MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 12 Maret 2019 08:56
#SaveRaga, Dipermasalahkan karena Menurunkan APK Jokow-Ma'ruf
HANYA MELAKSANAKAN TUGAS: Staf Bawaslu Raga Gapilau Jatsuma saat mencabut alat peraga kampanye Jokowi-Ma'ruf di pagar Bandara Syamsudin Noor. Dia sempat ditangkap dan dibawa petugas yang mengaku Intel Polda.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Raga Gapilau Jatsuma sontak menjadi viral. Aksinya menurunkan alat peraga kampanye Jokowi-Ma'ruf di pagar Bandara Syamsudin Noor direkam. Videonya menyebar di media sosial, dibumbui keterangan aksi tercela pendukung Prabowo-Sandi.

Video itu diambil pada Minggu (11/3) siang. Ketika situasi Jalan Ahmad Yani sedang padat merayap oleh arus kendaraan jemaah Haul Guru Sekumpul. Yang melaju dari arah Banjarmasin menuju Martapura.

Sekonyong-konyongnya, Raga menjadi target bully netizen. Namun, inilah faktanya: Raga bukan relawan, apalagi anggota timses. Dia staf non PNS Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banjarbaru. Sebelumnya, dia bertugas sebagai Panwaslu di Kelurahan Syamsudin Noor Kecamatan Landasan Ulin.

"Pagi itu Bawaslu menerima banyak sekali protes. Terkait pemasangan APK 01 secara masif dan mendadak di kawasan bandara. Kami lalu menginstruksikan penurunan. Sekali lagi, hanya menurunkan dan meminggirkan ke tepi jalan," kata Ketua Bawaslu Banjarbaru, Dahtiar.

Kemarin (11/3) sore di kantor Bawaslu Kalsel digelar konferensi pers untuk menanggapi video viral tersebut. "Raga kemudian turun sendirian ke lapangan. Dia sempat dibantu dua orang jemaah haul yang ikut menurunkan APK. Kedua orang ini tak dikenal," imbuhnya.

Dari pengakuan Raga, dia hanya mencabut 15 buah APK. Raga keburu dicegat seorang pemobil. Dijemput dan dibawa ke halte Masjid Al Mukarramah, tak jauh dari lokasi pencabutan. "Orang di dalam mobil itu mengaku intel Polda Kalsel yang sedang berpatroli," tambah Dahtiar.

Raga diminta menunjukkan surat tugas dan tanda pengenal. Ternyata barang sepenting itu justru tertinggal di rumah. Raga tertolong oleh kedatangan Panwaslu Kecamatan Landasan Ulin. "Namanya Nur Wahid. Dialah yang mengkonfirmasi kebenaran pernyataan Raga sebagai staf Bawaslu," tukasnya.

Setelah Raga dilepas, dia menyaksikan belasan APK yang sudah dicopot kembali berdiri tegak. Menghindari kehebohan lebih besar, Dahtiar menginstruksikan agar aksi penurunan APK disetop. Sebelum adanya koordinasi dengan pihak terkait seperti Satpol PP.

"Sorenya, ternyata semua APK itu sudah rebah di tanah. Jumlahnya ratusan. Saya tegaskan, penurunan kedua itu bukan ulah Bawaslu atau Panwaslu. Ada pihak lain yang menurunkannya," tegasnya.

Dia kemudian menelusuri siapa sebenarnya pemasang ratusan APK tersebut. Tim pemenangan 01 wilayah Banjarbaru membantahnya. Sementara relawan 01 Banjarbaru mengaku tak tahu-menahu. "Diyakini langsung dari tim provinsi. Dipasang oleh TKD (Tim Kampanye Daerah) 01 Kalsel," sebutnya.

Dahtiar kemudian menerbitkan surat peringatan. Menuntut TKD untuk membersihkan semua APK miliknya dalam kurun waktu 1x24 jam.

Pertanyaannya, apakah Raga telah berbuat salah? Komisioner Bawaslu Banjarbaru, Normadina memberikan pembelaan. "Merujuk aturan KPU, kawasan itu memang terlarang untuk pemasangan APK," ujarnya.

Wajar jika muncul kecemburuan. Karena Jalan Ahmad Yani sudah kerap dipasangi APK. Petugas dituntut tak pandang bulu. Bawaslu Banjarbaru pun memberikan jaminan, akan segera digelar penertiban APK di bahu jalan protokoler tersebut.

Kembali pada kasus Raga, Bawaslu Kalsel kini menggelar investigasi internal. "Apakah tindakan Raga sudah sesuai prosedur? Masih dikaji. Kesimpulannya akan kami umumkan," kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kalsel, Azhar Ridhani.

Dalam opininya, dia melihat Raga hanya coba mencegah munculnya masalah yang lebih besar. "Penurunan itu sebenarnya tindakan preventif. Tapi mengapa dia bergerak sendirian? Makanya kami sedang mengumpulkan keterangan," tukasnya.

Jika terbukti menyalahi prosedur, sanksi internal telah menunggu Raga. "Seperti penertiban surat peringatan. Atau bahkan pemecatan," imbuh Azhar.

Benar atau salah, Raga berhak atas perlindungan. Bawaslu Kalsel harus menimbang dampaknya. Bawaslu dan Panwaslu di daerah-daerah lain bisa ketakutan. Memilih tutup mata dari pelanggaran pemilu karena tak ingin meniru kisah Raga.

Azhar tak menampik kekhawatiran itu. "Pasti. Kami akan melindungi tugas kawan-kawan di lapangan. Bahkan kami advokasi. Jika ternyata ada unsur pidana dalam kasus ini," pungkasnya. (fud/ema)

Baca Juga: Kubu 01: APK Di Pagar Bandara Syamsudin Noor Inisiatif Relawan


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 10:33

Baru Maret, Banjarmasin Sudah Dapat 300 Aduan

BANJARMASIN – Persoalan infrastruktur menjadi yang tertinggi. Masuk ke aplikasi…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:24

Gerindra Banjarmasin Bantah Kabar Rencana Kampanye Prabowo di Banua

BANJARMASIN – Koordinator Wilayah Kota Banjarmasin Badan Pemenangan Partai Gerindra,…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:19

Kapolda Kalsel: Masyarakat Diteror Politik Identitas dan Hoax

BANJARMASIN - Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani menyebut kebangkitan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:12

Eh, Kok Bisa Empat Parpol ini Dicoret KPU?

BANJARMASIN - Gara-gara tidak menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK),…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:03

Satu Bangunan Ganggu Pembangunan Jembatan Alalak

BANJARMASIN - Pekerjaan Jembatan Alalak I sementara hanya dapat dilakukan…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:55

Sosialisasi Pemilu Melalui Musik

BANJARMASIN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel gelar Lomba…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Desa Sari Utama Wakil Sungai Loban

BATULICIN - Desa Sari Utama mewakili Kecamatan Sungai Loban dalam…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:38
Pemkab Tanah Bumbu

Seribu Bibit Pohon Ditanam di Mantewe Tanbu

BATULICIN - Sebanyak seribu bibit pohon ditanam dalam rangka peringatan…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:21
Pemko Banjarbaru

Ratusan Anak PAUD Belajar Jadi Rescuer

BANJARBARU  - Ratusan anak PAUD Ulumul Qur'an Al Madani mendapatkan…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:02

8.413 Pelamar ULM Jalur SNMPTN Rontok

BANJARMASIN - Universitas Lambung Mangkurat mengumumkan hasil penerimaan calon mahasiswa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*