MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 14 Maret 2019 10:43
SMKN 2 Tanjung Gelar USBN Berbasis Smartphone, Kendala Hanya Lampu Padam
UJIAN SMARTPHONE : Para siswa kelas XII SMKN 2 Tanjung melaksanakan USBN dengan sistem android, Rabu (13/3). | FOTO: IBNU DWI WAHYUDI/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Tak ada rotan, akar pun jadi. Komputer sulit, smartphone jadi pengganti. SMKN 2 Tanjung menggelar USBN dengan Smartphone untuk mengurangi penggunaan kertas dalam ujian.

Ditulis: Ibnu Dwi Wahyudi, Tabalong

Dalam waktu yang lain, apa yang dilakukan siswa SMKN 2 Tanjung ini barangkali adalah pelanggaran. Betapa tidak, mereka terlihat "bermain" handphone di jam pelajaran, Rabu (13/3) pagi kemarin. Bedanya, kali ini mereka terlihat serius dan diawasi seorang guru di depan ruang kelas.

Tidak ada yang menoleh ke kanan dan ke kiri. Semua fokus pada layar smartphone di tangannya. Sesekali jari diketukan ke layar, mereka membaca isi tulisan di dalam layar.

"Mereka lagi USBN sistem android," kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 2 Tanjung, Nuruddin Fathnani kepada Radar Banjarmasin.

Ada sebanyak 67 siswa yang mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) ini. Mereka adalah siswa kelas XII yang tidak lama lagi menghadapi ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Ssebelum itu dimulai, sekolah mencari teknologi lain untuk efisiensi.

Pola ujian sistem smartphone ini hanya bersifat lokal, tetapi tetap menggunakan sarana wifi dan server pendukung untuk penyimpan data soal serta jawaban siswa.

Caranya cukup mudah, siswa bisa mengakses soal dengan telpon genggam ke aplikasi pembuka website untuk mengakses soal ujian. Posisi sambungan internet berada pada wifi yang sudah disiapkan.

Agar tidak terganggu dengan akses internet lainnya, pengawas memberi kode verifikasi untuk login. Setelah masuk, mereka langsung bisa mengerjakan soal.

Soalnya hanya pilihan ganda. Tapi, siswa diberi jangka waktu tertentu untuk menjawab. Soal dibuat guru sekolah mengacu pada Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Hanya sebagian soal yang dari pemerintah pusat.

Ada sebanyak sebelas mata pelajaran dijadwalkan di soal-soal USBN. Semuanya dibagi tiga kategori: produktif, normatif dan adaptif. Wifi dirancang khusus hanya membuka sambungan tertentu, tidak bisa membuka fitur website lainnya.

"Jadi tidak bisa mencari jawaban di google. Kalaupun bisa, waktunya tidak cukup karena dibatasi," katanya.

"Hasil yang dikerjakan sudah bisa langsung diketahui seperti tes CPNS (calon pegawai negeri sipil). Tapi, untuk USBN nilainya kami sembunyikan di server," jelasnya.

Ia mengakui masih ada kendala dengan ujian sistem smartphone tersebut. Yaitu ketika listrik padam, sambungan wifi terputus. "Kalau mati lampu kami hentikan sementara, setelah menyala disambung," ujarnya lagi.

Lisa, salah seorang siswa peserta USBN android mengatakan, mengerjakan soal ujian menggunakan telpon genggam mudah dan praktis. Ditanya bagaimana jika ada yang menelpon? "Telpon sudah diaktifkan pada mode pesawat atau hening, sehingga tidak ada sambungan telpon yang masuk," katanya.

Dengan adanya sistem tersebut, Lisa sangat berharap sekolahnya bisa menjadi inspirasi sekolah lain, dan kemudian menerapkan hal serupa. Pasalnya, setiap tahun penggunaan kertas dalam USBN cukup banyak. Ujian ini sifatnya paperless yakni demi mengurangi penggunaan kertas. SMKN 2 Tanjung sendiri berpredikat sekolah adiwiyata kabupaten tahun 2018. (ibn/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 10:33

Baru Maret, Banjarmasin Sudah Dapat 300 Aduan

BANJARMASIN – Persoalan infrastruktur menjadi yang tertinggi. Masuk ke aplikasi…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:24

Gerindra Banjarmasin Bantah Kabar Rencana Kampanye Prabowo di Banua

BANJARMASIN – Koordinator Wilayah Kota Banjarmasin Badan Pemenangan Partai Gerindra,…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:19

Kapolda Kalsel: Masyarakat Diteror Politik Identitas dan Hoax

BANJARMASIN - Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani menyebut kebangkitan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:12

Eh, Kok Bisa Empat Parpol ini Dicoret KPU?

BANJARMASIN - Gara-gara tidak menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK),…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:03

Satu Bangunan Ganggu Pembangunan Jembatan Alalak

BANJARMASIN - Pekerjaan Jembatan Alalak I sementara hanya dapat dilakukan…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:55

Sosialisasi Pemilu Melalui Musik

BANJARMASIN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel gelar Lomba…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Desa Sari Utama Wakil Sungai Loban

BATULICIN - Desa Sari Utama mewakili Kecamatan Sungai Loban dalam…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:38
Pemkab Tanah Bumbu

Seribu Bibit Pohon Ditanam di Mantewe Tanbu

BATULICIN - Sebanyak seribu bibit pohon ditanam dalam rangka peringatan…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:21
Pemko Banjarbaru

Ratusan Anak PAUD Belajar Jadi Rescuer

BANJARBARU  - Ratusan anak PAUD Ulumul Qur'an Al Madani mendapatkan…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:02

8.413 Pelamar ULM Jalur SNMPTN Rontok

BANJARMASIN - Universitas Lambung Mangkurat mengumumkan hasil penerimaan calon mahasiswa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*