MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 13 Maret 2019 10:33
Nampaknya Hulu Sungai Butuh Jalan Raya Baru
LANCAR: Team Rescue Tapin (TRT) membagikan makanan kepada jemaah Haul Guru Sekumpul yang melintas di Bundaran Bungur. | Foto: Rasidi Fadli/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Hari kedua pasca Haul Guru Sekumpul, kemarin (12/3), Jalan Ahmad Yani arah ke Hulu Sungai masih dirundung kemacetan. Pemprov Kalsel dituntut memikirkan jalan baru. Demi memutus ketergantungan akut pada jalan nasional tersebut.

---

Berkaca pada pengalaman, selama 14 tahun terakhir, jemaah haul terus bertambah, bukan berkurang. Jika dibiarkan, Jalan Ahmad Yani dipastikan takkan sanggup menampung arus kedatangan maupun arus kepulangan jemaah.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Nurul Fajar Desira menjamin, pemprov tak menutup mata atas fakta itu. "Betul, kebutuhan atas jalan baru semakin mendesak. Sekarang, ada dua solusi. Satu sedang dikerjakan, satu masih direncanakan," ungkapnya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Yang pertama pembangunan Jalur Barat. Melintasi empat kabupaten dari Barito Kuala sampai Tabalong. Jalan baru itu dibangun dari Marabahan, tembus ke Margasari, melewati Amuntai, dan berakhir di Tanjung.

"Jalur Barat sedang dikerjakan dengan bantuan pemerintah pusat," sebutnya. Dibiayai oleh APBN dan dikerjakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XI Banjarmasin.

Jalur Barat lebih pantas disebut jalur alternatif. Yang digadang-gadang sebagai jalan baru untuk Hulu Sungai adalah Jalan Trikora di Banjarbaru. "Posisinya sejajar dengan Jalan Ahmad Yani. Dua lajur seperti penampakan Trikora sekarang. Jadi Trikora inilah cikal bakal Ahmad Yani baru itu," jelasnya.

Masalahnya, pembangunan Trikora tersetop di Cempaka. Antara Sungai Ulin dan Mataraman (Kabupaten Banjar) masih terputus karena terkendala pembebasan lahan.

Informasi terbaru, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalsel sedang menggelar kajian trase untuk perencanaan jaringan jalan baru tersebut. "Kajian trase selesai, baru beranjak pada pembuatan DED (Detail Engineering Design)," tambahnya.

Namun, Fajar mengakui, masyarakat masih harus bersabar. Pengembangan Jalan Trikora merupakan proyek jangka panjang. "Setidaknya perlu lima tahun untuk merampungkannya. Karena anggarannya juga besar sekali," tukasnya.

Sebenarnya, masih ada satu solusi. Yakni pembangunan jalur kereta api Kalimantan. Dengan rute Palangkaraya, Banjarmasin dan Tanjung. Pernah ramai beberapa tahun silam, belakangan rencana itu menguap.

Fajar menegaskan, megaproyek itu hanya ditunda, bukan dibatalkan. "Kajian trase kereta api sebenarnya sudah lama tuntas. Sudah oke. Tinggal menunggu pembebasan lahan," jelasnya.

Pembebasan lahan dan pembangunan jalur kereta itu membutuhkan triliunan rupiah. APBD Kalsel takkan sanggup menanggungnya. Sementara pemerintah di Jakarta belum menunjukkan tanda-tanda bakal membantu.

"Kejelasan nasib kereta api bakal sangat tergantung pada hasil Pilpres nanti," pungkasnya. (fud/ema)


BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 09:52

Masih Kosong, RTH Taman Pintar Dilanjutkan Bulan Depan

BANJARBARU - Setelah tahap satu rampung akhir tahun 2018 lalu.…

Selasa, 25 Juni 2019 09:49

Sampai Kini, TPA Regional Kesulitan Beroperasi

BANJARBARU - Belum memiliki alat berat, membuat TPA Regional Banjarbakula…

Selasa, 25 Juni 2019 09:27

Sayed Jafar Mau Nyalon Lagi di 2020

KOTABARU - Bupati Sayed Jafar menyatakan kesiapan kembali berlaga di…

Senin, 24 Juni 2019 15:35
SMK PP Negeri Banjarbaru

SMK-PPN Banjarbaru seleksi peserta PWMP

SMK Pertanian Pembangunan (SMK PP) Negeri Banjarbaru melaksanakan kegiatan seleksi…

Senin, 24 Juni 2019 11:03

Gambut, Penyangga Pangan atau Penyangga Kota?

Sejatinya, pemerintah Kabupaten Banjar sudah menyiapkan lahan abadi pertanian dalam…

Senin, 24 Juni 2019 10:29
Pemkab Balangan

Pembangunan Asrama Mahasiswi Balangan di Yogyakarta Masuk Perencanaan

PARINGIN – Suasana akrab dan kekeluargaan terasa pada gelaran halalbihalal…

Senin, 24 Juni 2019 09:53

Tak Ada Tawar-Menawar untuk Posisi Karmila, Harry: PAN Terbuka untuk Koalisi

BANJARMASIN - Harry Wijaya menjadi kandidat terkuat untuk menduduki kursi…

Senin, 24 Juni 2019 09:49
Pemkab Tanah Bumbu

Petani Dilatih Budi daya Kelapa Sawit

BATULICIN - Dinas Pertanian Tanbu mengadakan Pelatihan Manajemen Budi daya…

Senin, 24 Juni 2019 09:48
Pemkab Tanah Bumbu

PMD Gelar Rapat Koordinasi Tim Inovasi Kabupaten

BATULICIN - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar Rapat…

Senin, 24 Juni 2019 09:47
Pemkab Tanah Bumbu

Giliran Sungai Loban Disambangi Wabup

BATULICIN - Wakil Bupati Tanbu H Ready Kambo menyambangi Kantor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*