata Hasnur.

Jika menerima tawaran untuk menjadi Komisaris PT Liga Indonesia, Hasnur khawatir Barito Putera tidak akan terpercaya lagi.

Bagaimana jika forum dan masyarakat pecinta bola menghendakinya? Hasnur dengan tegas tetap akan menolaknya.

"Memang ada teman-teman menelepon meminta hal itu (jadi komisaris, Red). Ini kan seperti pemain klub yang dipanggil membela Timnas. Inikan untuk kepentingan negara, masa menolak. Tapi, saya yakin masih banyak yang lain lebih kompeten," kata Hasnur.

Hasnur menjelaskan tidak mencalonkan diri, dan langsung dinominasikan saja dari sejumlah klub.

"Saya sih inginnya cari orang lain saja lah. Saya ingin fokus Barito," kelit Hasnur.

Seperti diketahui, tiga petinggi PT LIB mulai dari Direktur Utama Berlinton Siahaan, Glenn Sugita sebagai Komisaris Utama, dan Rambun Cahyo yang menjabat sebagai komisaris memilih mundur.

Mereka resmi meninggalkan PT LIB lewat persetujuan RUPS yang dilaksanakan di Jakarta, Senin (18/2) lalu.

Dalam prosesnya, klub-klub Liga 1 memunculkan beberapa nama hingga mengerucut menjadi tiga nama tersisa.

Mereka adalah Presiden Madura United Achsanul Qosasi, Manajer Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman, dan pemilik Bali United Pieter Tanuri.(bir/jy/dye)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:39

Rencana Renovasi 17 Mei, Menjawab Penantian Pecinta Sepak Bola Banua

Perlahan, harapan publik pecinta sepak bola Banua untuk memiliki stadion…

Jumat, 22 Maret 2019 14:42

Kejurprov Tenis Meja Kalsel 2019 Coret Satu Atlet

BANJARMASIN – Sikap tegas ditunjukkan oleh panitia pelaksana Kejuaraan Provinsi…

Jumat, 22 Maret 2019 14:35

Tim Panahan Optimistis Bisa Sabet Emas

BANJARMASIN – Tim panahan Kota Banjarmasin akan berusaha tampil gemilang…

Jumat, 22 Maret 2019 14:32

Paman Birin Latih Karate

BANJARBARU - Teknik pukulan dan tendangan karate diperagakan Gubernur Kalsel,…

Jumat, 22 Maret 2019 11:19

Adhit Harlan Janji Tak Banyak Kebobolan

BANJARMASIN - Kiper Barito Putera, Adhitya Harlan punya target tak…

Jumat, 22 Maret 2019 11:15

Akademi Kiper Barito Dipuji Menpora

JAKARTA - Menpora Imam Nahrawi menerima jajaran petinggi Barito Putera…

Jumat, 22 Maret 2019 11:12

Barito Turunkan Intensitas Latihan

MARTAPURA - Sejak kemarin lusa, Barito Putera rutin menggelar latihan…

Jumat, 22 Maret 2019 11:10

Cidera Dandi Maulana: Pilih Terapi Ketimbang Operasi

JAKARTA - Cedera yang dialami pemain belakang Barito Putera, Dandi…

Kamis, 21 Maret 2019 14:31

Empat Kota Jadi Opsi TC Barito Putera

BANJARMASIN - Persiapan serius Kembali dilakukan tim kebanggan urang Banua,…

Kamis, 21 Maret 2019 14:25

Di Dubai, Atlet SOIna Tambah Satu Emas dan Perunggu

BANJARMASIN – Para atlet Special Olympic Indonesia (SOIna) Kalsel semakin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*