MANAGED BY:
SABTU
20 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 05 Maret 2019 09:28
Berita Banjarbaru
Masih Bujangan, Pria Ini Stok Tuak dari Kandangan
SIAP EDAR: Personil Satpol PP Banjarbaru mengungkap lokasi distribusi tuak di Banjarbaru dalam sebuah di komplek perumahan di area Sungai Ulin pada Senin (4/3). | Foto: Satpol PP Banjarbaru for Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Tergiur dengan keuntungan yang besar membuat Chandra Situmorang (29) nekat. Pemuda lajang ini nekat selama hampir 10 hari berjualan minuman keras oplosan jenis tuak.

Aksi Chandra terendus lantaran warga sekitar kerap mencurigainya di komplek. Benar saja, Senin (4/3) sekitar pukul 11.00 Wita. Aparat Satpol PP Banjarbaru mendapati kediaman Chandra dijejali ratusan liter tuak.

Chandra digaruk di sebuah rumah di perumahan Komplek Griya Bersama di Sungai Ulin menjelang siang. Di dalamnya, ditemukan ratusan liter tuak siap edar. Serta lengkap dengan bahan utama pembuatan tuak; kayu laru seberat 3 kilogram.

Ratusan liter tuak ini tersimpan rapi di dua drum besar yang mana berisi hampir 100 liter. Lalu juga di dalam toples besar berkapasitas 8 liter. Satu jeriken besar 30 liter. Serta lima bungkus berkapasitas lima liter.

"Kita menindaklanjuti laporan warga sekitar bahwa ada indikasi penjualan miras. Saat digerebek, benar saja di kediaman pelaku ditemukan ratusan liter tuak," ucap Kasatpol PP Banjarbaru, Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opdal, Yanto Hidayat yang memimpin giat bersama Kasi Opsdal, Rasyid Wahyuni.

Saat dimintai keterangan oleh petugas. Chandra mengakui bahwa kediaman tersebut merupakan milik saudaranya. "Ia mengakunya baru tujuh hari berjualan. Tapi nanti kita lihat di persidangan besok (5/3)," kata PPNS Seksi Lidik, Syamsiar Panani usai memeriksa pelaku.

Kemudian, turut diketahui juga bahwa Chandra berdalih bahwa tuak yang masih belum siap edar distoknya dari daerah lain. Yakni dari Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

"Mengakunya kiriman dari Kandangan. Ia mengakui ratusan liter (tuak) itu miliknya. Dijual satu liternya Rp10 ribu, beli ke produsen seharga Rp8000. Sehari biasa laku lima liter," terangnya. (rvn/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 10:26
Pemko Banjarbaru

Puluhan Jenis Narkotika Dipamerkan di Banjarbaru Fair

BANJARBARU - Narkotika dan obat-obatan terlarang harusnya tidak disebarluaskan di…

Jumat, 19 April 2019 20:38
BREAKING NEWS

MVP vs Bentor, Satu Tewas di Kandangan

KANDANGAN -- Kecelakaan di jalan raya hingga menyebabkan tewasnya penggendara…

Jumat, 19 April 2019 20:22
BREAKING NEWS

Empat Orang Tewas Diduga Terhirup Gas Racun

PELAIHARI - Banyak beredar melalui media sosial Whatsapp ucapan duka…

Kamis, 18 April 2019 20:02
BREAKING NEWS

Terlindas Truk Tronton, Pengendara  Motor Skutik Meregang Nyawa

BANJARBARU -- Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) terjadi di Jalan…

Selasa, 16 April 2019 19:08

Warga Angkinang Tewas Tenggelam Saat Mandi

KANDANGAN -- Warga Desa Sungai Hanyar, Kecamatan Angkinang sempat digegerkan…

Selasa, 16 April 2019 10:45

Karena Olokan, Nyawa Melayang

BANJARMASIN - M Harto (31), akhirnya menyerahkan diri ke markas…

Senin, 15 April 2019 15:33
BREAKING NEWS

Mengaku Bisa Menggandakan Uang, Begini Nasib Pria ini

PELAIHARI -- Kepala Desa Tajau Pecah Kecamatan Batu Ampar Kabupaten…

Senin, 15 April 2019 13:49

Komplotan Gendam Diringkus di Hulu Sungai Utara

AMUNTAI - Apes betul nasib yang dialami para komplotan gendam…

Minggu, 14 April 2019 20:29

DPO 21 Hari, Begal Dua Pelajar Diringkus di Banjarbaru

KANDANGAN -- Setelah sempat borun selama 21 hari, M Jumberi…

Minggu, 14 April 2019 07:38

Tabrak Truk, Dua Pengendara Semaput

MARTAPURA - Ini setidaknya menjadi peringatan bagi para pengguna jalan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*