MANAGED BY:
SABTU
20 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 28 Februari 2019 11:23
6 Ribu Penganut Kepercayaan Kaharingan Mohon Perubahan Kolom Agama
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Hampir enam ribu penganut Kaharingan dari Kabupaten Kotabaru telah memohon perubahan kolom agama pada e-KTP. Menyusul putusan Mahkamah Konstitusi yang membolehkan kolom agama diisi keterangan 'penghayat kepercayaan'.

"Sampai hari ini, dari 13 kabupaten dan kota, baru Kotabaru yang mengajukan perubahan kolom agama," ungkap Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Kalsel, Ardiansyah kepada Radar Banjarmasin, kemarin (27/2).

Diluar enam agama yang diakui pemerintah, sebenarnya ada banyak aliran kepercayaan di Indonesia. Di Jawa dikenal Kejawen. Orang Baduy meyakini Sunda Wiwitan. Sedangkan Suku Dayak di Kalimantan menganut Kaharingan.

Selama ini, demi memudahkan urusannya, banyak penghayat kepercayaan yang terpaksa berlindung pada "agama resmi" pemerintah.

Adapula yang memilih agar kolom agama itu sekalian saja dikosongkan.

Ardiansyah menyilakan warga Kalsel untuk mengurus perubahan kolom agama. Asalkan syarat utama telah terpenuhi.

"Harus ada pengakuan tertulis dari pemuka adat dari kepercayaan itu," jelasnya.

Sempat muncul desakan agar Kementerian Dalam Negeri mengizinkan penulisan kepercayaan yang dimaksud secara rinci. Namun, Ardiansyah memastikan pemerintah tak bertindak sejauh itu.

"Tidak, cukup ditulis penghayat kepercayaan saja," tegasnya.

Dikonfirmasi via telepon, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kotabaru, Ahmad Fitriadi menyebutkan sudah ada 5.937 warga yang memohon perubahan kolom agama pada e-KTP.

"Semuanya Kaharingan. Belum ada penghayat kepercayaan yang lain," sebutnya.

Dari 21 kecamatan di Kotabaru, permohonan paling banyak datang dari Kecamatan Hampang. Dari 11 ribu warga Hampang, tiga ribu diantaranya telah mengajukan perubahan kolom agama.

Fitriadi juga membenarkan, perubahan kolom agama memerlukan pengakuan dari tokoh adat setempat.

"Tapi bukan sembarang penghulu adat. Pemerintah cuma mengakui penghulu adat yang telah mengantongi SK dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," terangnya.

Di Kotabaru sekarang ada lima tokoh yang telah memperoleh Surat Keterangan Terdaftar Pemuka Penghayat Kepercayaan. Kelimanya bernaung dibawah organisasi Majelis Umat Kepercayaan Kaharingan (MUKK).

"Dalam prosesnya, penghulu adat akan difasilitasi oleh Badan Kesbangpol," tukasnya.

Setelah itu, mengisi formulir khusus yang disediakan Disdukcapil. Terakhir, membubuhkan tanda tangan di atas surat pernyataan perubahan agama menjadi penghayat kepercayaan.

Bukan cuma e-KTP, permohonan perubahan kolom agama juga berlaku untuk Kartu Keluarga (KK).

Apakah permohonan perubahan kolom agama itu bakal terus bertambah? Fitriadi tak berani memprediksi.

"Sulit mengira-ngira. Karena perkara kepercayaan sudah ranah pribadi masing-masing orang," pungkasnya.

Penting diketahui, perubahan kolom agama sudah lama dinanti-nantikan penghayat kepercayaan. Setelah Reformasi, tahun 2006, Undang-Undang Administrasi Kependudukan direvisi. Ternyata, UU itu tetap bernada diskriminatif.

Penghayat kepercayaan masih tak diakui. Sekalipun agama yang diakui pemerintah sudah bertambah satu; Konghucu. Tepatnya sejak zaman pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Satu dekade berlalu, tahun 2016, empat penghayat kepercayaan menggugat UU tersebut. Pada tahun 2017, MK menggelar sidang pembuktian terakhir dan gugatan itu dikabulkan.

Namun, baru tahun inilah Direktorat Jenderal Dukcapil mencetak e-KTP dengan kolom agama tertulis kepercayaan.

Kabid Kependudukan Disdukcapil di Hulu Sungai Selatan, Hairin Fahmi mengatakan sekarang sudah cukup banyak masyarakat adat mengajukan untuk pembuatan E-KTP dan kartu keluarga (KK).

“Ada sekitar seratus lebih yang kami fasilitasi pembuatan E-KTP dan KK-nya,” ujarnya, Rabu (27/2) saat dikonfirmasi.

Dia mengatakan sosialisasi kepada pemuda adat dan tokoh adat juga sudah dilakukan jajaran Disdukcapil HSS terkait kesetaraan ini.

Sayangnya, di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) belum ada satu pun masyarakat yang datang mengajukan permohonan.

“Padahal sudah kami sampaikan kepada masyarakat sejak hampir setahun lalu,” Ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melalui Kepala Bidang Pelayan dan Kependudukan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Norman Effendi.

Dia mengatakan bakal kembali melakukan sosialisasi. “Kemungkinan awal April. Kalau perlu, bakal kami tekankan kembali. Misalnya dengan menjemput bola,” bebernya. (fud/shn/war/ay/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 11:33

Menuju DPR RI: Wajah Baru Bukan Sekedar Penggembira

BANJARMASIN - Pendatang baru menolak sekadar menjadi penggembira. Dalam pemilihan…

Sabtu, 20 April 2019 10:58
Pemkab Tanah Bumbu

Kapolsek Kawal Kotak Suara

BATULICIN - Selama proses penghitungan suara di TPS, jajaran Polsek…

Sabtu, 20 April 2019 10:45
Pemkab Tanah Bumbu

Wabup Bantu Ratusan Petani

BATULICIN - Wakil Bupati Tanbu H Ready Kambo menyerahkan Surat…

Sabtu, 20 April 2019 10:38
Pemkab Tanah Bumbu

Kemenhub Buka Gerai Pengukuran

BATULICIN - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI melaksanakan Pengukuran dan Pendaftaran…

Sabtu, 20 April 2019 10:20

Sudah Tiga Bulan, Tunjangan Ketua RT Tak Kunjung Cair

BANJARMASIN – Sudah tiga bulan tunjangan Ketua RT di kota…

Sabtu, 20 April 2019 10:09

Sudah Uzur, Pipa Tua PDAM Masih Belum Bisa Diganti

BANJARMASIN – Dari data PDAM Bandarmasih, 25 persen pipa air…

Sabtu, 20 April 2019 10:06

Dampak Proyek RTH 0Km: Debu yang Mengganggu

Berdebu. Begitulah kondisi Jalan Keramaian. Akibat keluar masuk kendaraan proyek…

Sabtu, 20 April 2019 09:47

Belum Ketemu Ritme, Petugas Rekapitulasi Pemilu 2019 Kewalahan

BANJARMASIN - Rekapitulasi suara Pemilu 2019 masih berjalan. Bahkan diprediksi…

Sabtu, 20 April 2019 09:36

KPU Disomasi Relawan Prabowo

BANJARMASIN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel disomasi relawan Prabowo-Sandi.…

Sabtu, 20 April 2019 09:31
Pemko Banjarbaru

Asyiknya...! Gubernur dan Walikota Menari Baegal Bersama-sama

BANJARBARU - Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menari ria pada pembukaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*