MANAGED BY:
JUMAT
21 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 07 Maret 2019 09:08
Walhi Tetap Yakin Pegunungan Meratus Belum Aman
Hutan Pegunungan Meratus.

PROKAL.CO, Direktur Eksekutif Walhi Kalsel Kisworo Dwi Cahyono menyebut pernyataan tersebut belum menjamin daerah beribukota Barabai itu akan aman dari aktivitas tambang.

Menurutnya, selama HST masih masuk dalam konsesi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT AGM. Maka, sewaktu-waktu bisa ditambang oleh PT AGM. "Wilayah konsesi PKP2B PT AGM 'kan ada di empat kabupaten, yaitu Banjar, Tapin, HSS dan HST. Selama izin tambang masih ada di suatu wilayah. Maka, suatu saat ada kemungkinan ditambang," ujarnya.

Lanjutnya, walaupun saat ini pemerintah daerah menjamin tidak akan merestui penerbitan dokumen AMDAL (Analisis Dampak Lingkungan) jika PT AGM ingin beroperasi di HST. Menurutnya hal itu juga belum bisa dijadikan pegangan. "Kita tidak tahu, bagaimana situasi ke depannya nanti. Bisa jadi, AMDAL tiba-tiba terbit," ucapnya.

Pria yang akrab disapa Cak Kis ini menuturkan, jika memang pemerintah daerah dan gubernur berkomitmen untuk mengamankan wilayah Kabupaten HST dari aktivitas tambang batubara, seharusnya langkah yang dilakukan ialah mendesak pemerintah pusat mengeluarkan daerah HST dari konsesi PT AGM.

"Penghapusan daerah dari konsesi tambang ini bisa dilakukan oleh Pemda Jember, Jatim. Di mana mereka menolak pertambangan emas di blok Silo. Seharusnya kita bisa seperti mereka," paparnya.

Menurutnya, Kabupaten HST harus terus dijaga. Lantaran, dari 13 kabupaten/kota hanya daerah itu yang belum tersentuh oleh aktivitas tambang. "Hanya di sana pemerintah dan masyarakatnya serius menolak tambang dan perkebunan sawit. Untuk itu, Walhi ikut memperjuangkannya," tuturnya.

Dia mengaku tak nyaman, pasalnya pernyataan Walhi tentang tak amannya HST dari aktivitas tambang justru disebut menakut-nakuti. Sebab, masyarakat sekarang sudah paham dan cerdas membaca serta mencari informasi. "Kita malahan sangat mewanti-wanti masyarakat dalam menyikapi ini agar tidak anarkis dan tetap dalam koridor hukum," ungkapnya.

Daya rusak tambang batubara menurutnya bukanlah opini, apalagi sebagai bahan untuk menakut-nakuti. Karena, konflik di berbagai daerah yang ada izin tambangnya adalah fakta. "Konflik pasti ada. Seperti, konflik lahan, masalah lingkungan, sosial, sampai penghancuran ruang hidup rakyat," tegasnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kalsel Ikhlas Indar tetap menjamin wilayah HST tidak akan ditambang. Meski, masuk dalam wilayah konsesi PT AGM. "HST memang masuk dalam konsesi PT AGM. Tapi mustahil daerah itu bisa ditambang," ungkapnya.

Dia menjelaskan, PT AGM bakal sulit menambang di HST. Karena, di sana tidak ada akses untuk mengangkut hasil tambang. "Selain itu, di sana juga banyak permukiman jadi agak mustahil untuk ditambang. Faktanya, meski sudah punya izin sejak 1992 mereka belum bisa menambang di HST," jelasnya.

Bagian External Relation PT AGM, Syahdeni juga sebelumnya menyatakan komitmen mereka. "Saya kira sudah clear atau dihentikan. Kami belum berencana untuk sampai HST. Infrastruktur pun belum dibangun di sana," ucap Syahdeni.

Dia menambahkan, PT AGM sampai sekarang masih fokus di Kabupaten Tapin dan HSS. Menurutnya, pertambangan di dua kabupaten itu secara otomatis ikut berpartisipasi dalam rekruitmen tenaga kerja, membantu pembangunan dan berkontribusi dalam kegiatan yang membangun."Terutama dengan program CSR dan royalti kita," bebernya. (ris/ema)


BACA JUGA

Kamis, 20 Juni 2019 19:18

Kala Listrik Terangi Tiga Kecamatan di Kabupaten Banjar : Terima Kasih Paman Birin dan PLN

MARTAPURA -- Harapan masyarakat di tiga desa Kecamatan Aranio, Kabupaten…

Kamis, 20 Juni 2019 15:08
Pemkab Balangan

Dinas Perkim Balangan Luncurkan Program “Pendata Intan”

PARINGIN – Bidang Pertanahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman…

Kamis, 20 Juni 2019 10:54

Kalsel Disebut Rawan Korupsi, Begini Bantahan Sekdaprov

BANJARMASIN - Pemprov Kalsel langsung bereaksi menanggapi pernyataan Kemendagri Tjahjo…

Kamis, 20 Juni 2019 10:49

MENGEJUTKAN..!! Ini Salah Satu Penyebab Banyaknya Perceraian di Banjarmasin

BANJARMASIN - Faktor ekonomi melatarbelakangi banyaknya pasutri perkotaan yang bercerai.…

Kamis, 20 Juni 2019 10:47

Disebut Bakal Cabup Kotabaru, Zairullah Azhar: Saya Ingin Kotabaru Sejajar dengan Daerah Lain

KOTABARU - Mantan Bupati Tanah Bumbu M Zairullah Azhar disebut…

Kamis, 20 Juni 2019 10:41

Posting Foto Dengan Hasnuryadi, Ananda Bantah Cari Sensasi

BANJARMASIN - Ketua DPD Golkar Banjarmasin Ananda memilih diam. Dia…

Kamis, 20 Juni 2019 10:38

Sering petak Umpet, Juru Parkir Liar Segera Ditertibkan

BANJARMASIN - Juru parkir liar kerap terlihat di beberapa mini…

Kamis, 20 Juni 2019 10:31

Anggaran Baju 1,2 Miliar, DPRD Harus Diaudit

BANJARMASIN - Besarnya anggaran untuk pakaian anggota DPRD Kalsel sontak…

Kamis, 20 Juni 2019 10:00
Pemkab Tanah Bumbu

Muspika dan Kades se Mantewe Halalbihalal

BATULICIN - Wakil Bupati Tanbu H Ready Kambo menghadiri halalbihalal…

Kamis, 20 Juni 2019 09:59
Pemkab Tanah Bumbu

Majunya Desa Tergantung BPD

BATULICIN - Sekda Tanbu H Rooswandi Salem mengatakan majunya sebuah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*