MANAGED BY:
JUMAT
24 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE
Rabu, 13 Maret 2019 15:25
Komik Cetak vs Komik Online
Komik cetak atau online?

PROKAL.CO, Seiring berkembangnya teknologi di abad ke-21. Para komikus membuat terobosan baru dengan beralih membuat komik online. Lalu bagaimana nasib komik cetak yang ada di pasaran? Dan bagaimana kesan pencinta komik ketika membaca komik cetak dan komik online. Yuks disimak!

Bagi sobat muda yang maniak sama komik pasti punya cerita versi sendiri, mengenai kesan pertama ketika membaca komik online.

Yups, sensainya pasti berbeda ketika membaca komik konfensional atau cetak. Kira-kira apa ya yang melatar belakangi para pencinta komik konfensional beralih ke komik online?

Kalau kata kakak Nor Fikriah, dia lebih suka komik online ketimbang cetak. Doi lebih sering menghabiskan waktu senggangnya dengan membaca komik online ketika tidak ada aktivitas kuliah.

“Komik online itu gratis. Kita tinggal download aplikasi Webtoon kita sudah bisa memilih komik versi cinta, humor, hiburan ataupun keluarga,”tutur mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat itu.

Bukan hanya itu, bahkan Nor Fikriah bisa sampai larut malam ketika keasyikan membaca komik online di Wabtoon.“Ya kalau misalnya lagi gabut, pasti bacanya lama. Apalagi kisahnya seru, bisa berjam-jam.

Saya pernah baca Webtoon gara-gara nggak bisa tidur. Tau-tau udah jam 1 dini hari,”kata gadis pencinta komik drama romance itu.

Benar juga ya, ternyata kalau komik online itu gratis nggak perlu beli. Contohnya, ya, seperti Webtoon tadi. Tapi, sebenarnya ada juga link yang menyediakan komik series, contohnya Samehadaku. Nah, ketika sobat muda mengunjungi website ini pasti muncul komik-komik animal buatan jepang.

Lalu, bagaimana nasib komik konfensional? Eits, gak perlu bingung. Soalnya, kompilasi komik cetak populer Indonesia yakni Re:On Comics dalam rilisnya tetap akan mempertahankan komik cetak ini.

Sebab, komik cetak ini memiliki keunggulan yang berbeda dengan komik online, yaitu “berwujud”.

Contohnya saja ketika ada pertemuan antara komikus dan pembaca, kan nggak lucu kalau komik karya komikus nggak ada bentuk fisiknya. Ini yang mejadi keunggulan komik konfensional.

Ternyata, tidak semua pencinta komik suka membaca komik online. Dewasa ini, masih banyak orang yang bisa kita jumpai yang gemar mengoleksi komik cetak. Satu diantaranya adalah Risna Ningsih (20). Ternyata, doi lebih suka baca komik cetak karena lebih bisa memicu ekspresi pembaca.

“Saya pernah baca komik online, dan kurang tertarik. Tapi, kalau saya baca komik cetak, saya lebih dapat alur ceritanya, seolah-olah ikut dicerita tersebut,”pungkasnya.

Memang ya, semua orang punya pendapat masing-masing tentang komik cetak dan online ini. Tapi yang jelas, hal terpenting yang harus diingat adalah esensi membaca itu penting. Entah itu komik atau buku, semuanya bisa memberikan imajinasi ke otak kita.

Terlepas dari kesan yang berbeda-beda itu hanya bumbu-bumbu penyedap dalam sebuah gaya membaca. So, sobat muda sudah baca komik atau buku apa hari ini? (mr-151/ema)


BACA JUGA

Rabu, 07 Oktober 2015 07:14

Blender Hancurkan Narkotika

<p style="text-align: justify;"><strong>BANJARMASIN</strong> - Bak membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*